<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jenglot &amp; Putri Duyung Ditemukan di Bali</title><description>Warga Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Badung, Bali dihebohkan dengan penemuan jenglot dan putri duyung, namun karena khawatir bisa membahayakan, makhlus misterius dibiarkan hanyut di laut.</description><link>https://news.okezone.com/read/2010/05/08/340/330616/jenglot-putri-duyung-ditemukan-di-bali</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2010/05/08/340/330616/jenglot-putri-duyung-ditemukan-di-bali"/><item><title>Jenglot &amp; Putri Duyung Ditemukan di Bali</title><link>https://news.okezone.com/read/2010/05/08/340/330616/jenglot-putri-duyung-ditemukan-di-bali</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2010/05/08/340/330616/jenglot-putri-duyung-ditemukan-di-bali</guid><pubDate>Sabtu 08 Mei 2010 10:36 WIB</pubDate><dc:creator>Rohmat</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/05/08/340/330616/dL5JriA3f4.jpg" expression="full" type="image/jpeg">rogosejati.indonetwork.web.id (ilustrasi)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/05/08/340/330616/dL5JriA3f4.jpg</image><title>rogosejati.indonetwork.web.id (ilustrasi)</title></images><description>KUTA - Warga Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Badung, Bali dihebohkan dengan penemuan jenglot dan putri duyung, namun karena khawatir bisa membahayakan, makhlus misterius dibiarkan hanyut di laut.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
Dua jenglot dan satu putri duyung tersebut, ditemukan petugas Badan Penyelamatan Pantai Wisata Tirta (Balawista) Pos Pantai Labuan Said, Pecatu, Jumat 7 Mei kemarin. &quot;Setelah kami bermusyawarah dengan masyarakat adat sepakat melarung ke laut, agar makhluk tersebut bisa kembali ke tempat asalnya,&quot; kata Wayan Somer Kepala Pos Balawista setempat dihubungi okezone, Sabtu (8/5/2010).
&amp;nbsp;
Setelah diupacarai lengkap dengan perlengkapan banten, Somer bersama petugas lainnya menaiki perahu ke tengah laut untuk melarung  makhluk yang oleh sebagian versi diyakini manusia sakti.
&amp;nbsp;
Langkah tersebut dilakukan, karena warga khawatir jika jenglot dan putri duyung tidak diperlakukan dengan secara baik layaknya manusia maka akan membahayakan keselamatan seperti menciptakan bencana bagi mereka.
&amp;nbsp;
Setelah melihat wujudnya, warga meyakini makhluk super mini itu, adalah Jenglot seperti pernah disampaikan orang pintar maupun hasil penelitian. &quot;Setiap periode tertentu jenglot harus diberi makan darah ayam atau manusia, makanya kami juga mengkhawatirkan hal ini,&quot; terang Somer yang juga tokoh masyarakat setempat.
&amp;nbsp;
Atas penemuan Jenglot tersebut, sepengetahuannya merupakan pertama kali di Bali, karenanya langsung menghebohkan warga di sekitar Pantai yang pernah dipakai lokasi syuting Julia Roberts dalam film Eat, Pray and Love.
&amp;nbsp;
Dijelaskan dia, sore kemarin dia bersama rekannya saat berpatroli di pantai dengan tebing-tebing yang curam dan berpanorama laut menawan itu, kaget menemukan sebuah nisan yang dibalut kain kuning diatas bukit.
&amp;nbsp;
&quot;Kami temukan nisan diatasnya terdapat bermacam macam bunga yang sangat wangi baunya,&quot; terangnya. Karena penasaran, diapun menggali kuburan tersebut dan tersentak karena didalamnya terdapat dua jenglot laki laki dan perempuan serta satu putri duyung.
&amp;nbsp;
Penemuan benda aneh itu langsung disampaikan ke desa adat, dari musyawarah bersama dsepakati untuk melarung makhluk yang konon datangnya bersamaan dengan hadirnya tokoh saksi yang tengah melakukan ritual pertapaan.
&amp;nbsp;
Sejak penemuan itu, kini warga Pecatu dan sekitarnya masih ramai memperbincangkan keanehan yang terjadi di wilayah mereka.&quot;Warga masih penasaran darimana dan siapa yang memiliki jenglot sehingga sampai berada di daerah kami,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>KUTA - Warga Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Badung, Bali dihebohkan dengan penemuan jenglot dan putri duyung, namun karena khawatir bisa membahayakan, makhlus misterius dibiarkan hanyut di laut.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
Dua jenglot dan satu putri duyung tersebut, ditemukan petugas Badan Penyelamatan Pantai Wisata Tirta (Balawista) Pos Pantai Labuan Said, Pecatu, Jumat 7 Mei kemarin. &quot;Setelah kami bermusyawarah dengan masyarakat adat sepakat melarung ke laut, agar makhluk tersebut bisa kembali ke tempat asalnya,&quot; kata Wayan Somer Kepala Pos Balawista setempat dihubungi okezone, Sabtu (8/5/2010).
&amp;nbsp;
Setelah diupacarai lengkap dengan perlengkapan banten, Somer bersama petugas lainnya menaiki perahu ke tengah laut untuk melarung  makhluk yang oleh sebagian versi diyakini manusia sakti.
&amp;nbsp;
Langkah tersebut dilakukan, karena warga khawatir jika jenglot dan putri duyung tidak diperlakukan dengan secara baik layaknya manusia maka akan membahayakan keselamatan seperti menciptakan bencana bagi mereka.
&amp;nbsp;
Setelah melihat wujudnya, warga meyakini makhluk super mini itu, adalah Jenglot seperti pernah disampaikan orang pintar maupun hasil penelitian. &quot;Setiap periode tertentu jenglot harus diberi makan darah ayam atau manusia, makanya kami juga mengkhawatirkan hal ini,&quot; terang Somer yang juga tokoh masyarakat setempat.
&amp;nbsp;
Atas penemuan Jenglot tersebut, sepengetahuannya merupakan pertama kali di Bali, karenanya langsung menghebohkan warga di sekitar Pantai yang pernah dipakai lokasi syuting Julia Roberts dalam film Eat, Pray and Love.
&amp;nbsp;
Dijelaskan dia, sore kemarin dia bersama rekannya saat berpatroli di pantai dengan tebing-tebing yang curam dan berpanorama laut menawan itu, kaget menemukan sebuah nisan yang dibalut kain kuning diatas bukit.
&amp;nbsp;
&quot;Kami temukan nisan diatasnya terdapat bermacam macam bunga yang sangat wangi baunya,&quot; terangnya. Karena penasaran, diapun menggali kuburan tersebut dan tersentak karena didalamnya terdapat dua jenglot laki laki dan perempuan serta satu putri duyung.
&amp;nbsp;
Penemuan benda aneh itu langsung disampaikan ke desa adat, dari musyawarah bersama dsepakati untuk melarung makhluk yang konon datangnya bersamaan dengan hadirnya tokoh saksi yang tengah melakukan ritual pertapaan.
&amp;nbsp;
Sejak penemuan itu, kini warga Pecatu dan sekitarnya masih ramai memperbincangkan keanehan yang terjadi di wilayah mereka.&quot;Warga masih penasaran darimana dan siapa yang memiliki jenglot sehingga sampai berada di daerah kami,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
