<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Terkait Situs Porno, Polisi Datangi Gedung Sate</title><description>Polisi menyelidiki kasus terbukanya situs porno di internet umum Gedung  DPRD Jabar.</description><link>https://news.okezone.com/read/2010/08/04/340/359586/terkait-situs-porno-polisi-datangi-gedung-sate</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2010/08/04/340/359586/terkait-situs-porno-polisi-datangi-gedung-sate"/><item><title>Terkait Situs Porno, Polisi Datangi Gedung Sate</title><link>https://news.okezone.com/read/2010/08/04/340/359586/terkait-situs-porno-polisi-datangi-gedung-sate</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2010/08/04/340/359586/terkait-situs-porno-polisi-datangi-gedung-sate</guid><pubDate>Rabu 04 Agustus 2010 14:10 WIB</pubDate><dc:creator>Gin Gin Tigin Ginulur</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/08/04/340/359586/DzsRzVWkyT.jpg" expression="full" type="image/jpeg">ilustrasi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/08/04/340/359586/DzsRzVWkyT.jpg</image><title>ilustrasi</title></images><description>BANDUNG - Polisi menyelidiki kasus terbukanya situs porno di internet umum Gedung DPRD Jabar. Dipimpin langsung Kasatreskrim Polrestabes Bandung AKBP Tubagus Ade Hidayat, 3 polisi mendatangi gedung dewan Rabu (4/8/2010) siang.
&amp;nbsp;
&quot;Kita datang ke sini untuk mengkonfirmasi kebenaran informasi tersebut. Diketahui di historical internet dewan, ada situs porno,&quot; kata Tubagus kepada wartawan, Rabu (4/8/2010).
&amp;nbsp;
Tubagus mengatakan, berdasarkan informasi dari setwan, fasilitas internet tersebut dipasang untuk memudahkan publik mengakses informasi dewan. Namun, kata dia, ternyata ada yang menyalahgunakan.
&amp;nbsp;
&quot;Ini hanya dampak negatif dari adanya fasilitas internet umum di dewan. Di mana pun juga situs porno bisa saja dibuka,&quot; kata Tubagus.
&amp;nbsp;
Lebih jauh Tubagus mengatakan, lantaran untuk publik, internet tersebut bisa diakses siapa saja. Sehingga, kata dia, pihaknya tak bisa mendeteksi siapa yang membuka situs porno tersebut.
&amp;nbsp;
&quot;Kalau soal pidana, belum ada. Ini kan hanya dampak negatif saja,&quot; tandas Tubagus.
&amp;nbsp;
Kasus memalukan terjadi di Gedung DPRD Jabar. Sebuah internet umum yang terpasang di dekat pintu masuk ternyata banyak menampilkan halaman situs porno.
&amp;nbsp;
Dari sekitar 120 halaman yang terbuka, 60 persen di antaranya kebanyakan menampilkan situs porno. Dari tanggal tampilan, situs-situs porno tersebut sudah diakses sejak bulan Juni lalu.</description><content:encoded>BANDUNG - Polisi menyelidiki kasus terbukanya situs porno di internet umum Gedung DPRD Jabar. Dipimpin langsung Kasatreskrim Polrestabes Bandung AKBP Tubagus Ade Hidayat, 3 polisi mendatangi gedung dewan Rabu (4/8/2010) siang.
&amp;nbsp;
&quot;Kita datang ke sini untuk mengkonfirmasi kebenaran informasi tersebut. Diketahui di historical internet dewan, ada situs porno,&quot; kata Tubagus kepada wartawan, Rabu (4/8/2010).
&amp;nbsp;
Tubagus mengatakan, berdasarkan informasi dari setwan, fasilitas internet tersebut dipasang untuk memudahkan publik mengakses informasi dewan. Namun, kata dia, ternyata ada yang menyalahgunakan.
&amp;nbsp;
&quot;Ini hanya dampak negatif dari adanya fasilitas internet umum di dewan. Di mana pun juga situs porno bisa saja dibuka,&quot; kata Tubagus.
&amp;nbsp;
Lebih jauh Tubagus mengatakan, lantaran untuk publik, internet tersebut bisa diakses siapa saja. Sehingga, kata dia, pihaknya tak bisa mendeteksi siapa yang membuka situs porno tersebut.
&amp;nbsp;
&quot;Kalau soal pidana, belum ada. Ini kan hanya dampak negatif saja,&quot; tandas Tubagus.
&amp;nbsp;
Kasus memalukan terjadi di Gedung DPRD Jabar. Sebuah internet umum yang terpasang di dekat pintu masuk ternyata banyak menampilkan halaman situs porno.
&amp;nbsp;
Dari sekitar 120 halaman yang terbuka, 60 persen di antaranya kebanyakan menampilkan situs porno. Dari tanggal tampilan, situs-situs porno tersebut sudah diakses sejak bulan Juni lalu.</content:encoded></item></channel></rss>
