<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>&quot;Manusia Akar&quot; Asal Riau Jalani Operasi  </title><description>RSUD Puri Husada, Kabupaten Inhil, Riau, melakukan operasi untuk membuang kutil raksasa (giant veruca) di telapak kaki Armadi (19) yang menyerupai manusia akar, Dede dari Bandung.</description><link>https://news.okezone.com/read/2010/05/21/340/335017/manusia-akar-asal-riau-jalani-operasi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2010/05/21/340/335017/manusia-akar-asal-riau-jalani-operasi"/><item><title>&quot;Manusia Akar&quot; Asal Riau Jalani Operasi  </title><link>https://news.okezone.com/read/2010/05/21/340/335017/manusia-akar-asal-riau-jalani-operasi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2010/05/21/340/335017/manusia-akar-asal-riau-jalani-operasi</guid><pubDate>Jum'at 21 Mei 2010 12:52 WIB</pubDate><dc:creator>Banda Haruddin Tanjung</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/05/21/340/335017/6kvPjsbDlh.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Dede, Manusia Akar Asal Bandung (Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/05/21/340/335017/6kvPjsbDlh.jpg</image><title>Dede, Manusia Akar Asal Bandung (Ist)</title></images><description>PEKANBARU - RSUD Puri Husada, Kabupaten Inhil, Riau, melakukan operasi untuk membuang kutil raksasa (giant veruca) di telapak kaki Armadi (19) yang menyerupai manusia akar, Dede dari Bandung. &amp;nbsp;&amp;ldquo;Hari ini kami telah melakukan operasi pembuangan kutil besar di telapak kaki kanan pasien,&amp;rdquo; kata Dirut RSUD Puri Husada Rasul Alim kepada okezone, Jumat (16/5/2010).&amp;nbsp;Rasul mengatakan, tumbuhnya kutil raksasa di kaki pasien yang panjangnya sekira lima sentimeter pada remaja dari keluarga tidak mampu ini, kemungkinan disebabkan oleh faktor keturunan.&amp;nbsp;&amp;ldquo;Bisa saja orang tua atau neneknya pernah menderita penyakit ini. Namun penyakit tersebut tidak membahayakan nyawa dan tidak menular,&amp;rdquo; ucapnya. Karena kondisi pasien sangat lemah, tim dokter saat ini belum berani untuk kembali melakukan operasi pembuangan kutil besar yang juga tumbuh subur di kaki kiri.&amp;ldquo;Kami tidak bisa membuang semua kutil besar di kedua tepak kaki pasien. Selain kondisinya lemah, kami juga takut akan terjadi infeksi. Baru kami lakukan operasi lagi setelah memungkinkan,&quot; lanjutnya. &amp;nbsp;Mengenai biaya perobatan Armadi yang orangtuanya hanya sebagai pencari buah pinang, kata Rasul, akan ditanggung oleh jaminan kesehatan keluarga miskin (Jamkeskin).</description><content:encoded>PEKANBARU - RSUD Puri Husada, Kabupaten Inhil, Riau, melakukan operasi untuk membuang kutil raksasa (giant veruca) di telapak kaki Armadi (19) yang menyerupai manusia akar, Dede dari Bandung. &amp;nbsp;&amp;ldquo;Hari ini kami telah melakukan operasi pembuangan kutil besar di telapak kaki kanan pasien,&amp;rdquo; kata Dirut RSUD Puri Husada Rasul Alim kepada okezone, Jumat (16/5/2010).&amp;nbsp;Rasul mengatakan, tumbuhnya kutil raksasa di kaki pasien yang panjangnya sekira lima sentimeter pada remaja dari keluarga tidak mampu ini, kemungkinan disebabkan oleh faktor keturunan.&amp;nbsp;&amp;ldquo;Bisa saja orang tua atau neneknya pernah menderita penyakit ini. Namun penyakit tersebut tidak membahayakan nyawa dan tidak menular,&amp;rdquo; ucapnya. Karena kondisi pasien sangat lemah, tim dokter saat ini belum berani untuk kembali melakukan operasi pembuangan kutil besar yang juga tumbuh subur di kaki kiri.&amp;ldquo;Kami tidak bisa membuang semua kutil besar di kedua tepak kaki pasien. Selain kondisinya lemah, kami juga takut akan terjadi infeksi. Baru kami lakukan operasi lagi setelah memungkinkan,&quot; lanjutnya. &amp;nbsp;Mengenai biaya perobatan Armadi yang orangtuanya hanya sebagai pencari buah pinang, kata Rasul, akan ditanggung oleh jaminan kesehatan keluarga miskin (Jamkeskin).</content:encoded></item></channel></rss>
