<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>PPP Apresiasi Din Kembali Pimpin Muhammadiyah</title><description>Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menyambut baik atas terpilihnya Din Syamsuddin sebagai Ketua Umum PP Muhammadiyah periode 2010-2015.</description><link>https://news.okezone.com/read/2010/07/08/339/350665/ppp-apresiasi-din-kembali-pimpin-muhammadiyah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2010/07/08/339/350665/ppp-apresiasi-din-kembali-pimpin-muhammadiyah"/><item><title>PPP Apresiasi Din Kembali Pimpin Muhammadiyah</title><link>https://news.okezone.com/read/2010/07/08/339/350665/ppp-apresiasi-din-kembali-pimpin-muhammadiyah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2010/07/08/339/350665/ppp-apresiasi-din-kembali-pimpin-muhammadiyah</guid><pubDate>Kamis 08 Juli 2010 06:20 WIB</pubDate><dc:creator>Ferdinan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/07/08/339/350665/D6HEfbbZ5k.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Din Syamsuddin/tengah (Foto: Koran SI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/07/08/339/350665/D6HEfbbZ5k.jpg</image><title>Din Syamsuddin/tengah (Foto: Koran SI)</title></images><description>JAKARTA - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menyambut baik atas terpilihnya Din Syamsuddin sebagai Ketua Umum PP Muhammadiyah periode 2010-2015. Terpilihnya Din membuktikan muktamirin masih menjaga independensi dari kepentingan politik tertentu.  &quot;Terpilihnya Din juga menjawab keraguan publik akan msh ada tidaknya kekuatan besar masyarakat sipil yg mjd benteng kekuatan penegakan pemberantasan korupsi,&quot; kata Wakil Sekjen PP M Rohmahurmuziy, Rabu (7/7/2010) malam.  Rohmahurmuziy menambahkan dirinya optimis Muhammadiyah di bawah kepemimpinan Din mampu berkiprah sebagai penjaga kekuatan politik moral dan ahlak bangsa. &quot;Kita siap bekerja sama dengan persyarikatan muhamadiyah dlm mengemban misi moral dan misi keumatan,&quot; sambungnya. Seperti diketahui, Din yang lahir di Sumbawa Besar, 31 Agustus 1958, dipilih menjadi pimpinan tertinggi Muhammadiyah melalui sidang pleno tertutup 13 Anggota PP Muhammadiyah di Yogyakarta kemarin. Din berjanji, Muhammadiyah akan tetap mengembangkan sikap proporsional berdasar asas loyal kritis.&amp;nbsp; &amp;ldquo;Siapapun presidennya kita tetap loyal. Namun, sebagai organisasi dakwah amar ma&amp;rsquo;ruf nahi mungkar, Muhammadiyah akan mengkritik jika pemerintah salah. Kami kritik karena cinta, terserah pemerintah menyikapinya seperti apa,&amp;rdquo; katanya. (frd)</description><content:encoded>JAKARTA - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menyambut baik atas terpilihnya Din Syamsuddin sebagai Ketua Umum PP Muhammadiyah periode 2010-2015. Terpilihnya Din membuktikan muktamirin masih menjaga independensi dari kepentingan politik tertentu.  &quot;Terpilihnya Din juga menjawab keraguan publik akan msh ada tidaknya kekuatan besar masyarakat sipil yg mjd benteng kekuatan penegakan pemberantasan korupsi,&quot; kata Wakil Sekjen PP M Rohmahurmuziy, Rabu (7/7/2010) malam.  Rohmahurmuziy menambahkan dirinya optimis Muhammadiyah di bawah kepemimpinan Din mampu berkiprah sebagai penjaga kekuatan politik moral dan ahlak bangsa. &quot;Kita siap bekerja sama dengan persyarikatan muhamadiyah dlm mengemban misi moral dan misi keumatan,&quot; sambungnya. Seperti diketahui, Din yang lahir di Sumbawa Besar, 31 Agustus 1958, dipilih menjadi pimpinan tertinggi Muhammadiyah melalui sidang pleno tertutup 13 Anggota PP Muhammadiyah di Yogyakarta kemarin. Din berjanji, Muhammadiyah akan tetap mengembangkan sikap proporsional berdasar asas loyal kritis.&amp;nbsp; &amp;ldquo;Siapapun presidennya kita tetap loyal. Namun, sebagai organisasi dakwah amar ma&amp;rsquo;ruf nahi mungkar, Muhammadiyah akan mengkritik jika pemerintah salah. Kami kritik karena cinta, terserah pemerintah menyikapinya seperti apa,&amp;rdquo; katanya. (frd)</content:encoded></item></channel></rss>
