<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Galang Tanda Tangan, Tolak Penutupan Pintu Barel UI</title><description>Puluhan warga dan mahasiswa FHUI kembali menggelar aksi protes terhadap kebijakan kampus atas penutupan  pintu barel yang biasa digunakan warga sebagai jalan pintas untuk keluar  masuk area kampus UI, Depok. Dengan menggalang tanda tangan di kain  putih panjang untuk menolak kebijakan tersebut, aksi kali ini melibatkan  massa lebih banyak dari aksi pekan lalu. </description><link>https://news.okezone.com/read/2010/06/25/373/346624/galang-tanda-tangan-tolak-penutupan-pintu-barel-ui</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2010/06/25/373/346624/galang-tanda-tangan-tolak-penutupan-pintu-barel-ui"/><item><title>Galang Tanda Tangan, Tolak Penutupan Pintu Barel UI</title><link>https://news.okezone.com/read/2010/06/25/373/346624/galang-tanda-tangan-tolak-penutupan-pintu-barel-ui</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2010/06/25/373/346624/galang-tanda-tangan-tolak-penutupan-pintu-barel-ui</guid><pubDate>Jum'at 25 Juni 2010 15:30 WIB</pubDate><dc:creator>Marieska Harya Virdhani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/06/25/373/346624/KTzOt9Y92b.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: ist.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/06/25/373/346624/KTzOt9Y92b.jpg</image><title>Ilustrasi: ist.</title></images><description>DEPOK &amp;ndash; Puluhan warga dan mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FHUI) kembali menggelar aksi protes terhadap kebijakan kampus atas penutupan pintu barel yang biasa digunakan warga sebagai jalan pintas untuk keluar masuk area kampus UI, Depok. Dengan menggalang tanda tangan di kain putih panjang untuk menolak kebijakan tersebut, aksi kali ini melibatkan massa lebih banyak dari aksi pekan lalu. Spanduk yang berisi puluhan tanda tangan akhirnya direntangkan di samping pintu barel. Tidak hanya itu, mahasiswa dan warga bahkan nekat menjebol pintu barel dan menjadikan pintu tersebut sebagai jembatan untuk warga dan mahasiswa.Aksi teresbut sengaja dilakukan menjelang solat Jumat agar warga dan mahasiswa yang tinggal di sekitar kawasan barel dapat masuk untuk menjalankan ibadah solat Jumat di Masjid UI. Mahasiswa dan warga tetap menuntut hal yang sama, yakni agar pihak kampus segera membuka pintu tersebut yang dianggap sebagai akses perekonomian dan kehidupan yang bersinergi antara warga dan mahasiswa.Salah satu mahasiswa FHUI, Sakti menuturkan, para mahasiswa dan warga bahkan berjanji dan berkomitmen untuk menjaga dan mengamankan perlintasan rel tersebut. Sakti menambahkan, mahasiswa mengaku kecewa dengan Subdit Pembinaan Lingkungan Kampus UI karena tidak memberikan manfaat bagi warga Barel dan mahasiswa justru mempersulit mereka.&amp;rdquo;Kami tuntut UI untuk cari solusi lain, kami imbau seluruh pihak untuk turut menjaga keselamatan pejalan kaki yang akan melintasi perlintasan rel,&amp;rdquo; ujar Sakti, Jumat (25/06/10).Pihak kampus UI tetap bersikeras tidak akan membuka pintu barel dengan alasan keselamatan warga dan mahasiswa. Bulan lalu, salah satu mahasiswa FMIPA UI tewas terlindas KRL. </description><content:encoded>DEPOK &amp;ndash; Puluhan warga dan mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FHUI) kembali menggelar aksi protes terhadap kebijakan kampus atas penutupan pintu barel yang biasa digunakan warga sebagai jalan pintas untuk keluar masuk area kampus UI, Depok. Dengan menggalang tanda tangan di kain putih panjang untuk menolak kebijakan tersebut, aksi kali ini melibatkan massa lebih banyak dari aksi pekan lalu. Spanduk yang berisi puluhan tanda tangan akhirnya direntangkan di samping pintu barel. Tidak hanya itu, mahasiswa dan warga bahkan nekat menjebol pintu barel dan menjadikan pintu tersebut sebagai jembatan untuk warga dan mahasiswa.Aksi teresbut sengaja dilakukan menjelang solat Jumat agar warga dan mahasiswa yang tinggal di sekitar kawasan barel dapat masuk untuk menjalankan ibadah solat Jumat di Masjid UI. Mahasiswa dan warga tetap menuntut hal yang sama, yakni agar pihak kampus segera membuka pintu tersebut yang dianggap sebagai akses perekonomian dan kehidupan yang bersinergi antara warga dan mahasiswa.Salah satu mahasiswa FHUI, Sakti menuturkan, para mahasiswa dan warga bahkan berjanji dan berkomitmen untuk menjaga dan mengamankan perlintasan rel tersebut. Sakti menambahkan, mahasiswa mengaku kecewa dengan Subdit Pembinaan Lingkungan Kampus UI karena tidak memberikan manfaat bagi warga Barel dan mahasiswa justru mempersulit mereka.&amp;rdquo;Kami tuntut UI untuk cari solusi lain, kami imbau seluruh pihak untuk turut menjaga keselamatan pejalan kaki yang akan melintasi perlintasan rel,&amp;rdquo; ujar Sakti, Jumat (25/06/10).Pihak kampus UI tetap bersikeras tidak akan membuka pintu barel dengan alasan keselamatan warga dan mahasiswa. Bulan lalu, salah satu mahasiswa FMIPA UI tewas terlindas KRL. </content:encoded></item></channel></rss>
