<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>PT KA Akan Cek Pemukulan Penumpang Kereta Gumarang</title><description>Kepala Humas PT Kereta Api, Sugeng Priono mengaku, akan melakukan  pengecekan atas pemukulan yang dilakukan oleh oknum provost berinisial B  terhadap penumpang Yul Amrozi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2010/08/12/338/362275/pt-ka-akan-cek-pemukulan-penumpang-kereta-gumarang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2010/08/12/338/362275/pt-ka-akan-cek-pemukulan-penumpang-kereta-gumarang"/><item><title>PT KA Akan Cek Pemukulan Penumpang Kereta Gumarang</title><link>https://news.okezone.com/read/2010/08/12/338/362275/pt-ka-akan-cek-pemukulan-penumpang-kereta-gumarang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2010/08/12/338/362275/pt-ka-akan-cek-pemukulan-penumpang-kereta-gumarang</guid><pubDate>Kamis 12 Agustus 2010 11:47 WIB</pubDate><dc:creator>K. Yudha Wirakusuma</dc:creator><media:content url="https://e.okezone.com/error.png" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://e.okezone.com/error.png</image><title></title></images><description>JAKARTA - Kepala Humas PT Kereta Api, Sugeng Priono mengaku, akan melakukan pengecekan atas pemukulan yang dilakukan oleh oknum provost berinisial B terhadap penumpang Yul Amrozi.
&amp;nbsp;
Pemukulan tersebut terjadi saat Yul melakukan perjalanan dengan menggunakan kereta Gumarang jurusan Jakarta &amp;ndash; Semarang pada Jumat 6 Agustus lalu.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Semua informasi yang masuk, baik yang benar atau bersifat provokasi akan kita cek,&amp;rdquo;ujarnya saat dihubungi okezone di Jakarta, Kamis (12/8/2010).
&amp;nbsp;
Lebih lanjut Sugeng menambahkan, bahwa sejauh ini pihaknya belum mengetahui terkait insiden pemukulan tersebut. &amp;ldquo;Belum ada informasi, tapi kalau memang hari Jumat, memang ada operasi bagi penumpang yang tidak memiliki tiket,&amp;rdquo;sambungnya.
&amp;nbsp;
Sebetulnya, tambah Sugeng, PT Kereta Api sudah memiliki prosedur terhadap penumpang yang tidak memiliki karcis. Jika penumpang kedapatan tidak memiliki tiket akan diturunkan di stasiun terdekat atau membayar dua kali lipat.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Ya nggak ada lah mas aturan pakai dipukul,&amp;rdquo; tukasnya
&amp;nbsp;
Seperti yang diketahui, Yul Amrozi mengalami tindak kekerasan yang dilakukan oknum provost. Kejadian tersebut dipicu oleh Yul yang tak memiliki tiket Kereta Api. Ia mengaku terburu-buru untuk naik kereta Gumarang dari Stasiun Jatinegara.(KYW)</description><content:encoded>JAKARTA - Kepala Humas PT Kereta Api, Sugeng Priono mengaku, akan melakukan pengecekan atas pemukulan yang dilakukan oleh oknum provost berinisial B terhadap penumpang Yul Amrozi.
&amp;nbsp;
Pemukulan tersebut terjadi saat Yul melakukan perjalanan dengan menggunakan kereta Gumarang jurusan Jakarta &amp;ndash; Semarang pada Jumat 6 Agustus lalu.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Semua informasi yang masuk, baik yang benar atau bersifat provokasi akan kita cek,&amp;rdquo;ujarnya saat dihubungi okezone di Jakarta, Kamis (12/8/2010).
&amp;nbsp;
Lebih lanjut Sugeng menambahkan, bahwa sejauh ini pihaknya belum mengetahui terkait insiden pemukulan tersebut. &amp;ldquo;Belum ada informasi, tapi kalau memang hari Jumat, memang ada operasi bagi penumpang yang tidak memiliki tiket,&amp;rdquo;sambungnya.
&amp;nbsp;
Sebetulnya, tambah Sugeng, PT Kereta Api sudah memiliki prosedur terhadap penumpang yang tidak memiliki karcis. Jika penumpang kedapatan tidak memiliki tiket akan diturunkan di stasiun terdekat atau membayar dua kali lipat.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Ya nggak ada lah mas aturan pakai dipukul,&amp;rdquo; tukasnya
&amp;nbsp;
Seperti yang diketahui, Yul Amrozi mengalami tindak kekerasan yang dilakukan oknum provost. Kejadian tersebut dipicu oleh Yul yang tak memiliki tiket Kereta Api. Ia mengaku terburu-buru untuk naik kereta Gumarang dari Stasiun Jatinegara.(KYW)</content:encoded></item></channel></rss>
