<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kapal Selam Gembong Narkoba Ditemukan</title><description>Kapal selam yang biasa digunakan pelaku bisnis narkotika dan obat-obatan terlarang Kolombia ditemukan di hutan terpencil dekat Ekuador.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2010/07/06/18/349917/kapal-selam-gembong-narkoba-ditemukan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2010/07/06/18/349917/kapal-selam-gembong-narkoba-ditemukan"/><item><title>Kapal Selam Gembong Narkoba Ditemukan</title><link>https://news.okezone.com/read/2010/07/06/18/349917/kapal-selam-gembong-narkoba-ditemukan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2010/07/06/18/349917/kapal-selam-gembong-narkoba-ditemukan</guid><pubDate>Selasa 06 Juli 2010 09:56 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/07/06/18/349917/wMOIj3Lu7y.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kapal selam penyelundup narkoba (Foto: AP)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/07/06/18/349917/wMOIj3Lu7y.jpg</image><title>Kapal selam penyelundup narkoba (Foto: AP)</title></images><description>QUITO &amp;ndash; Kapal selam yang biasa digunakan pelaku bisnis narkotika dan obat-obatan terlarang (narkoba) Kolombia ditemukan di hutan terpencil dekat Ekuador. Kapal selam sepanjang 30 meter berbahan bakar diesel ini &amp;ldquo;terparkir&amp;rdquo; di hutan perbatasan Ekuador-Kolombia.&amp;nbsp;
Kapal membujur di rawa yang tertutup ranting dan dedaunan. Jelas, ranting dan dedaunan merupakan kamuflase supaya kapal &amp;ldquo;selamat&amp;rdquo; dari perburuan kepolisian setempat.&amp;nbsp;

Namun, sekarang pemilik kapal harus kecewa berat,kapal rahasia itu berhasil ditemukan tim Administrasi Pemberantasan Obatobatan Terlarang Amerika Serikat (AS) atau DEA. Pada hari yang sama, tim yang dibantu kepolisian setempat berhasil menangkap seorang lelaki yang selama ini diduga mengoperasikan kapal selam.&amp;nbsp;
Kapal selam ini termasuk jenis perangkat berteknologi tinggi. Menurut kepolisian setempat, kapal dilengkapi menara komando, sebuah periskop serta sistem airconditioner yang baik.&amp;nbsp;

Selain itu, kapal dipastikan sanggup menyelam di bawah lautan dalam. Petugas menjelaskan bahwa kapal merupakan produk rumah tangga. Artinya, kapal dirancang dan diselesaikan dengan alat-alat yang sederhana.
Penemuan kapal selam gembong narkoba Kolombia merupakan sesuatu yang cukup melegakan. Kapal ini diduga kuat sebagai salah satu perantara perdagangan narkoba.&amp;nbsp;

Jika kapal terus beroperasi, tentu kepolisian, khususnya untuk kawasan Amerika Selatan,bakal semakin pusing. Direktur Regional Andean DEA, Jay Bergman, menyatakan kapal selam yang baru ditemukan sebagai &amp;ldquo;inovasi yang mengkhawatirkan.&quot;
Kapal ini, bersama muatan dan peralatannya cukup membahayakan,&amp;rdquo; paparnya. Disebut membahayakan karena kapal selam pasti mengangkut obat-obatan terlarang, barang yang dianggap &amp;ldquo;emas&amp;rdquo;bagi gembong narkoba.&amp;nbsp;

Selama ini kartel narkoba Kolombia diduga sebagai produsen kapal selam khusus. Kapal selam yang mereka buat hanya diperuntukkan bagi aktivitas perdagangan narkoba.
Perangkat teknologi yang dimiliki kapal selam memudahkan pelaku industri narkoba lolos dari pengawasan patroli air di perbatasan AS dan Amerika Tengah. Pada Agustus 2007 militer AS menemukan kapal selam pengangkut berton-ton kokain di kawasan pantai dekat Guatemala.&amp;nbsp;
Setahun berikutnya Angkatan Laut Meksiko menemukan kapal selam serupa di kawasan Laut Pasifik. Sementara itu, dari Bandara Internasional Bogota, Kolombia. Minggu 4 Juli, kepolisian bandara menemukan sebuah replika trofi Piala Dunia yang berisi 11 kg kokain. (Koran SI/Koran SI/ika) &amp;nbsp;</description><content:encoded>QUITO &amp;ndash; Kapal selam yang biasa digunakan pelaku bisnis narkotika dan obat-obatan terlarang (narkoba) Kolombia ditemukan di hutan terpencil dekat Ekuador. Kapal selam sepanjang 30 meter berbahan bakar diesel ini &amp;ldquo;terparkir&amp;rdquo; di hutan perbatasan Ekuador-Kolombia.&amp;nbsp;
Kapal membujur di rawa yang tertutup ranting dan dedaunan. Jelas, ranting dan dedaunan merupakan kamuflase supaya kapal &amp;ldquo;selamat&amp;rdquo; dari perburuan kepolisian setempat.&amp;nbsp;

Namun, sekarang pemilik kapal harus kecewa berat,kapal rahasia itu berhasil ditemukan tim Administrasi Pemberantasan Obatobatan Terlarang Amerika Serikat (AS) atau DEA. Pada hari yang sama, tim yang dibantu kepolisian setempat berhasil menangkap seorang lelaki yang selama ini diduga mengoperasikan kapal selam.&amp;nbsp;
Kapal selam ini termasuk jenis perangkat berteknologi tinggi. Menurut kepolisian setempat, kapal dilengkapi menara komando, sebuah periskop serta sistem airconditioner yang baik.&amp;nbsp;

Selain itu, kapal dipastikan sanggup menyelam di bawah lautan dalam. Petugas menjelaskan bahwa kapal merupakan produk rumah tangga. Artinya, kapal dirancang dan diselesaikan dengan alat-alat yang sederhana.
Penemuan kapal selam gembong narkoba Kolombia merupakan sesuatu yang cukup melegakan. Kapal ini diduga kuat sebagai salah satu perantara perdagangan narkoba.&amp;nbsp;

Jika kapal terus beroperasi, tentu kepolisian, khususnya untuk kawasan Amerika Selatan,bakal semakin pusing. Direktur Regional Andean DEA, Jay Bergman, menyatakan kapal selam yang baru ditemukan sebagai &amp;ldquo;inovasi yang mengkhawatirkan.&quot;
Kapal ini, bersama muatan dan peralatannya cukup membahayakan,&amp;rdquo; paparnya. Disebut membahayakan karena kapal selam pasti mengangkut obat-obatan terlarang, barang yang dianggap &amp;ldquo;emas&amp;rdquo;bagi gembong narkoba.&amp;nbsp;

Selama ini kartel narkoba Kolombia diduga sebagai produsen kapal selam khusus. Kapal selam yang mereka buat hanya diperuntukkan bagi aktivitas perdagangan narkoba.
Perangkat teknologi yang dimiliki kapal selam memudahkan pelaku industri narkoba lolos dari pengawasan patroli air di perbatasan AS dan Amerika Tengah. Pada Agustus 2007 militer AS menemukan kapal selam pengangkut berton-ton kokain di kawasan pantai dekat Guatemala.&amp;nbsp;
Setahun berikutnya Angkatan Laut Meksiko menemukan kapal selam serupa di kawasan Laut Pasifik. Sementara itu, dari Bandara Internasional Bogota, Kolombia. Minggu 4 Juli, kepolisian bandara menemukan sebuah replika trofi Piala Dunia yang berisi 11 kg kokain. (Koran SI/Koran SI/ika) &amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
