<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dahlan Iskan Klarifikasi Harta Kekayaan</title><description>Hari ini Direktur PT PLN Dahlan Iskan mendatangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kahadiran bos perusahaan listrik negara ini berkaitan dengan klarifikasi Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN).</description><link>https://news.okezone.com/read/2010/07/23/339/355781/dahlan-iskan-klarifikasi-harta-kekayaan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2010/07/23/339/355781/dahlan-iskan-klarifikasi-harta-kekayaan"/><item><title>Dahlan Iskan Klarifikasi Harta Kekayaan</title><link>https://news.okezone.com/read/2010/07/23/339/355781/dahlan-iskan-klarifikasi-harta-kekayaan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2010/07/23/339/355781/dahlan-iskan-klarifikasi-harta-kekayaan</guid><pubDate>Jum'at 23 Juli 2010 11:29 WIB</pubDate><dc:creator>Putri Werdiningsih</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/07/23/339/355781/B6UY2Tkyyo.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Dahlan Iskan (Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/07/23/339/355781/B6UY2Tkyyo.jpg</image><title>Dahlan Iskan (Ist)</title></images><description>JAKARTA - Hari ini Direktur PT PLN Dahlan Iskan mendatangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kahadiran bos perusahaan listrik negara ini berkaitan dengan klarifikasi Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN). &quot;Klarifikasi data kekayaan LHKPN, karena saya dulu setelah dilantik dirut PLN kan sudah laporan. Sekarang perlu diklarifikasi, apakah ini benar sekian-sekian lalu ini ada surat-surat yang perlu dilengkapi seperti tanah yang belum ada sertifikatnya,&quot; papar dia di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (24/7/2010). Saat ditanya nilai tanahnya berapa? Pemilik grup Jawa Pos ini mengaku belum tahu. &quot;Nilainya belum keluar, karena tanah kan dasarnya NJOP (nilai jual objek pajak), ternyata KPK dasarnya PBB (pajak bumi dan bangunan),&quot; jawab Dahlan. Dia juga mengaku aset kekayaannya meningkat dari laporan LHKPN sebelumnya. &quot;Kalau orang dengan level seperti saya jelas kekayaan bertambah. Ya, di atas 100 (miliar),&quot; sebutnya.Menurut Dahlan, dalam LHKPN dirinya masih ada beberapa yang belum lengkap suratnya. Seperti, tanah dan rekening istri yang belum lengkap bukti-buktinya. &quot;Saya kan banyak staf yang bisa mengisikan,&quot; kata Dahlan saat ditanya apakah ada kesulitan saat mengisi LHKPN.</description><content:encoded>JAKARTA - Hari ini Direktur PT PLN Dahlan Iskan mendatangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kahadiran bos perusahaan listrik negara ini berkaitan dengan klarifikasi Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN). &quot;Klarifikasi data kekayaan LHKPN, karena saya dulu setelah dilantik dirut PLN kan sudah laporan. Sekarang perlu diklarifikasi, apakah ini benar sekian-sekian lalu ini ada surat-surat yang perlu dilengkapi seperti tanah yang belum ada sertifikatnya,&quot; papar dia di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (24/7/2010). Saat ditanya nilai tanahnya berapa? Pemilik grup Jawa Pos ini mengaku belum tahu. &quot;Nilainya belum keluar, karena tanah kan dasarnya NJOP (nilai jual objek pajak), ternyata KPK dasarnya PBB (pajak bumi dan bangunan),&quot; jawab Dahlan. Dia juga mengaku aset kekayaannya meningkat dari laporan LHKPN sebelumnya. &quot;Kalau orang dengan level seperti saya jelas kekayaan bertambah. Ya, di atas 100 (miliar),&quot; sebutnya.Menurut Dahlan, dalam LHKPN dirinya masih ada beberapa yang belum lengkap suratnya. Seperti, tanah dan rekening istri yang belum lengkap bukti-buktinya. &quot;Saya kan banyak staf yang bisa mengisikan,&quot; kata Dahlan saat ditanya apakah ada kesulitan saat mengisi LHKPN.</content:encoded></item></channel></rss>
