<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Century, Political Will Pemerintah Angin-Anginan</title><description>Ketidakhadiran Patrialis Akbar dalam rapat kerja  dengan Timwas Bank Century hari ini, dinilai sebagai bentuk  ketidakseriusan pemerintah dalam mengusut Century.</description><link>https://news.okezone.com/read/2010/07/28/339/357313/century-political-will-pemerintah-angin-anginan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2010/07/28/339/357313/century-political-will-pemerintah-angin-anginan"/><item><title>Century, Political Will Pemerintah Angin-Anginan</title><link>https://news.okezone.com/read/2010/07/28/339/357313/century-political-will-pemerintah-angin-anginan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2010/07/28/339/357313/century-political-will-pemerintah-angin-anginan</guid><pubDate>Rabu 28 Juli 2010 11:21 WIB</pubDate><dc:creator>Misbahol Munir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/07/28/339/357313/r9EAZafwTE.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bank Century (Foto: Koran SI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/07/28/339/357313/r9EAZafwTE.jpg</image><title>Bank Century (Foto: Koran SI)</title></images><description>JAKARTA - Ketidakhadiran Menteri Hukum dan HAM Patrialis Akbar dalam rapat kerja dengan Tim Pengawas kasus Bank Century hari ini, dinilai sebagai bentuk ketidakseriusan pemerintah dalam mengusut Century.&amp;ldquo;Political will pemerintah angin-anginan, padahal rakyat tidak lagi butuh itu. Yang sekarang dibutuhkan adalah political commitment,&amp;rdquo; kata anggota Timwas Century Hendrawan Supratikno di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (28/7/2010).Politisi asal PDI Perjuangan ini menambahkan, dengan tidak hadirnya Patrialis di rapat tersebut, menggambarkan Menkum HAM tidak mengindahkan undangan rapat. &amp;ldquo;Seakan-akan tidak butuh diundang,&amp;rdquo; keluhnya.Padahal, lanjut Hendrawan, rapat kerja ini ingin mendengar progres report yang dilakukan oleh berbagai lembaga penegak hukum.&amp;ldquo;Saat ini kita menggelar rapat internal untuk membicarakan langkah ke depan, dan apakah masih perlu mengundang Menkum HAM,&amp;rdquo; tegasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Ketidakhadiran Menteri Hukum dan HAM Patrialis Akbar dalam rapat kerja dengan Tim Pengawas kasus Bank Century hari ini, dinilai sebagai bentuk ketidakseriusan pemerintah dalam mengusut Century.&amp;ldquo;Political will pemerintah angin-anginan, padahal rakyat tidak lagi butuh itu. Yang sekarang dibutuhkan adalah political commitment,&amp;rdquo; kata anggota Timwas Century Hendrawan Supratikno di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (28/7/2010).Politisi asal PDI Perjuangan ini menambahkan, dengan tidak hadirnya Patrialis di rapat tersebut, menggambarkan Menkum HAM tidak mengindahkan undangan rapat. &amp;ldquo;Seakan-akan tidak butuh diundang,&amp;rdquo; keluhnya.Padahal, lanjut Hendrawan, rapat kerja ini ingin mendengar progres report yang dilakukan oleh berbagai lembaga penegak hukum.&amp;ldquo;Saat ini kita menggelar rapat internal untuk membicarakan langkah ke depan, dan apakah masih perlu mengundang Menkum HAM,&amp;rdquo; tegasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
