<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Potongan 60% Terlalu Kecil, kalau Perlu Tak Diberi Tunjangan!</title><description>Bila diperlukan anggota dewan yang membolos tidak diberi tunjangan sama sekali.</description><link>https://news.okezone.com/read/2010/07/24/339/356138/potongan-60-terlalu-kecil-kalau-perlu-tak-diberi-tunjangan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2010/07/24/339/356138/potongan-60-terlalu-kecil-kalau-perlu-tak-diberi-tunjangan"/><item><title>Potongan 60% Terlalu Kecil, kalau Perlu Tak Diberi Tunjangan!</title><link>https://news.okezone.com/read/2010/07/24/339/356138/potongan-60-terlalu-kecil-kalau-perlu-tak-diberi-tunjangan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2010/07/24/339/356138/potongan-60-terlalu-kecil-kalau-perlu-tak-diberi-tunjangan</guid><pubDate>Sabtu 24 Juli 2010 15:16 WIB</pubDate><dc:creator>Rizka Diputra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/07/24/339/356138/QE4hxA5PHy.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Suasana sidang paripurna DPR yang sepi (Foto: worpress.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/07/24/339/356138/QE4hxA5PHy.jpg</image><title>Suasana sidang paripurna DPR yang sepi (Foto: worpress.com)</title></images><description>JAKARTA -&amp;nbsp; Usulan dipotongnya tunjangan bagi anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) yang rajin membolos sebesar 60 persen mendapat sambutan baik. Bahkan, bila diperlukan anggota dewan yang membolos tidak diberi tunjangan sama sekali.&quot;60 persen itu sangat kecil. Kalau perlu tidak perlu dibayar sama sekali,&quot; ujar Bambang Soesatyo dari Fraksi Partai Golkar di Warung Daun Cikini, Jakarta, Sabtu (24/7/2010).Pemotongan tunjangan, kata dia, tidak akan membuat jera anggota dewan yang rajin membolos. Langkah ekstrim yang harus ditempuh, sambung dia, ditarik dari partainya masing-masing.&quot;Secara ekonomi anggota dewan sekarang sangat mencukupi, pemotongan tidak akan membuat anggota dewan kapok,&quot; tambahnya.Mantan jurnalis itu juga menyambut baik rencana Badan kehormatan (BK) yang akan menindak tegas anggota dewan yang rajin membolos. &quot;Kita ini kan digaji oleh negara untuk bekerja, berbicara dan mengkritisi. Jadi kalau tidak bisa datang bagaimana kita bisa tahu persoalan,&quot; imbuhnya.Mengenai sistem finger print yang akan diterapkan, Bambang menilai, belum perlu karena sistem yang ada sekarang sudah baik. &quot;Kalau di paripurna memang ketat, sistem sekarang sudah baik, tinggal diterapkan di komisi saja,&quot; tutupnya.(bul)</description><content:encoded>JAKARTA -&amp;nbsp; Usulan dipotongnya tunjangan bagi anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) yang rajin membolos sebesar 60 persen mendapat sambutan baik. Bahkan, bila diperlukan anggota dewan yang membolos tidak diberi tunjangan sama sekali.&quot;60 persen itu sangat kecil. Kalau perlu tidak perlu dibayar sama sekali,&quot; ujar Bambang Soesatyo dari Fraksi Partai Golkar di Warung Daun Cikini, Jakarta, Sabtu (24/7/2010).Pemotongan tunjangan, kata dia, tidak akan membuat jera anggota dewan yang rajin membolos. Langkah ekstrim yang harus ditempuh, sambung dia, ditarik dari partainya masing-masing.&quot;Secara ekonomi anggota dewan sekarang sangat mencukupi, pemotongan tidak akan membuat anggota dewan kapok,&quot; tambahnya.Mantan jurnalis itu juga menyambut baik rencana Badan kehormatan (BK) yang akan menindak tegas anggota dewan yang rajin membolos. &quot;Kita ini kan digaji oleh negara untuk bekerja, berbicara dan mengkritisi. Jadi kalau tidak bisa datang bagaimana kita bisa tahu persoalan,&quot; imbuhnya.Mengenai sistem finger print yang akan diterapkan, Bambang menilai, belum perlu karena sistem yang ada sekarang sudah baik. &quot;Kalau di paripurna memang ketat, sistem sekarang sudah baik, tinggal diterapkan di komisi saja,&quot; tutupnya.(bul)</content:encoded></item></channel></rss>
