<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>AJI Pantau Kasus Kematian Wartawan Kompas</title><description>Para pengurus Aliansi Jurnalis Independen (AJI) memberikan atensi khsusus terhadap kasus kematian wartawan Kompas Muhammad Syaifullah yang diduga tak wajar.</description><link>https://news.okezone.com/read/2010/07/26/337/356565/aji-pantau-kasus-kematian-wartawan-kompas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2010/07/26/337/356565/aji-pantau-kasus-kematian-wartawan-kompas"/><item><title>AJI Pantau Kasus Kematian Wartawan Kompas</title><link>https://news.okezone.com/read/2010/07/26/337/356565/aji-pantau-kasus-kematian-wartawan-kompas</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2010/07/26/337/356565/aji-pantau-kasus-kematian-wartawan-kompas</guid><pubDate>Senin 26 Juli 2010 13:40 WIB</pubDate><dc:creator>Muhammad Saifullah </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/07/26/337/356565/cXFG4jGEbQ.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/07/26/337/356565/cXFG4jGEbQ.jpg</image><title></title></images><description>JAKARTA- Para pengurus Aliansi Jurnalis Independen (AJI) memberikan atensi khsusus terhadap kasus kematian wartawan Kompas Muhammad Syaifullah yang diduga tak wajar.Secara berkesinambungan AJI memantau perkembangan dari lapangan. &amp;ldquo;Kami sedang memantau perkembangannya,&amp;rdquo; ujar Koordinator Advokasi AJI Margiyono kepada okezone
di Jakarta, Senin (26/7/2010).
&amp;nbsp;
Para pengurus AJI pusat mendapat pasokan informasi dari para wartawan serta sumber lain di Kalimantan. AJI sendiri hingga sekarang belum memiliki kantor perwakilan di Balikpapan. &amp;ldquo;(Kepengurusan) kita gak ada di Balikpapan, adanya di Pontianak,&amp;rdquo; ujarnya.
&amp;nbsp;
Syaifullah meninggal dunia di ruang tamu kontrakannya di Balikpapan dengan kondisi mulut berbusa dan badan lebam-lebam. Belakangan Pemimpin Redakti Tribun Kaltim, Achmad Subechi, membantah ada lebam-lebam di tubuh almarhum.
&amp;nbsp;
Untuk mengetahui pasti penyebab kematian Kepala Biro Kompas Kalimantan itu polisi masih menunggu hasil autopsi di RS Bhayangkara.</description><content:encoded>JAKARTA- Para pengurus Aliansi Jurnalis Independen (AJI) memberikan atensi khsusus terhadap kasus kematian wartawan Kompas Muhammad Syaifullah yang diduga tak wajar.Secara berkesinambungan AJI memantau perkembangan dari lapangan. &amp;ldquo;Kami sedang memantau perkembangannya,&amp;rdquo; ujar Koordinator Advokasi AJI Margiyono kepada okezone
di Jakarta, Senin (26/7/2010).
&amp;nbsp;
Para pengurus AJI pusat mendapat pasokan informasi dari para wartawan serta sumber lain di Kalimantan. AJI sendiri hingga sekarang belum memiliki kantor perwakilan di Balikpapan. &amp;ldquo;(Kepengurusan) kita gak ada di Balikpapan, adanya di Pontianak,&amp;rdquo; ujarnya.
&amp;nbsp;
Syaifullah meninggal dunia di ruang tamu kontrakannya di Balikpapan dengan kondisi mulut berbusa dan badan lebam-lebam. Belakangan Pemimpin Redakti Tribun Kaltim, Achmad Subechi, membantah ada lebam-lebam di tubuh almarhum.
&amp;nbsp;
Untuk mengetahui pasti penyebab kematian Kepala Biro Kompas Kalimantan itu polisi masih menunggu hasil autopsi di RS Bhayangkara.</content:encoded></item></channel></rss>
