<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pemerintah Sekali-kali Perlu Marah pada Malaysia</title><description>Mantan anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Jimly Asshiddiqie ikut angkat bicara soal memanasnya hubungan Indonesia dengan Malaysia. Pemerintah diminta lebih galak pada tetangga serumpun itu.</description><link>https://news.okezone.com/read/2010/08/29/337/367727/pemerintah-sekali-kali-perlu-marah-pada-malaysia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2010/08/29/337/367727/pemerintah-sekali-kali-perlu-marah-pada-malaysia"/><item><title>Pemerintah Sekali-kali Perlu Marah pada Malaysia</title><link>https://news.okezone.com/read/2010/08/29/337/367727/pemerintah-sekali-kali-perlu-marah-pada-malaysia</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2010/08/29/337/367727/pemerintah-sekali-kali-perlu-marah-pada-malaysia</guid><pubDate>Minggu 29 Agustus 2010 04:17 WIB</pubDate><dc:creator>Siti Ruqoyah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/08/29/337/367727/gbylh2ErQE.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/08/29/337/367727/gbylh2ErQE.jpg</image><title></title></images><description>JAKARTA - Mantan anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Jimly Asshiddiqie ikut angkat bicara soal memanasnya hubungan Indonesia dengan Malaysia. Pemerintah diminta lebih galak pada tetangga serumpun itu.&quot;Masa bertahun-tahun tak diselesaikan juga. Jangan menerima begitu saja, kita sekali-kali perlu marah,&quot; tegas Jimly kepada wartawan, Sabtu (28/8/2010) malam.Kendati, kata mantan hakim konstitusi ini, pemerintah juga tetap harus bisa meredam kemarahan masyarakat yang acap kali tak terkendali.&quot;Pemerintah harus pandai mencari kata-kata yang tepat untuk menyalurkan kemarahan dengan cara tidak menyinggung perasaan dan pandai bertindak.  Para diplomat harus pandai cari formula itu,&quot; imbuhnya.&quot;Para pejabat kita harus tau diri juga. Jangan melihat masalah ini hanya masalah bilateral, tapi masalah dimana mencari orang yang suka marah itu,&quot; ungkap dia.&amp;nbsp;</description><content:encoded>JAKARTA - Mantan anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Jimly Asshiddiqie ikut angkat bicara soal memanasnya hubungan Indonesia dengan Malaysia. Pemerintah diminta lebih galak pada tetangga serumpun itu.&quot;Masa bertahun-tahun tak diselesaikan juga. Jangan menerima begitu saja, kita sekali-kali perlu marah,&quot; tegas Jimly kepada wartawan, Sabtu (28/8/2010) malam.Kendati, kata mantan hakim konstitusi ini, pemerintah juga tetap harus bisa meredam kemarahan masyarakat yang acap kali tak terkendali.&quot;Pemerintah harus pandai mencari kata-kata yang tepat untuk menyalurkan kemarahan dengan cara tidak menyinggung perasaan dan pandai bertindak.  Para diplomat harus pandai cari formula itu,&quot; imbuhnya.&quot;Para pejabat kita harus tau diri juga. Jangan melihat masalah ini hanya masalah bilateral, tapi masalah dimana mencari orang yang suka marah itu,&quot; ungkap dia.&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
