<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Berpakaian Rapi, Pengemis Asing Bawa Anak-Istri</title><description>Berbeda dengan para pengemis pribumi, para pengemis asing sangat memperhatikan penampilah. Alih-alih berpenampilah lusuh untuk memancing rasa iba, mereka berpakaian layaknya penumpang pesawat trayek internasional.</description><link>https://news.okezone.com/read/2010/06/01/337/338344/berpakaian-rapi-pengemis-asing-bawa-anak-istri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2010/06/01/337/338344/berpakaian-rapi-pengemis-asing-bawa-anak-istri"/><item><title>Berpakaian Rapi, Pengemis Asing Bawa Anak-Istri</title><link>https://news.okezone.com/read/2010/06/01/337/338344/berpakaian-rapi-pengemis-asing-bawa-anak-istri</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2010/06/01/337/338344/berpakaian-rapi-pengemis-asing-bawa-anak-istri</guid><pubDate>Selasa 01 Juni 2010 14:29 WIB</pubDate><dc:creator>Prasetyo Prayogo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/06/01/337/338344/C9JQVogLeA.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Suasana di Bandara Soekarno-Hatta (Foto: Dok. Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/06/01/337/338344/C9JQVogLeA.jpg</image><title>Suasana di Bandara Soekarno-Hatta (Foto: Dok. Okezone)</title></images><description>
TANGERANG - Berbeda dengan para pengemis pribumi, para pengemis asing sangat memperhatikan penampilah. Alih-alih berpenampilah lusuh untuk memancing rasa iba, mereka berpakaian layaknya penumpang pesawat trayek internasional.
&amp;nbsp;
Kepala Divisi Keamanan Bandara Soetta, Jazirin menerangkan, para pengemis asing tersebut sangat cerdik dalam hal menyamar. Mereka bahkan hampir tidak ada bedanya dengan calon penumpang pesawat.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Mereka berpakaian rapi dan membawa koper, bahkan mereka memiliki dokumen lengkap berupa paspor dan surat-surat lainnya,&amp;rdquo; ungkapnya di Tangerang, Selasa (1/6/2010).
&amp;nbsp;
Jazirin mengatakan, tertangkapnya para pengemis asing tersebut berawal dari gerak-geriknya yang terekam di CCTV bandara. &amp;ldquo;Setelah kami dapati gerak-gerik mereka mencurigakan dan terlihat seperti sedang mengemis, barulah pada saat itu kami memutuskan untuk menangkap,&amp;rdquo; tambahnya.
&amp;nbsp;
Para pengemis tersebut dalam melakukan aksinya tidak sendirian. Mereka kadang membawa istri bahkan ada juga yang membawa anaknya.
&amp;nbsp;
Rahman, salah seorang karyawan restauran cepat saji di Bandara Soekarno Hatta, mengaku pernah melihat warga negara asing, yang dari segi tingkah lakunya mirip dengan pengemis.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Satu bulan yang lalu dalam beberapa hari saya pernah melihat dua warga Negara China berpakaian rapi dan membawa koper, tapi kerjaannya hanya mondar-mandir di Terminal II saja, tidak pernah naik pesawat. Dan mereka selalu mendekati sesama orang China. Kalau dilihat dari bahasa tubuhnya seperti meminta uang,&amp;rdquo; tuturnya.
&amp;nbsp;
Rahman menambahkan, para pengemis tersebut biasanya datang ke Terminal II Bandara Soekarno Hatta pada pagi dan pulang sore hari.</description><content:encoded>
TANGERANG - Berbeda dengan para pengemis pribumi, para pengemis asing sangat memperhatikan penampilah. Alih-alih berpenampilah lusuh untuk memancing rasa iba, mereka berpakaian layaknya penumpang pesawat trayek internasional.
&amp;nbsp;
Kepala Divisi Keamanan Bandara Soetta, Jazirin menerangkan, para pengemis asing tersebut sangat cerdik dalam hal menyamar. Mereka bahkan hampir tidak ada bedanya dengan calon penumpang pesawat.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Mereka berpakaian rapi dan membawa koper, bahkan mereka memiliki dokumen lengkap berupa paspor dan surat-surat lainnya,&amp;rdquo; ungkapnya di Tangerang, Selasa (1/6/2010).
&amp;nbsp;
Jazirin mengatakan, tertangkapnya para pengemis asing tersebut berawal dari gerak-geriknya yang terekam di CCTV bandara. &amp;ldquo;Setelah kami dapati gerak-gerik mereka mencurigakan dan terlihat seperti sedang mengemis, barulah pada saat itu kami memutuskan untuk menangkap,&amp;rdquo; tambahnya.
&amp;nbsp;
Para pengemis tersebut dalam melakukan aksinya tidak sendirian. Mereka kadang membawa istri bahkan ada juga yang membawa anaknya.
&amp;nbsp;
Rahman, salah seorang karyawan restauran cepat saji di Bandara Soekarno Hatta, mengaku pernah melihat warga negara asing, yang dari segi tingkah lakunya mirip dengan pengemis.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Satu bulan yang lalu dalam beberapa hari saya pernah melihat dua warga Negara China berpakaian rapi dan membawa koper, tapi kerjaannya hanya mondar-mandir di Terminal II saja, tidak pernah naik pesawat. Dan mereka selalu mendekati sesama orang China. Kalau dilihat dari bahasa tubuhnya seperti meminta uang,&amp;rdquo; tuturnya.
&amp;nbsp;
Rahman menambahkan, para pengemis tersebut biasanya datang ke Terminal II Bandara Soekarno Hatta pada pagi dan pulang sore hari.</content:encoded></item></channel></rss>
