<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pola Makan Tak Sehat Suburkan Cacing di Perut </title><description>Jenis cacing yang ada di dalam perut Saeful Basir (11) berjenis oskaris. Menurut dokter yang membedah Saeful, dr Didit, cacing tersebut berkembang biak di dalam perut korban.</description><link>https://news.okezone.com/read/2010/05/05/340/329748/pola-makan-tak-sehat-suburkan-cacing-di-perut</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2010/05/05/340/329748/pola-makan-tak-sehat-suburkan-cacing-di-perut"/><item><title>Pola Makan Tak Sehat Suburkan Cacing di Perut </title><link>https://news.okezone.com/read/2010/05/05/340/329748/pola-makan-tak-sehat-suburkan-cacing-di-perut</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2010/05/05/340/329748/pola-makan-tak-sehat-suburkan-cacing-di-perut</guid><pubDate>Rabu 05 Mei 2010 20:00 WIB</pubDate><dc:creator>Gin Gin Tigin Ginulur</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/05/05/340/329748/Un5X7f6Up1.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/05/05/340/329748/Un5X7f6Up1.jpg</image><title>Ilustrasi</title></images><description>CIMAHI - Jenis cacing yang ada di dalam perut Saeful Basir (11) berjenis oskaris. Menurut dokter yang membedah Saeful, dr Didit, cacing tersebut berkembang biak di dalam perut korban.&quot;Kasus seperti ini jarang terjadi dan diakibatkan oleh perilaku hidup yang tak sehat. Pola makannya tidak sehat. Perilaku hidupnya nggak higienis. Kalau mau makan, tangannya nggak pernah dicuci dulu. Makanya nggak heran, cacing banyak bersarang di tubuhnya,&quot; kata Didit kepada wartawan, Rabu (5/5/2010) sore.Setelah dilakukan tindakan operasi dan pemberian obat-obatan anticacingan, kata Didit, kondisi kesehatan pasien mulai pulih. Didit berharap, kasus seperti ini tak menimpa anak-anak yang lain.Untuk itu kata Didit, para orangtua harus lebih memperhatikan kondisi kesehatan anak-anaknya. &quot;Harus dibiasakan hidup bersih. Jaga kesehatan tubuh anak-anak dan ciptakan lingkungan yang higienis,&quot; ujarnya.Sekadar diketahui, anak berusia 11 tahun warga Kecamatan Cipongkor, Bandung Barat, kini tergolek lemas di Rumah Sakit Cibabat, Cimahi, Jawa Barat. Dia harus dirawat intensif setelah dokter menemukan lebih dari 2 kg dari perutnya. Sebelum dibawa ke rumah sakit, anak ini terus-terusan merasakan sakit perut dan susah buang air besar. Berbagai obat diberikan kepadanya tapi tak kunjung sembuh. Akhirnya bocah ini dibawa orangtuanya ke Rumah Sakit Cibabat, Cimahi.Di rumah sakit kemudian diobservasi dan langsung masuk ke ruang operasi dengan dugaan penyumbatan usus. Saat dioperasi inilah, dokter menemukan banyak sekali cacing berkembang biak di perut pasien. Yang lebih memprihatinkan orangtua anak ini mengaku anaknya sudah lama menderita cacingan. Bahkan saat anak ini batuk cacing keluar dari mulutnya.</description><content:encoded>CIMAHI - Jenis cacing yang ada di dalam perut Saeful Basir (11) berjenis oskaris. Menurut dokter yang membedah Saeful, dr Didit, cacing tersebut berkembang biak di dalam perut korban.&quot;Kasus seperti ini jarang terjadi dan diakibatkan oleh perilaku hidup yang tak sehat. Pola makannya tidak sehat. Perilaku hidupnya nggak higienis. Kalau mau makan, tangannya nggak pernah dicuci dulu. Makanya nggak heran, cacing banyak bersarang di tubuhnya,&quot; kata Didit kepada wartawan, Rabu (5/5/2010) sore.Setelah dilakukan tindakan operasi dan pemberian obat-obatan anticacingan, kata Didit, kondisi kesehatan pasien mulai pulih. Didit berharap, kasus seperti ini tak menimpa anak-anak yang lain.Untuk itu kata Didit, para orangtua harus lebih memperhatikan kondisi kesehatan anak-anaknya. &quot;Harus dibiasakan hidup bersih. Jaga kesehatan tubuh anak-anak dan ciptakan lingkungan yang higienis,&quot; ujarnya.Sekadar diketahui, anak berusia 11 tahun warga Kecamatan Cipongkor, Bandung Barat, kini tergolek lemas di Rumah Sakit Cibabat, Cimahi, Jawa Barat. Dia harus dirawat intensif setelah dokter menemukan lebih dari 2 kg dari perutnya. Sebelum dibawa ke rumah sakit, anak ini terus-terusan merasakan sakit perut dan susah buang air besar. Berbagai obat diberikan kepadanya tapi tak kunjung sembuh. Akhirnya bocah ini dibawa orangtuanya ke Rumah Sakit Cibabat, Cimahi.Di rumah sakit kemudian diobservasi dan langsung masuk ke ruang operasi dengan dugaan penyumbatan usus. Saat dioperasi inilah, dokter menemukan banyak sekali cacing berkembang biak di perut pasien. Yang lebih memprihatinkan orangtua anak ini mengaku anaknya sudah lama menderita cacingan. Bahkan saat anak ini batuk cacing keluar dari mulutnya.</content:encoded></item></channel></rss>
