<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Giliran Demokrat Galang Penyederhanaan Parpol</title><description>Setelah PKB dan PAN menggalang konfederasi pada pemilu 2014 mendatang,  Partai Demokrat tak mau kalah dan mengusung asimilasi untuk  penyederhanaan partai.</description><link>https://news.okezone.com/read/2010/07/22/339/355399/giliran-demokrat-galang-penyederhanaan-parpol</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2010/07/22/339/355399/giliran-demokrat-galang-penyederhanaan-parpol"/><item><title>Giliran Demokrat Galang Penyederhanaan Parpol</title><link>https://news.okezone.com/read/2010/07/22/339/355399/giliran-demokrat-galang-penyederhanaan-parpol</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2010/07/22/339/355399/giliran-demokrat-galang-penyederhanaan-parpol</guid><pubDate>Kamis 22 Juli 2010 11:11 WIB</pubDate><dc:creator>Anang Purwanto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/07/22/339/355399/bBnSKhmYoF.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Anas Urbaningrum (Foto: Koran SI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/07/22/339/355399/bBnSKhmYoF.jpg</image><title>Anas Urbaningrum (Foto: Koran SI)</title></images><description>JAKARTA - Setelah PKB dan PAN menggalang konfederasi pada pemilu 2014 mendatang, Partai Demokrat tak mau kalah dan mengusung asimilasi untuk penyederhanaan partai. Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum di sela-sela Mukernas PKB di Jakarta mengatakan, pihaknya saat ini sedang mencari formasi penyederhanaan partai yang menggabungkan antara logika pasal aturan UU, dengan logika pasar sesuai selera partai dan rakyat.&amp;ldquo;Kita ingin cari formasi yg mengabunggkan logika pasal aturan UU, dengan logika pasar selera partai dan rakyat,&amp;rdquo; kata Anas di Jakarta, Kamis (22/7/2010).Namun demikian Anas mengakui, hingga kini belum dibicarakan soal partai mana yang akan bergabung dengan Demokrat.&amp;ldquo;Kami belum bicara soal partainya, karena yang dibicarakan hanya konteks peyederhanaan dan kebersamaan,&amp;rdquo; tambahnyaIa menegaskan, penyederhanaan partai kini menjadi suatu pilihan, ditengah demokrasi yang makin produktif.Mantan anggota KPU tersebut menjelaskan wacana yang digotong oleh partai-partai besar tersebut, seharusnya tidak hanya berorientasi pada parpol tetapi sekaligus memperkuat kelembagaan partai&amp;ldquo;Wacana mencari konsep terbaik yang bisa diterima bukan saja oleh parpol, tetapi sekaliguis memperkuat kelembagaan demokrasi,&amp;rdquo; paparnya.Tidak seperti zaman orde baru, koalisi partai dikenal dengan kawin paksa dan kawin pasar di era reformasi. &amp;ldquo;Metodenya bermacam-macam, ada kawan paksa seperti zaman orde baru dan ada kawin pasar seperti orde reformasi&amp;rdquo; katanya.</description><content:encoded>JAKARTA - Setelah PKB dan PAN menggalang konfederasi pada pemilu 2014 mendatang, Partai Demokrat tak mau kalah dan mengusung asimilasi untuk penyederhanaan partai. Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum di sela-sela Mukernas PKB di Jakarta mengatakan, pihaknya saat ini sedang mencari formasi penyederhanaan partai yang menggabungkan antara logika pasal aturan UU, dengan logika pasar sesuai selera partai dan rakyat.&amp;ldquo;Kita ingin cari formasi yg mengabunggkan logika pasal aturan UU, dengan logika pasar selera partai dan rakyat,&amp;rdquo; kata Anas di Jakarta, Kamis (22/7/2010).Namun demikian Anas mengakui, hingga kini belum dibicarakan soal partai mana yang akan bergabung dengan Demokrat.&amp;ldquo;Kami belum bicara soal partainya, karena yang dibicarakan hanya konteks peyederhanaan dan kebersamaan,&amp;rdquo; tambahnyaIa menegaskan, penyederhanaan partai kini menjadi suatu pilihan, ditengah demokrasi yang makin produktif.Mantan anggota KPU tersebut menjelaskan wacana yang digotong oleh partai-partai besar tersebut, seharusnya tidak hanya berorientasi pada parpol tetapi sekaligus memperkuat kelembagaan partai&amp;ldquo;Wacana mencari konsep terbaik yang bisa diterima bukan saja oleh parpol, tetapi sekaliguis memperkuat kelembagaan demokrasi,&amp;rdquo; paparnya.Tidak seperti zaman orde baru, koalisi partai dikenal dengan kawin paksa dan kawin pasar di era reformasi. &amp;ldquo;Metodenya bermacam-macam, ada kawan paksa seperti zaman orde baru dan ada kawin pasar seperti orde reformasi&amp;rdquo; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
