<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>DPRD Minta BPLHD Tak Keluarkan Amdal Pembangunan Mal</title><description>Anggota DPRD DKI Jakarta Abdul Aziz meminta Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup Daerah untuk tidak menerbitkan Amdal pembangunan mal di Taman Ria Senayan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2010/07/23/338/355799/dprd-minta-bplhd-tak-keluarkan-amdal-pembangunan-mal</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2010/07/23/338/355799/dprd-minta-bplhd-tak-keluarkan-amdal-pembangunan-mal"/><item><title>DPRD Minta BPLHD Tak Keluarkan Amdal Pembangunan Mal</title><link>https://news.okezone.com/read/2010/07/23/338/355799/dprd-minta-bplhd-tak-keluarkan-amdal-pembangunan-mal</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2010/07/23/338/355799/dprd-minta-bplhd-tak-keluarkan-amdal-pembangunan-mal</guid><pubDate>Jum'at 23 Juli 2010 12:22 WIB</pubDate><dc:creator>Ajat M Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/07/23/338/355799/xQWSxJYtY5.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/07/23/338/355799/xQWSxJYtY5.jpg</image><title></title></images><description>JAKARTA - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD DKI Jakarta) Abdul Aziz meminta kepada Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup Daerah (BPLHD) untuk tidak menerbitkan Amdal pembangunan mal untuk kawasan Taman Ria Senayan.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Kita juga minta kepada BPLHD DKI Jakarta untuk tidak menerbitkan Amdal pembangunan mal tersebut,&amp;rdquo; ujar anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta Abdul Aziz saat dihubungi wartawan, Jumat (23/7/2010).
&amp;nbsp;
Menurutnya, hal ini dikarenakan agar pembangunan mal di kawasan Taman Ria Senayan tidak terlaksana. Jika tidak keberadaan mal nantinya akan menimbulkan masalah kemacetan baru di kawasan tersebut.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;'Karena jika jadi dibuat mal, kawasan itu akan sangat macet. Sekarang saja kalau di Senayan atau di JCC ada iven (acara) kawasan itu sudah macet apalagi kalau ditambah mal pasti tambah macet,&amp;rdquo; pungkasnya.
&amp;nbsp;
Lebih lanjut dirinya menjelaskan, sebaiknya kawasan Taman Ria Senayan tersebut dijadikan taman kota. Karena hal itu lebih bermanfaat ketimbang harus membangun sebuah mal.
&amp;nbsp;
Selain itu juga kawasan Jakarta sekarang ini sangatlah membutuhkan sebuah hutan kota sebagai paru-paru ibu kota, karena idealnya sebuah kota seperti di Jakarta membutuhkan paling tidak 30 persen Ruang Terbuka Hijau (RTH).
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;'Kita berharap kawasan Taman Ria itu dijadikan hutan kota karena Jakarta ini masih sangat kurang RTH (Ruang Terbuka Hijau). RTH di Jakarta itu baru sekitar enam tujuh persen padahal idealnya 30 persen,&amp;rdquo; ungkapnya.
&amp;nbsp;
Sebelumnya juga dikabarkan bahwa DPRD DKI Jakarta akan memanggil sejumlah pihak terkait wacana akan dibangunnya sebuah mal, di kawasan Taman Ria Senayan. Pihak-pihak terkait yang akan dipanggil antara lain, BPLHD, dan Pengawasan dan Penertiban Bangunan (P2B).</description><content:encoded>JAKARTA - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD DKI Jakarta) Abdul Aziz meminta kepada Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup Daerah (BPLHD) untuk tidak menerbitkan Amdal pembangunan mal untuk kawasan Taman Ria Senayan.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Kita juga minta kepada BPLHD DKI Jakarta untuk tidak menerbitkan Amdal pembangunan mal tersebut,&amp;rdquo; ujar anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta Abdul Aziz saat dihubungi wartawan, Jumat (23/7/2010).
&amp;nbsp;
Menurutnya, hal ini dikarenakan agar pembangunan mal di kawasan Taman Ria Senayan tidak terlaksana. Jika tidak keberadaan mal nantinya akan menimbulkan masalah kemacetan baru di kawasan tersebut.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;'Karena jika jadi dibuat mal, kawasan itu akan sangat macet. Sekarang saja kalau di Senayan atau di JCC ada iven (acara) kawasan itu sudah macet apalagi kalau ditambah mal pasti tambah macet,&amp;rdquo; pungkasnya.
&amp;nbsp;
Lebih lanjut dirinya menjelaskan, sebaiknya kawasan Taman Ria Senayan tersebut dijadikan taman kota. Karena hal itu lebih bermanfaat ketimbang harus membangun sebuah mal.
&amp;nbsp;
Selain itu juga kawasan Jakarta sekarang ini sangatlah membutuhkan sebuah hutan kota sebagai paru-paru ibu kota, karena idealnya sebuah kota seperti di Jakarta membutuhkan paling tidak 30 persen Ruang Terbuka Hijau (RTH).
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;'Kita berharap kawasan Taman Ria itu dijadikan hutan kota karena Jakarta ini masih sangat kurang RTH (Ruang Terbuka Hijau). RTH di Jakarta itu baru sekitar enam tujuh persen padahal idealnya 30 persen,&amp;rdquo; ungkapnya.
&amp;nbsp;
Sebelumnya juga dikabarkan bahwa DPRD DKI Jakarta akan memanggil sejumlah pihak terkait wacana akan dibangunnya sebuah mal, di kawasan Taman Ria Senayan. Pihak-pihak terkait yang akan dipanggil antara lain, BPLHD, dan Pengawasan dan Penertiban Bangunan (P2B).</content:encoded></item></channel></rss>
