<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Intelijen Polda Tangkap Potensi Rusuh Koja</title><description>Sebelum terjadinya bentrokan antara Satpol PP dengan pendukung ahli waris Mbah Priok, aparat kepolisian sudah memperingati Pemda DKI jika penetiban di makam keramat tersebut berpotensi rusuh.</description><link>https://news.okezone.com/read/2010/06/04/338/339538/intelijen-polda-tangkap-potensi-rusuh-koja</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2010/06/04/338/339538/intelijen-polda-tangkap-potensi-rusuh-koja"/><item><title>Intelijen Polda Tangkap Potensi Rusuh Koja</title><link>https://news.okezone.com/read/2010/06/04/338/339538/intelijen-polda-tangkap-potensi-rusuh-koja</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2010/06/04/338/339538/intelijen-polda-tangkap-potensi-rusuh-koja</guid><pubDate>Jum'at 04 Juni 2010 14:14 WIB</pubDate><dc:creator>Ulan Pebriyanah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/06/04/338/339538/OpVeqb2JYH.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bentrokan Penertibam Makam Mbah Priok (Heru/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/06/04/338/339538/OpVeqb2JYH.jpg</image><title>Bentrokan Penertibam Makam Mbah Priok (Heru/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Sebelum terjadinya bentrokan antara Satpol PP dengan pendukung ahli waris Mbah Priok, aparat kepolisian sudah memperingati Pemda DKI jika penetiban di makam keramat tersebut berpotensi rusuh.Hal tersebut diungkapkan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Wahyono berdasarkan data-dara intelijen dengan mempelajari situasi dan kondisi Koja.&quot;Intelijen dalam hal ini bukan berupa orang. Satu bulan sebelumnya saya sudah berikan intelijen itu ke sana (Koja). Intelijen itu berupa bahan keterangan untuk memberikan masukan,&quot; kata dia di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (4/6/2010). Menurut Wahyono, pihaknya membenri data detail dan taktis mengenai kondisi Koja. Dalam berkas data intelijen disebutkan, Pemda DKI diharapkan berhati-hati dalam melakukan penertiban di makam Mbah Priok. Sebab, Polda memiliki perkiraan pasti akan ada masalah di Koja jika ada penertiban.&quot;Intelijen Polres dan dan Polda sudah memberikan masukan itu. Dengan kejadian (rusuh), itu semua bukan secara kebetulan. Kami dapat melokalisasi keadaan dengan meminimalisasi korban,&quot; tandas Kapolda Metro Jaya. Setelah bentrokan pecah dan memakan korban, Kapolda langsung melakukan koordinasi dengan Gubernur DKI dan memerintahkan Kapolres Jakarta Utara untuk menghentikan semua tindakan dan menarik pasukan dari kawasan Makam Mbah Priok.</description><content:encoded>JAKARTA - Sebelum terjadinya bentrokan antara Satpol PP dengan pendukung ahli waris Mbah Priok, aparat kepolisian sudah memperingati Pemda DKI jika penetiban di makam keramat tersebut berpotensi rusuh.Hal tersebut diungkapkan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Wahyono berdasarkan data-dara intelijen dengan mempelajari situasi dan kondisi Koja.&quot;Intelijen dalam hal ini bukan berupa orang. Satu bulan sebelumnya saya sudah berikan intelijen itu ke sana (Koja). Intelijen itu berupa bahan keterangan untuk memberikan masukan,&quot; kata dia di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (4/6/2010). Menurut Wahyono, pihaknya membenri data detail dan taktis mengenai kondisi Koja. Dalam berkas data intelijen disebutkan, Pemda DKI diharapkan berhati-hati dalam melakukan penertiban di makam Mbah Priok. Sebab, Polda memiliki perkiraan pasti akan ada masalah di Koja jika ada penertiban.&quot;Intelijen Polres dan dan Polda sudah memberikan masukan itu. Dengan kejadian (rusuh), itu semua bukan secara kebetulan. Kami dapat melokalisasi keadaan dengan meminimalisasi korban,&quot; tandas Kapolda Metro Jaya. Setelah bentrokan pecah dan memakan korban, Kapolda langsung melakukan koordinasi dengan Gubernur DKI dan memerintahkan Kapolres Jakarta Utara untuk menghentikan semua tindakan dan menarik pasukan dari kawasan Makam Mbah Priok.</content:encoded></item></channel></rss>
