<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Din Syamsuddin: Indonesia Rawan Konflik Agama</title><description>Sebagai organisasi kemasyarakatan, Muhammadiyah mendorong pluralisme sebagai bentuk kemajemukan agama di Indonesia.</description><link>https://news.okezone.com/read/2010/08/13/337/362738/din-syamsuddin-indonesia-rawan-konflik-agama</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2010/08/13/337/362738/din-syamsuddin-indonesia-rawan-konflik-agama"/><item><title>Din Syamsuddin: Indonesia Rawan Konflik Agama</title><link>https://news.okezone.com/read/2010/08/13/337/362738/din-syamsuddin-indonesia-rawan-konflik-agama</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2010/08/13/337/362738/din-syamsuddin-indonesia-rawan-konflik-agama</guid><pubDate>Jum'at 13 Agustus 2010 14:52 WIB</pubDate><dc:creator>Fahmi Firdaus </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/08/13/337/362738/pbqdNn4qPB.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Din Syamsuddin (Koran SI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/08/13/337/362738/pbqdNn4qPB.jpg</image><title>Din Syamsuddin (Koran SI)</title></images><description>JAKARTA - Sebagai organisasi kemasyarakatan, Muhammadiyah mendorong pluralisme sebagai bentuk kemajemukan agama di Indonesia.Hal tersebut diungkapkan Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsudin saat bertemu dengan perwakilan komunitas gereja Indonesia di Gedung Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (13/8/2010).&amp;ldquo;Namun, bukan berarti Muhammadiyah memandang semua agama itu sama,&amp;rdquo; tegas Din.Din menandaskan, pluralisme tidak perlu ditentang karena bangsa Indonesia tediri dari keyakinan yang beragam. &amp;ldquo;Kesadaran kita atas pluralime adalah sebagai pernyataan bahwa kita itu berdampingan dalam kehidupan beragama,&amp;rdquo; jelas Din.Din juga mengaku prihatin dengan kondisi Indonesia yang masih rawan konflik terkait masalah agama.&amp;ldquo;Saya ikut prihatin dengan beberapa kejadian, termasuk yang terakhir saat umat Kristiani di Bekasi tidak bisa beribadah sesuai dengan keyakinan. Apa pun bentuknya, siapa pelakunya, mengatasnamakan pihak mana, kekerasan tetap salah,&amp;rdquo; cetus Din.</description><content:encoded>JAKARTA - Sebagai organisasi kemasyarakatan, Muhammadiyah mendorong pluralisme sebagai bentuk kemajemukan agama di Indonesia.Hal tersebut diungkapkan Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsudin saat bertemu dengan perwakilan komunitas gereja Indonesia di Gedung Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (13/8/2010).&amp;ldquo;Namun, bukan berarti Muhammadiyah memandang semua agama itu sama,&amp;rdquo; tegas Din.Din menandaskan, pluralisme tidak perlu ditentang karena bangsa Indonesia tediri dari keyakinan yang beragam. &amp;ldquo;Kesadaran kita atas pluralime adalah sebagai pernyataan bahwa kita itu berdampingan dalam kehidupan beragama,&amp;rdquo; jelas Din.Din juga mengaku prihatin dengan kondisi Indonesia yang masih rawan konflik terkait masalah agama.&amp;ldquo;Saya ikut prihatin dengan beberapa kejadian, termasuk yang terakhir saat umat Kristiani di Bekasi tidak bisa beribadah sesuai dengan keyakinan. Apa pun bentuknya, siapa pelakunya, mengatasnamakan pihak mana, kekerasan tetap salah,&amp;rdquo; cetus Din.</content:encoded></item></channel></rss>
