<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Polri Prioritaskan Kasus Bom di Kantor Tempo</title><description>Edward juga berjanji, polisi pasti mampu segera mengungkap pelaku pelemparan bom tersebut, karena pihaknya sangat dirugikan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2010/07/06/338/350072/polri-prioritaskan-kasus-bom-di-kantor-tempo</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2010/07/06/338/350072/polri-prioritaskan-kasus-bom-di-kantor-tempo"/><item><title>Polri Prioritaskan Kasus Bom di Kantor Tempo</title><link>https://news.okezone.com/read/2010/07/06/338/350072/polri-prioritaskan-kasus-bom-di-kantor-tempo</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2010/07/06/338/350072/polri-prioritaskan-kasus-bom-di-kantor-tempo</guid><pubDate>Selasa 06 Juli 2010 14:44 WIB</pubDate><dc:creator>Rizka Diputra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/07/06/338/350072/poG7e4AGsr.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: daylife)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/07/06/338/350072/poG7e4AGsr.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: daylife)</title></images><description>JAKARTA - Pelemparan bom Molotov di Kantor Redaksi Majalah Tempo mengusik ketenangan Polri. Kasus tersebut jadi prioritas utama bagi Polri.
&amp;nbsp;
&quot;Ya jelas, karena bisa saja ada pihak-pihak yang akan membenturkan tadi. Seperti adu domba. Kita bukan domba dan tidak mau diadu domba,&quot; tegas Kadiv Humas Polri Irjen Edward Aritonang usai Syukuran HUT Bhayangkara di PTIK, Jakarta Selatan, Selasa (6/7/2010).
&amp;nbsp;
Edward juga berjanji, polisi pasti mampu segera mengungkap pelaku pelemparan bom tersebut, karena pihaknya sangat dirugikan.
&amp;nbsp;
&quot;Kita harapkan bisa terungkap supaya kita bisa tahu apa motifnya. Polri harus maksimal berupaya untuk mengungkap kasus itu. Tadi saya bincang-bincang dengan Kapolda Metro, berjanji akan berusaha keras untuk menyelesaikan,&quot; paparnya.
&amp;nbsp;
Seperti diketahui, sengketa antara Polri dengan Majalah Tempo terkait sampul dan isi Tempo edisi &quot;Rekening Gendut Perwira Polisi&quot;, belum tuntas. Dewan Pers baru berencana akan mempertemukan Tempo dan Polri.</description><content:encoded>JAKARTA - Pelemparan bom Molotov di Kantor Redaksi Majalah Tempo mengusik ketenangan Polri. Kasus tersebut jadi prioritas utama bagi Polri.
&amp;nbsp;
&quot;Ya jelas, karena bisa saja ada pihak-pihak yang akan membenturkan tadi. Seperti adu domba. Kita bukan domba dan tidak mau diadu domba,&quot; tegas Kadiv Humas Polri Irjen Edward Aritonang usai Syukuran HUT Bhayangkara di PTIK, Jakarta Selatan, Selasa (6/7/2010).
&amp;nbsp;
Edward juga berjanji, polisi pasti mampu segera mengungkap pelaku pelemparan bom tersebut, karena pihaknya sangat dirugikan.
&amp;nbsp;
&quot;Kita harapkan bisa terungkap supaya kita bisa tahu apa motifnya. Polri harus maksimal berupaya untuk mengungkap kasus itu. Tadi saya bincang-bincang dengan Kapolda Metro, berjanji akan berusaha keras untuk menyelesaikan,&quot; paparnya.
&amp;nbsp;
Seperti diketahui, sengketa antara Polri dengan Majalah Tempo terkait sampul dan isi Tempo edisi &quot;Rekening Gendut Perwira Polisi&quot;, belum tuntas. Dewan Pers baru berencana akan mempertemukan Tempo dan Polri.</content:encoded></item></channel></rss>
