<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>70 Penghuni LP Gintung Meninggal Akibat AIDS</title><description>Data tersebut berdasarkan hasil validasi Komisi Penanggulanangan AIDS (KPA) Kabupaten Cirebon tahun 1999-2010.</description><link>https://news.okezone.com/read/2010/06/19/340/344613/70-penghuni-lp-gintung-meninggal-akibat-aids</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2010/06/19/340/344613/70-penghuni-lp-gintung-meninggal-akibat-aids"/><item><title>70 Penghuni LP Gintung Meninggal Akibat AIDS</title><link>https://news.okezone.com/read/2010/06/19/340/344613/70-penghuni-lp-gintung-meninggal-akibat-aids</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2010/06/19/340/344613/70-penghuni-lp-gintung-meninggal-akibat-aids</guid><pubDate>Sabtu 19 Juni 2010 23:01 WIB</pubDate><dc:creator>Ibnu Saechu</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/06/19/340/344613/XqUiDzilkR.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Agung/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/06/19/340/344613/XqUiDzilkR.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Agung/Okezone)</title></images><description>CIREBON- Sebanyak 70 warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (LP) Narkoba Gintung, Kabupaten Cirebon, Jawa Tengah, meninggal dunia akibat terinveksi HIV-AIDS.Data tersebut berdasarkan hasil validasi Komisi Penanggulanangan AIDS (KPA) Kabupaten Cirebon tahun 1999-2010.&amp;ldquo;Dari validasi yang kami lakukan tercatat ada 517 kasus HIV-AIDS di Kabupaten Cirebon, 294 kasus di antaranya terjadi di LP Narkoba Gintung,&quot; kata Sekretaris Komisi KPA Kabupaten Cirebon, Deni Agustin.Menurut Deni, sedikitnya 80 orang meninggal dunia karena terkena HIV-AIDS di Kabupaten Cirebon. Sebagian besar yang meninggal adalah warga binaan LP Narkoba Gintung. &quot;Sedikitnya 70 orang sudah meninggal di LP Gintung,&quot; kata Deni.Data statistik menunjukkan, 75 persen ODHA berjenis kelamin laki-laki. Dari segi usia, ODHA didominasi usia 21-30 tahun yang jumlahnya mencapai 54 persen. Disusul usia 31-40 tahun yang jumlahnya mencapai 31 persen. &quot;Yang lebih mengejutkan, lebih dari 50 persen ODHA ternyata sudah menikah. Hal ini rentan menularkan kepada pasangannya,&quot; kata Deni.Sementara itu, di Kota Cirebon saat ini sedikitnya terdapat 435 orang dengan HIV-AIDS (ODHA), 35 di antaranya meninggal dunia. &quot;Ini merupakan fenomena gunung es atau yang nampak di permukaan, jumlah yang sesungguhnya pastinya jauh lebih banyak,&amp;rdquo; ujar Sekretaris Daerah Kota Cirebon, Hasanudin Manap.Menurut Manap, penyebaran HIV-AIDS paling banyak melalui jarum suntik. Para penggunaan obat-obatan terlarang menggunakan jarum suntik untuk memasukkannya ke dalam tubuh. &quot;Karena membeli jarum suntik cukup mahal, mereka
menggunakannya secara bergantian,&quot; ujar Manap.
&amp;nbsp;
Untuk menanggulangi penyebaran HIV-AIDS, lanjut dia, Pemerintah Kota Cirebon sudah mempunyai perda, yakni Perda No 1 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Penanggulanangan HIV-AIDS.</description><content:encoded>CIREBON- Sebanyak 70 warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (LP) Narkoba Gintung, Kabupaten Cirebon, Jawa Tengah, meninggal dunia akibat terinveksi HIV-AIDS.Data tersebut berdasarkan hasil validasi Komisi Penanggulanangan AIDS (KPA) Kabupaten Cirebon tahun 1999-2010.&amp;ldquo;Dari validasi yang kami lakukan tercatat ada 517 kasus HIV-AIDS di Kabupaten Cirebon, 294 kasus di antaranya terjadi di LP Narkoba Gintung,&quot; kata Sekretaris Komisi KPA Kabupaten Cirebon, Deni Agustin.Menurut Deni, sedikitnya 80 orang meninggal dunia karena terkena HIV-AIDS di Kabupaten Cirebon. Sebagian besar yang meninggal adalah warga binaan LP Narkoba Gintung. &quot;Sedikitnya 70 orang sudah meninggal di LP Gintung,&quot; kata Deni.Data statistik menunjukkan, 75 persen ODHA berjenis kelamin laki-laki. Dari segi usia, ODHA didominasi usia 21-30 tahun yang jumlahnya mencapai 54 persen. Disusul usia 31-40 tahun yang jumlahnya mencapai 31 persen. &quot;Yang lebih mengejutkan, lebih dari 50 persen ODHA ternyata sudah menikah. Hal ini rentan menularkan kepada pasangannya,&quot; kata Deni.Sementara itu, di Kota Cirebon saat ini sedikitnya terdapat 435 orang dengan HIV-AIDS (ODHA), 35 di antaranya meninggal dunia. &quot;Ini merupakan fenomena gunung es atau yang nampak di permukaan, jumlah yang sesungguhnya pastinya jauh lebih banyak,&amp;rdquo; ujar Sekretaris Daerah Kota Cirebon, Hasanudin Manap.Menurut Manap, penyebaran HIV-AIDS paling banyak melalui jarum suntik. Para penggunaan obat-obatan terlarang menggunakan jarum suntik untuk memasukkannya ke dalam tubuh. &quot;Karena membeli jarum suntik cukup mahal, mereka
menggunakannya secara bergantian,&quot; ujar Manap.
&amp;nbsp;
Untuk menanggulangi penyebaran HIV-AIDS, lanjut dia, Pemerintah Kota Cirebon sudah mempunyai perda, yakni Perda No 1 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Penanggulanangan HIV-AIDS.</content:encoded></item></channel></rss>
