<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sejak Lama Simbol Negara Dijadikan Target Teroris</title><description>Target terorisme disebut-sebut kini beralih dari tempat umum ke simbol negara yaitu Presiden. Hal ini sebenarnya telah diprediksi sejak lama.</description><link>https://news.okezone.com/read/2010/08/15/339/363175/sejak-lama-simbol-negara-dijadikan-target-teroris</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2010/08/15/339/363175/sejak-lama-simbol-negara-dijadikan-target-teroris"/><item><title>Sejak Lama Simbol Negara Dijadikan Target Teroris</title><link>https://news.okezone.com/read/2010/08/15/339/363175/sejak-lama-simbol-negara-dijadikan-target-teroris</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2010/08/15/339/363175/sejak-lama-simbol-negara-dijadikan-target-teroris</guid><pubDate>Minggu 15 Agustus 2010 18:03 WIB</pubDate><dc:creator>Putri Werdiningsih</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/08/15/339/363175/FjyP1uWY4K.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/08/15/339/363175/FjyP1uWY4K.jpg</image><title></title></images><description>JAKARTA - Target terorisme disebut-sebut kini beralih dari tempat umum ke simbol negara yaitu Presiden. Hal ini sebenarnya telah diprediksi sejak lama.
Demikian dikatakan pengamat intelejen, Wawan Purwanto saat dihubungi okezone, Minggu (15/8/2010).
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Sebenarnya ini sudah terprediksi dan bukan hal yang mengagetkan,&amp;rdquo; terang Wawan.
&amp;nbsp;
Seperti diketahui, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) telah dua kali mengungkapkan adanya ancaman teroris terhadap dirinya. Terakhir, Presiden mengungkapkan hal ini dalam kunjungannya kunjungan di Secata Rindam III/Siliwangi, Pangalengan, Sabtu 7 Agustus lalu. Presiden mengaku mendapat laporan dari tim pengamanan bahwa ada ancaman teroris di Ciwidey, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.
&amp;nbsp;
Wawan menilai, ini merupakan suatu pertanda bahwa mereka sudah mulai menyerang apa yang menghalangi tindakannya.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Selanjutnya yang harus dipikirkan adalah bagaimana dipersiapkannya sistem pengamanan yang memadai,&amp;rdquo; pungkas dia.</description><content:encoded>JAKARTA - Target terorisme disebut-sebut kini beralih dari tempat umum ke simbol negara yaitu Presiden. Hal ini sebenarnya telah diprediksi sejak lama.
Demikian dikatakan pengamat intelejen, Wawan Purwanto saat dihubungi okezone, Minggu (15/8/2010).
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Sebenarnya ini sudah terprediksi dan bukan hal yang mengagetkan,&amp;rdquo; terang Wawan.
&amp;nbsp;
Seperti diketahui, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) telah dua kali mengungkapkan adanya ancaman teroris terhadap dirinya. Terakhir, Presiden mengungkapkan hal ini dalam kunjungannya kunjungan di Secata Rindam III/Siliwangi, Pangalengan, Sabtu 7 Agustus lalu. Presiden mengaku mendapat laporan dari tim pengamanan bahwa ada ancaman teroris di Ciwidey, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.
&amp;nbsp;
Wawan menilai, ini merupakan suatu pertanda bahwa mereka sudah mulai menyerang apa yang menghalangi tindakannya.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Selanjutnya yang harus dipikirkan adalah bagaimana dipersiapkannya sistem pengamanan yang memadai,&amp;rdquo; pungkas dia.</content:encoded></item></channel></rss>
