<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bocah Penjual Cobek Kerap Tak Pulang</title><description>Bocah-bocah penjaja cobek di sekitar Kota Bandung kebanyakan berasal dari Kecamatan Padalarang Kabupaten Bandung Barat. Jarak dari kecamatan tersebut ke pusat Kota Bandung bisa ditempuh dalam waktu sekitar 1,5 sampai 2 jam.</description><link>https://news.okezone.com/read/2010/06/28/340/347406/bocah-penjual-cobek-kerap-tak-pulang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2010/06/28/340/347406/bocah-penjual-cobek-kerap-tak-pulang"/><item><title>Bocah Penjual Cobek Kerap Tak Pulang</title><link>https://news.okezone.com/read/2010/06/28/340/347406/bocah-penjual-cobek-kerap-tak-pulang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2010/06/28/340/347406/bocah-penjual-cobek-kerap-tak-pulang</guid><pubDate>Senin 28 Juni 2010 14:51 WIB</pubDate><dc:creator>Gin Gin Tigin Ginulur</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/06/28/340/347406/x1u7jCXDdy.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: noeloe.net (ilustrasi)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/06/28/340/347406/x1u7jCXDdy.jpg</image><title>Foto: noeloe.net (ilustrasi)</title></images><description>BANDUNG - Bocah-bocah penjaja cobek di sekitar Kota Bandung kebanyakan berasal dari Kecamatan Padalarang Kabupaten Bandung Barat. Jarak dari kecamatan tersebut ke pusat Kota Bandung bisa ditempuh dalam waktu sekitar 1,5 sampai 2 jam.
Hari-hari biasa, mereka berangkat dari Padalarang ke Bandung setelah pulang sekolah atau siang hari. Sementara jika waktu libur, sejak pagi mereka sudah berangkat.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Biasanya kami naik KRD. Sampai di Bandung diterusin pake angkot,&amp;rdquo; kata Wawan (8), salah seorang penjual cobek, Senin (28/6/2010).
&amp;nbsp;
Wawan menambahkan, selain pulang pergi naik KRD, ada juga yang tidak pulang. Biasanya, kata Wawan, mereka yang tidak pulang memanfaatkan masjid sebagai tempat menginap.
&amp;nbsp;
Cobek-cobek yang dibawa mereka diproduksi di sebuah tempat di Padalarang. Wawan sendiri tidak mengetahuinya, soalnya ia mendapatkan cobek tersebut dari ayahnya. &amp;ldquo;Kalau lokasi pembuatan cobeknya saya tidak tahu. Soalnya bapak yang bawa,&amp;rdquo; kata wawan.
&amp;nbsp;
Lebih jauh Wawan mengatakan, untuk berjualan cobek di Bandung, mereka tidak membawa perbekalan yang cukup. Yang penting, kata dia, asal bisa sampai di Bandung.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Ya kalau tidak dapat uang, terpaksa puasa. Tapi biasanya sih jarang. Soalnya suka ada yang ngasih uang,&amp;rdquo; kata Wawan.</description><content:encoded>BANDUNG - Bocah-bocah penjaja cobek di sekitar Kota Bandung kebanyakan berasal dari Kecamatan Padalarang Kabupaten Bandung Barat. Jarak dari kecamatan tersebut ke pusat Kota Bandung bisa ditempuh dalam waktu sekitar 1,5 sampai 2 jam.
Hari-hari biasa, mereka berangkat dari Padalarang ke Bandung setelah pulang sekolah atau siang hari. Sementara jika waktu libur, sejak pagi mereka sudah berangkat.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Biasanya kami naik KRD. Sampai di Bandung diterusin pake angkot,&amp;rdquo; kata Wawan (8), salah seorang penjual cobek, Senin (28/6/2010).
&amp;nbsp;
Wawan menambahkan, selain pulang pergi naik KRD, ada juga yang tidak pulang. Biasanya, kata Wawan, mereka yang tidak pulang memanfaatkan masjid sebagai tempat menginap.
&amp;nbsp;
Cobek-cobek yang dibawa mereka diproduksi di sebuah tempat di Padalarang. Wawan sendiri tidak mengetahuinya, soalnya ia mendapatkan cobek tersebut dari ayahnya. &amp;ldquo;Kalau lokasi pembuatan cobeknya saya tidak tahu. Soalnya bapak yang bawa,&amp;rdquo; kata wawan.
&amp;nbsp;
Lebih jauh Wawan mengatakan, untuk berjualan cobek di Bandung, mereka tidak membawa perbekalan yang cukup. Yang penting, kata dia, asal bisa sampai di Bandung.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Ya kalau tidak dapat uang, terpaksa puasa. Tapi biasanya sih jarang. Soalnya suka ada yang ngasih uang,&amp;rdquo; kata Wawan.</content:encoded></item></channel></rss>
