<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Anggota DPR Kaya Raya, Potong Gaji Gak Ngaruh</title><description>Sekjen Partai Golkar Idrus Marham menilai wacana pemotongan gaji atau tunjangan bagi anggota DPR yang sering membolos, tidak akan efektif. Sebab banyak dari anggota DPR yang berprofesi sebagai pengusaha.</description><link>https://news.okezone.com/read/2010/07/26/339/356497/anggota-dpr-kaya-raya-potong-gaji-gak-ngaruh</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2010/07/26/339/356497/anggota-dpr-kaya-raya-potong-gaji-gak-ngaruh"/><item><title>Anggota DPR Kaya Raya, Potong Gaji Gak Ngaruh</title><link>https://news.okezone.com/read/2010/07/26/339/356497/anggota-dpr-kaya-raya-potong-gaji-gak-ngaruh</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2010/07/26/339/356497/anggota-dpr-kaya-raya-potong-gaji-gak-ngaruh</guid><pubDate>Senin 26 Juli 2010 11:31 WIB</pubDate><dc:creator>Misbahol Munir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/07/26/339/356497/zJMyV8zqpc.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/07/26/339/356497/zJMyV8zqpc.jpg</image><title></title></images><description>JAKARTA - Sekjen Partai Golkar Idrus Marham menilai wacana pemotongan gaji atau tunjangan bagi anggota DPR yang sering membolos, tidak akan efektif.   Sebab banyak dari anggota DPR yang berprofesi sebagai pengusaha.&amp;ldquo;Harus tata secara keseluruhan. Kalau hanya penotongan gaji itu tidak memiliki efek apa pun kepada anggota Dewan. Karena anggota DPR banyak yang jadi pengusaha. Tidak akan bengaruh apa-apa,&amp;rdquo; kata mantan Ketua Pansus Century ini di Gedung DPR, Jakarta, Senin (26/7/2010).Penerapan sanksi ini, dinilai Idrus sebatas mekanisme prosedural. Menurut dia, seharusnya publik tidak perlu meributkan persoalan soal kehadiran, melainkan bagaimana kualitas dan kinerja anggota DPR bisa ditingkatkan.&amp;ldquo;Semisal, kalau anggota DPR hadir tapi tidak berbuat apa-apa, itu kan tidak berkualitas. Seharusnya kita ngomong persoalan substansi. Harus ada kualitas yang mereka kerjakan, tidak hanya kehadiran,&amp;rdquo; tegasnya.Pendekatan penyadaranlah, kata Idrus, yang seharusnya dikedepankan. &amp;ldquo;Maka harus ditata secara keseluruhan supaya demokrasi lebih substantif. Semisal angota DPR yang bolos,&amp;rdquo; kata dia.Anggota DPR yang sering bolos, menurut Idrus, adalah hak fraksi untuk memberikan penilaian sekaligus sanksi, apakah mereka akan diganti, tidak ditugaskan atau periode berikutnya tidak dicalonkan kembali.</description><content:encoded>JAKARTA - Sekjen Partai Golkar Idrus Marham menilai wacana pemotongan gaji atau tunjangan bagi anggota DPR yang sering membolos, tidak akan efektif.   Sebab banyak dari anggota DPR yang berprofesi sebagai pengusaha.&amp;ldquo;Harus tata secara keseluruhan. Kalau hanya penotongan gaji itu tidak memiliki efek apa pun kepada anggota Dewan. Karena anggota DPR banyak yang jadi pengusaha. Tidak akan bengaruh apa-apa,&amp;rdquo; kata mantan Ketua Pansus Century ini di Gedung DPR, Jakarta, Senin (26/7/2010).Penerapan sanksi ini, dinilai Idrus sebatas mekanisme prosedural. Menurut dia, seharusnya publik tidak perlu meributkan persoalan soal kehadiran, melainkan bagaimana kualitas dan kinerja anggota DPR bisa ditingkatkan.&amp;ldquo;Semisal, kalau anggota DPR hadir tapi tidak berbuat apa-apa, itu kan tidak berkualitas. Seharusnya kita ngomong persoalan substansi. Harus ada kualitas yang mereka kerjakan, tidak hanya kehadiran,&amp;rdquo; tegasnya.Pendekatan penyadaranlah, kata Idrus, yang seharusnya dikedepankan. &amp;ldquo;Maka harus ditata secara keseluruhan supaya demokrasi lebih substantif. Semisal angota DPR yang bolos,&amp;rdquo; kata dia.Anggota DPR yang sering bolos, menurut Idrus, adalah hak fraksi untuk memberikan penilaian sekaligus sanksi, apakah mereka akan diganti, tidak ditugaskan atau periode berikutnya tidak dicalonkan kembali.</content:encoded></item></channel></rss>
