<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Hipnotis, Bukan Magic!</title><description>Mau jadi seperti Romy Rafael di televisi? Gampang! Belajar hipnotis  aja.&amp;nbsp; </description><link>https://news.okezone.com/read/2010/05/14/373/332489/hipnotis-bukan-magic</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2010/05/14/373/332489/hipnotis-bukan-magic"/><item><title>Hipnotis, Bukan Magic!</title><link>https://news.okezone.com/read/2010/05/14/373/332489/hipnotis-bukan-magic</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2010/05/14/373/332489/hipnotis-bukan-magic</guid><pubDate>Jum'at 14 Mei 2010 10:42 WIB</pubDate><dc:creator>Rifa Nadia Nurfuadah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/05/14/373/332489/crfWLgrkGe.jpg" expression="full" type="image/jpeg">image: istockphoto.com</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/05/14/373/332489/crfWLgrkGe.jpg</image><title>image: istockphoto.com</title></images><description>JAKARTA - Mau jadi seperti Romy Rafael di televisi? Gampang! Belajar hipnotis aja.&amp;nbsp; Pernah lihat aksi Romy Rafael menghipnotis orang hingga orang tersebut mengikuti apa yang ia suruh? Atau mendengar cerita teman yang kehilangan barang berharga mereka setelah dihipnotis orang asing? Kok bisa, ya? Sebenarnya, apa sih hipnotis?Hipnotis adalah suatu seni komunikasi psikologi (verbal dan non verbal) dan sugesti yang dapat mempengaruhi pikiran (bawah sadar) seseorang secara efektif. Seringkali efek yang dihasilkan hipnotis sangat ekstrim sehingga orang menghubungkannya dengan magic atau mistik, padahal hipnotis sama sekali tidak berkaitan dengan kedua hal tersebut.Untuk meluruskan pemahaman yang kurang tepat di masyarakat tentang hipnotis, sekolah hipnotis pertama di Indonesia, Hypnosis Training Institute of Indonesia (HTII) Kamis 13 Mei kemarin memperkenalkan hipnotis pada masyarakat. Dalam seminar ini terapis utama HTII, Kirdi Putra, menjelaskan hipnotis adalah sesuatu yang sederhana dan mudah dipelajari semua orang.Pada dasarnya hipnotis menggabungkan psikologi dan ilmu komunikasi. Dengan komunikasi yang tepat, pikiran bawah sadar seseorang dapat dimasuki sugesti tertentu sesuai tujuan hipnotis. Jadi, selama seseorang tidak memiliki hambatan dalam berkomunikasi secara verbal (kata-kata), maka orang tersebut dapat mempelajari hipnotis dengan cepat.Sejarah hipnotis sendiri bermula sejak ribuan tahun silam pada berbagai kebudayaan. Pada abad ke-18, hipnotis tradisional tersebut dikembangkan oleh Dr. Franz Anton Mesmer yang mulai mengeksplorasi hipnotis dengan pendekatan ilmu pengetahuan. Eksplorasi Mesmer dilanjutkan oleh para ilmuwan lainnya, termasuk Sigmund Freud yang terkenal sebagai salah satu tokoh peletak dasar-dasar ilmu kejiwaan (psikoanalisa).Saat ini, hipnotis telah menemukan formatnya sebagai salah satu cabang ilmu pengetahuan, terutama setelah proses penelitian dan pengembangan yang dilakukan oleh Dr. Milton Erikckson sebagai salah satu tokoh utama modern hypnotherapy.Hipnotis bisa juga digunakan untuk cuci otak, seperti dijelaskan oleh salah seorang instruktur HTII, Mardigu Wowiek. Mardigu menjelaskan, pada proses cuci otak, pikiran bawah sadar lama seseorang dikeluarkan untuk kemudian menanamkan pikiran bawah sadar yang baru.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;ldquo;Analoginya, kita meng-uninstall software lama untuk diganti dengan software baru,&amp;rdquo; imbuh Mardigu.Pada seminar ini juga didemonstrasikan proses hipnotis pada beberapa peserta. Kirdi menjelaskan, cepat lambatnya seseorang memasuki kondisi hipnotis dan keberhasilan proses hipnotis pada seseorang dipengaruhi banyak faktor, di antaranya gaya hidup, tingkat kecerdasan, dan imajinasi.&amp;ldquo;Semakin tinggi IQ atau imajinasi seseorang, ia akan makin mudah fokus dan cepat masuk kondisi hipnotis. Atau sebaliknya, jika seseorang mudah masuk dalam kondisi hipnotis, bisa jadi orang itu imajinasinya tinggi,&amp;rdquo; papar Kirdi.Hipnotis dapat diaplikasikan dalam berbagai bidang kehidupan di antaranya untuk mengatasi fobia terhadap sesuatu,&amp;nbsp; kebiasaan buruk seperti merokok atau memakai narkoba, masalah dengan pasangan atau keluarga, hingga stres dalam pekerjaan.&amp;nbsp; Mereka yang berminat mempelajari seni hipnotis bisa mengikuti Workshop Hypnosis Fundamental pada Sabtu (15/5)&amp;amp;Minggu (16/5) di Jakarta Design Center (JDC), Slipi, Jakarta. Para peminat bisa menghubungi nomor 08568099953.Di workshop ini akan diajarkan dasar-dasar keilmuan modern hipnotis, sehingga seluruh peserta mampu memahami konsep dasar hipnotis secara benar. Peserta juga dapat melakukan hipnotis di tahap dasar, yang lebih berorientasi ke Stage Hypnosis (Entertainment Hypnosis).&amp;ldquo;Jadi, kalau sekedar mau jadi seperti Romy Rafael atau Uya Kuya mah gampang! &amp;ldquo; tegas Kirdi.</description><content:encoded>JAKARTA - Mau jadi seperti Romy Rafael di televisi? Gampang! Belajar hipnotis aja.&amp;nbsp; Pernah lihat aksi Romy Rafael menghipnotis orang hingga orang tersebut mengikuti apa yang ia suruh? Atau mendengar cerita teman yang kehilangan barang berharga mereka setelah dihipnotis orang asing? Kok bisa, ya? Sebenarnya, apa sih hipnotis?Hipnotis adalah suatu seni komunikasi psikologi (verbal dan non verbal) dan sugesti yang dapat mempengaruhi pikiran (bawah sadar) seseorang secara efektif. Seringkali efek yang dihasilkan hipnotis sangat ekstrim sehingga orang menghubungkannya dengan magic atau mistik, padahal hipnotis sama sekali tidak berkaitan dengan kedua hal tersebut.Untuk meluruskan pemahaman yang kurang tepat di masyarakat tentang hipnotis, sekolah hipnotis pertama di Indonesia, Hypnosis Training Institute of Indonesia (HTII) Kamis 13 Mei kemarin memperkenalkan hipnotis pada masyarakat. Dalam seminar ini terapis utama HTII, Kirdi Putra, menjelaskan hipnotis adalah sesuatu yang sederhana dan mudah dipelajari semua orang.Pada dasarnya hipnotis menggabungkan psikologi dan ilmu komunikasi. Dengan komunikasi yang tepat, pikiran bawah sadar seseorang dapat dimasuki sugesti tertentu sesuai tujuan hipnotis. Jadi, selama seseorang tidak memiliki hambatan dalam berkomunikasi secara verbal (kata-kata), maka orang tersebut dapat mempelajari hipnotis dengan cepat.Sejarah hipnotis sendiri bermula sejak ribuan tahun silam pada berbagai kebudayaan. Pada abad ke-18, hipnotis tradisional tersebut dikembangkan oleh Dr. Franz Anton Mesmer yang mulai mengeksplorasi hipnotis dengan pendekatan ilmu pengetahuan. Eksplorasi Mesmer dilanjutkan oleh para ilmuwan lainnya, termasuk Sigmund Freud yang terkenal sebagai salah satu tokoh peletak dasar-dasar ilmu kejiwaan (psikoanalisa).Saat ini, hipnotis telah menemukan formatnya sebagai salah satu cabang ilmu pengetahuan, terutama setelah proses penelitian dan pengembangan yang dilakukan oleh Dr. Milton Erikckson sebagai salah satu tokoh utama modern hypnotherapy.Hipnotis bisa juga digunakan untuk cuci otak, seperti dijelaskan oleh salah seorang instruktur HTII, Mardigu Wowiek. Mardigu menjelaskan, pada proses cuci otak, pikiran bawah sadar lama seseorang dikeluarkan untuk kemudian menanamkan pikiran bawah sadar yang baru.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;ldquo;Analoginya, kita meng-uninstall software lama untuk diganti dengan software baru,&amp;rdquo; imbuh Mardigu.Pada seminar ini juga didemonstrasikan proses hipnotis pada beberapa peserta. Kirdi menjelaskan, cepat lambatnya seseorang memasuki kondisi hipnotis dan keberhasilan proses hipnotis pada seseorang dipengaruhi banyak faktor, di antaranya gaya hidup, tingkat kecerdasan, dan imajinasi.&amp;ldquo;Semakin tinggi IQ atau imajinasi seseorang, ia akan makin mudah fokus dan cepat masuk kondisi hipnotis. Atau sebaliknya, jika seseorang mudah masuk dalam kondisi hipnotis, bisa jadi orang itu imajinasinya tinggi,&amp;rdquo; papar Kirdi.Hipnotis dapat diaplikasikan dalam berbagai bidang kehidupan di antaranya untuk mengatasi fobia terhadap sesuatu,&amp;nbsp; kebiasaan buruk seperti merokok atau memakai narkoba, masalah dengan pasangan atau keluarga, hingga stres dalam pekerjaan.&amp;nbsp; Mereka yang berminat mempelajari seni hipnotis bisa mengikuti Workshop Hypnosis Fundamental pada Sabtu (15/5)&amp;amp;Minggu (16/5) di Jakarta Design Center (JDC), Slipi, Jakarta. Para peminat bisa menghubungi nomor 08568099953.Di workshop ini akan diajarkan dasar-dasar keilmuan modern hipnotis, sehingga seluruh peserta mampu memahami konsep dasar hipnotis secara benar. Peserta juga dapat melakukan hipnotis di tahap dasar, yang lebih berorientasi ke Stage Hypnosis (Entertainment Hypnosis).&amp;ldquo;Jadi, kalau sekedar mau jadi seperti Romy Rafael atau Uya Kuya mah gampang! &amp;ldquo; tegas Kirdi.</content:encoded></item></channel></rss>
