<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Adinda pun Melego Dirinya Rp6-7 Juta</title><description>Kisah Adinda si penjaja seks komersil kelas atas berlanjut. Gadis asli Bogor ini ternyata punya trik tersendiri agar pelanggan si pria hidung belang tetap memilihnya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2010/07/20/338/354624/adinda-pun-melego-dirinya-rp6-7-juta</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2010/07/20/338/354624/adinda-pun-melego-dirinya-rp6-7-juta"/><item><title>Adinda pun Melego Dirinya Rp6-7 Juta</title><link>https://news.okezone.com/read/2010/07/20/338/354624/adinda-pun-melego-dirinya-rp6-7-juta</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2010/07/20/338/354624/adinda-pun-melego-dirinya-rp6-7-juta</guid><pubDate>Selasa 20 Juli 2010 11:39 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/07/20/338/354624/9ccqKpr1bp.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/07/20/338/354624/9ccqKpr1bp.jpg</image><title></title></images><description>BOGOR - Kisah Adinda si penjaja seks komersil kelas atas berlanjut. Gadis asli Bogor ini ternyata punya trik tersendiri agar pelanggan si pria hidung belang tetap memilihnya untuk berkencan. Bukan hal&amp;nbsp; baru lagi, bila banyak pria hidung belang yang rata-rata pria paruh baya mencari gadis yang masih perawan untuk menyalurkan hasrat seksnya. Peluang inilah yang berhasil Adinda siasati.Agar tetap laris dengan harga selangit yakni Rp6-7 juta per dua jam, Adinda rutin melakukan pengobatan. Suntik keperawanan sebutannya. &quot;Suntikan itu berguna saat melayani pelanggan, alat kelamin akan keluar darah jadi seolah-olah masih perawan,&quot; tutur Adinda saat bertemu dengan okezone di Bogor pekan lalu. Hasilnya trik ini sangat ampuh memperdayai pria hidung belang yang haus seks. Adinda yang biasa melayani &quot;om-om&quot; di Jakarta tetap laris di tiap akhir pekan. &quot;Setiap malam minggu, saya pasti ke daerah Kemang, Jakarta Selatan untuk berpesta sekaligus mencari penghasilan,&quot; sambungnya. Namun, suntik keperawanan ini bukannya tanpa resiko. Adinda mengaku mengalami gangguan pada alat kelaminnya. Saat berkonsultasi dengan dokter, Adinda divonis mengalami penyakit menstruasi berlebihan. &quot;Saya menikmati dan enjoy dengan kehidupan saya, gak peduli apa kata orang lain. Saya masih ingin seperti ini,&quot; aku Adinda. (frd)</description><content:encoded>BOGOR - Kisah Adinda si penjaja seks komersil kelas atas berlanjut. Gadis asli Bogor ini ternyata punya trik tersendiri agar pelanggan si pria hidung belang tetap memilihnya untuk berkencan. Bukan hal&amp;nbsp; baru lagi, bila banyak pria hidung belang yang rata-rata pria paruh baya mencari gadis yang masih perawan untuk menyalurkan hasrat seksnya. Peluang inilah yang berhasil Adinda siasati.Agar tetap laris dengan harga selangit yakni Rp6-7 juta per dua jam, Adinda rutin melakukan pengobatan. Suntik keperawanan sebutannya. &quot;Suntikan itu berguna saat melayani pelanggan, alat kelamin akan keluar darah jadi seolah-olah masih perawan,&quot; tutur Adinda saat bertemu dengan okezone di Bogor pekan lalu. Hasilnya trik ini sangat ampuh memperdayai pria hidung belang yang haus seks. Adinda yang biasa melayani &quot;om-om&quot; di Jakarta tetap laris di tiap akhir pekan. &quot;Setiap malam minggu, saya pasti ke daerah Kemang, Jakarta Selatan untuk berpesta sekaligus mencari penghasilan,&quot; sambungnya. Namun, suntik keperawanan ini bukannya tanpa resiko. Adinda mengaku mengalami gangguan pada alat kelaminnya. Saat berkonsultasi dengan dokter, Adinda divonis mengalami penyakit menstruasi berlebihan. &quot;Saya menikmati dan enjoy dengan kehidupan saya, gak peduli apa kata orang lain. Saya masih ingin seperti ini,&quot; aku Adinda. (frd)</content:encoded></item></channel></rss>
