<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Napi LP Sukamiskin Gantung Diri karena Hopeless?</title><description>Motif bunuh diri yang dilakukan Cecem bin Adam (58) seorang napi  Lapas Sukamiskin memang masih belum diketahui pasti. Namun diduga, Cecem  nekat gantung diri karena sudah hopeless atau putus asa.</description><link>https://news.okezone.com/read/2010/07/27/340/357013/napi-lp-sukamiskin-gantung-diri-karena-hopeless</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2010/07/27/340/357013/napi-lp-sukamiskin-gantung-diri-karena-hopeless"/><item><title>Napi LP Sukamiskin Gantung Diri karena Hopeless?</title><link>https://news.okezone.com/read/2010/07/27/340/357013/napi-lp-sukamiskin-gantung-diri-karena-hopeless</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2010/07/27/340/357013/napi-lp-sukamiskin-gantung-diri-karena-hopeless</guid><pubDate>Selasa 27 Juli 2010 14:38 WIB</pubDate><dc:creator>Gin Gin Tigin Ginulur</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/07/27/340/357013/bdW5jjPTcA.jpg" expression="full" type="image/jpeg">ilustrasi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/07/27/340/357013/bdW5jjPTcA.jpg</image><title>ilustrasi</title></images><description>BANDUNG - Motif bunuh diri yang dilakukan Cecem bin Adam (58) seorang napi Lapas Sukamiskin memang masih belum diketahui pasti. Namun diduga, Cecem nekat gantung diri karena sudah hopeless atau putus asa.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Saya menduga Cecem nekat bunuh diri karena sudah hopeless. Keluarganya seperti tidak menganggap dia. Makanya, mungkin dia merasa hopeless, sehingga mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri,&amp;rdquo; kata Kepala Lapas Sukamiskin Murdjito, saat ditemui wartawan di Lapas Sukamiskin, Selasa (27/7/2010).
&amp;nbsp;
Sebenarnya, kata Murdjito, Cecem sudah sempat dipanggil oleh Kasie Pembinaan Lapas Sukamiskin, Bandung, untuk pengajuan bebas. Namun, kata Murdjito, saat itu Cecem malah menolak dibebaskan.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Dia bersikukuh ingin tetap tinggal di lapas, padahal dia hendak dibuatkan surat pengajuan bebas (PB) sebulan lalu. Kalau PB-nya dikabulkan, dia bisa bebas bulan ini. Namun kalau ditolak, dia bebas tahun depan,&amp;rdquo; kata Murdjito.
&amp;nbsp;
Lebih jauh Murdjito mengatakan, pengawasan terhadap para napi yang mendekam di Lapas Sukamiskin memang sudah dilakukan sesuai protap. Namun, kata dia, pengawasan tersebut hanya dilakukan di blok.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Waktu kejadian juga ada penjaga. Tapi kan tidak mengawasi satu per satu napi yang ada di Lapas Sukamiskin. Mereka kan bukan baby sitter,&amp;rdquo; kata Murdjito.
&amp;nbsp;
Cecem bin Adam (58), seorang napi Lapas Sukamiskin, Bandung, tewas tergantung di pintu selnya, Selasa (27/7/2010) pagi. Diduga, Cecem tewas karena bunuh diri. Napi kasus perkosaan itu mulai divonis hukuman delapan tahun penjara oleh Pengadilan Negeri (PN) Cianjur. Dia baru mendekam di Sukamiskin sejak 29 April 2008 lalu.</description><content:encoded>BANDUNG - Motif bunuh diri yang dilakukan Cecem bin Adam (58) seorang napi Lapas Sukamiskin memang masih belum diketahui pasti. Namun diduga, Cecem nekat gantung diri karena sudah hopeless atau putus asa.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Saya menduga Cecem nekat bunuh diri karena sudah hopeless. Keluarganya seperti tidak menganggap dia. Makanya, mungkin dia merasa hopeless, sehingga mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri,&amp;rdquo; kata Kepala Lapas Sukamiskin Murdjito, saat ditemui wartawan di Lapas Sukamiskin, Selasa (27/7/2010).
&amp;nbsp;
Sebenarnya, kata Murdjito, Cecem sudah sempat dipanggil oleh Kasie Pembinaan Lapas Sukamiskin, Bandung, untuk pengajuan bebas. Namun, kata Murdjito, saat itu Cecem malah menolak dibebaskan.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Dia bersikukuh ingin tetap tinggal di lapas, padahal dia hendak dibuatkan surat pengajuan bebas (PB) sebulan lalu. Kalau PB-nya dikabulkan, dia bisa bebas bulan ini. Namun kalau ditolak, dia bebas tahun depan,&amp;rdquo; kata Murdjito.
&amp;nbsp;
Lebih jauh Murdjito mengatakan, pengawasan terhadap para napi yang mendekam di Lapas Sukamiskin memang sudah dilakukan sesuai protap. Namun, kata dia, pengawasan tersebut hanya dilakukan di blok.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Waktu kejadian juga ada penjaga. Tapi kan tidak mengawasi satu per satu napi yang ada di Lapas Sukamiskin. Mereka kan bukan baby sitter,&amp;rdquo; kata Murdjito.
&amp;nbsp;
Cecem bin Adam (58), seorang napi Lapas Sukamiskin, Bandung, tewas tergantung di pintu selnya, Selasa (27/7/2010) pagi. Diduga, Cecem tewas karena bunuh diri. Napi kasus perkosaan itu mulai divonis hukuman delapan tahun penjara oleh Pengadilan Negeri (PN) Cianjur. Dia baru mendekam di Sukamiskin sejak 29 April 2008 lalu.</content:encoded></item></channel></rss>
