<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Cari Video Mesum Ariel, Penjual DVD Pun Diburu</title><description>Meski video porno mirip Ariel, Luna Maya, dan Cut Tari, sudah beredar luas di internet, namun minat orang untuk memiliki versi cakram, sangat tinggi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2010/06/10/338/341344/cari-video-mesum-ariel-penjual-dvd-pun-diburu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2010/06/10/338/341344/cari-video-mesum-ariel-penjual-dvd-pun-diburu"/><item><title>Cari Video Mesum Ariel, Penjual DVD Pun Diburu</title><link>https://news.okezone.com/read/2010/06/10/338/341344/cari-video-mesum-ariel-penjual-dvd-pun-diburu</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2010/06/10/338/341344/cari-video-mesum-ariel-penjual-dvd-pun-diburu</guid><pubDate>Kamis 10 Juni 2010 05:04 WIB</pubDate><dc:creator>Marieska Harya Virdhani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/06/09/338/341344/GIZxvb6yjY.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Razia video porno (Foto: Koran SI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/06/09/338/341344/GIZxvb6yjY.jpg</image><title>Razia video porno (Foto: Koran SI)</title></images><description>DEPOK - Meski peredaran video porno mirip Ariel 'Peterpan', Luna Maya, dan Cut Tari sudah beredar luas di internet, namun minat orang untuk memiliki versi cakram, sangat tinggi.Setdaknya hal ini terlihat di Kota Depok. Para penikmat video mesum, serasa belum puas jika tidak melihatnya langsung dalam bentuk VCD atau DVD.Tak sedikit yang mencoba mencari video ke penjual VCD dan DVD di Terminal Depok maupun pusat perbelanjaan.Para pedagang  VCD dan DVD di ITC Depok mengaku diserbu konsumen selama empat hari terakhir. Bukan untuk membeli film atau pun musik, melainkan bertanya soal ada atau tidaknya video porno Ariel 'Peterpan'.&amp;ldquo;Iya, kenapa sih ya banyak yang nanyain ada atau gak? Kami enggak berani jual film begituan. Kami takut dan tahu risikonya, tiap hari pasti ada yang tanya,&amp;rdquo;  tutur Lina (25) salah satu karyawan penjual CD dan DVD di lantai tiga ITC Depok, Rabu (9/6/2010).Sementara itu, Pemerintah Kota Depok juga sudah berusaha untuk meminimalisir peredaran video porno dengan cara memblokir situs porno di lingkungan Pemerintah Kota. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Herry Pansila menyatakan pihaknya bahkan sudah memblokir situs porno jaringan internet di Gedung Balaikota sejak penculikan Facebook sedang marak beberapa waktu lalu.&amp;ldquo;Pemblokiran sudah kami lakukan. Jadi para PNS tidak bisa membuka situs porno di kantor,&amp;rdquo; ujar Herry.</description><content:encoded>DEPOK - Meski peredaran video porno mirip Ariel 'Peterpan', Luna Maya, dan Cut Tari sudah beredar luas di internet, namun minat orang untuk memiliki versi cakram, sangat tinggi.Setdaknya hal ini terlihat di Kota Depok. Para penikmat video mesum, serasa belum puas jika tidak melihatnya langsung dalam bentuk VCD atau DVD.Tak sedikit yang mencoba mencari video ke penjual VCD dan DVD di Terminal Depok maupun pusat perbelanjaan.Para pedagang  VCD dan DVD di ITC Depok mengaku diserbu konsumen selama empat hari terakhir. Bukan untuk membeli film atau pun musik, melainkan bertanya soal ada atau tidaknya video porno Ariel 'Peterpan'.&amp;ldquo;Iya, kenapa sih ya banyak yang nanyain ada atau gak? Kami enggak berani jual film begituan. Kami takut dan tahu risikonya, tiap hari pasti ada yang tanya,&amp;rdquo;  tutur Lina (25) salah satu karyawan penjual CD dan DVD di lantai tiga ITC Depok, Rabu (9/6/2010).Sementara itu, Pemerintah Kota Depok juga sudah berusaha untuk meminimalisir peredaran video porno dengan cara memblokir situs porno di lingkungan Pemerintah Kota. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Herry Pansila menyatakan pihaknya bahkan sudah memblokir situs porno jaringan internet di Gedung Balaikota sejak penculikan Facebook sedang marak beberapa waktu lalu.&amp;ldquo;Pemblokiran sudah kami lakukan. Jadi para PNS tidak bisa membuka situs porno di kantor,&amp;rdquo; ujar Herry.</content:encoded></item></channel></rss>
