<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gara-Gara Situs Porno, Akses Internet Gedung Dewan Diblokir</title><description>Kasus terbukanya situs-situs porno internet umum Gedung DPRD Jabar Jalan Diponegoro membuat bagian protokol DPRD Jabar kelabakan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2010/08/04/340/359778/gara-gara-situs-porno-akses-internet-gedung-dewan-diblokir</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2010/08/04/340/359778/gara-gara-situs-porno-akses-internet-gedung-dewan-diblokir"/><item><title>Gara-Gara Situs Porno, Akses Internet Gedung Dewan Diblokir</title><link>https://news.okezone.com/read/2010/08/04/340/359778/gara-gara-situs-porno-akses-internet-gedung-dewan-diblokir</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2010/08/04/340/359778/gara-gara-situs-porno-akses-internet-gedung-dewan-diblokir</guid><pubDate>Rabu 04 Agustus 2010 20:13 WIB</pubDate><dc:creator>Gin Gin Tigin Ginulur</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/08/04/340/359778/nSbNOYx748.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi Gedung DPR</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/08/04/340/359778/nSbNOYx748.jpg</image><title>Ilustrasi Gedung DPR</title></images><description>BANDUNG - Kasus terbukanya situs-situs porno internet umum Gedung DPRD Jabar Jalan Diponegoro membuat bagian protokol DPRD Jabar kelabakan. Sejak kasus ini mencuat tadi pagi, pihak protokoler dewan langsung memblokir akses internet.&quot;Sebetulnya ini berguna untuk informasi intranet. Masyarakat bisa mengakses kegiatan anggota dewan,&quot; kata Kasubag Humas dan Protokol DPRD Jabar Drs Ari Harmedi saat ditemui wartawan, Rabu (4/8/2010).Pelayanan internet tersebut bernama Kios K dan dipasang sejak sekitar 2 bulan lalu. Ada tiga unit internet yang sudah terpasang di gedung rakyat tersebut.&quot;Satu di dekat pintu masuk, dua lainnya di lobi dan ruang sidang,&quot; tandasnya.Lebih jauh Ari menegaskan, akses internet tersebut langsung diblokir sejak hari ini. Disinggung siapa orang-orang yang membuka situs porno tersebut, Ari belum bisa memastikan.&quot;Di dewan ini sudah free hotspot. Masyarakat bisa mengakses. Mulai hari ini kita akan blokir akses internet tersebut,&quot; kata Ari.Kasus memalukan terjadi di Gedung DPRD Jabar. Sebuah internet umum yang terpasang di dekat pintu masuk ternyata banyak menampilkan halaman situs porno.Dari sekitar 120 halaman yang terbuka, 60 persen di antaranya kebanyakan menampilkan situs porno. Dari tanggal tampilan, situs-situs porno tersebut sudah diakses sejak bulan Juni lalu.</description><content:encoded>BANDUNG - Kasus terbukanya situs-situs porno internet umum Gedung DPRD Jabar Jalan Diponegoro membuat bagian protokol DPRD Jabar kelabakan. Sejak kasus ini mencuat tadi pagi, pihak protokoler dewan langsung memblokir akses internet.&quot;Sebetulnya ini berguna untuk informasi intranet. Masyarakat bisa mengakses kegiatan anggota dewan,&quot; kata Kasubag Humas dan Protokol DPRD Jabar Drs Ari Harmedi saat ditemui wartawan, Rabu (4/8/2010).Pelayanan internet tersebut bernama Kios K dan dipasang sejak sekitar 2 bulan lalu. Ada tiga unit internet yang sudah terpasang di gedung rakyat tersebut.&quot;Satu di dekat pintu masuk, dua lainnya di lobi dan ruang sidang,&quot; tandasnya.Lebih jauh Ari menegaskan, akses internet tersebut langsung diblokir sejak hari ini. Disinggung siapa orang-orang yang membuka situs porno tersebut, Ari belum bisa memastikan.&quot;Di dewan ini sudah free hotspot. Masyarakat bisa mengakses. Mulai hari ini kita akan blokir akses internet tersebut,&quot; kata Ari.Kasus memalukan terjadi di Gedung DPRD Jabar. Sebuah internet umum yang terpasang di dekat pintu masuk ternyata banyak menampilkan halaman situs porno.Dari sekitar 120 halaman yang terbuka, 60 persen di antaranya kebanyakan menampilkan situs porno. Dari tanggal tampilan, situs-situs porno tersebut sudah diakses sejak bulan Juni lalu.</content:encoded></item></channel></rss>
