<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Taufiq Kiemas: Presiden Belum Isyaratkan Perang</title><description>Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Taufiq Kiemas menilai rencana pidato Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Markas Besar TNI di Cilangkap belum menunjukan isyarat adanya rencana perang dengan Malaysia. </description><link>https://news.okezone.com/read/2010/09/01/337/368965/taufiq-kiemas-presiden-belum-isyaratkan-perang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2010/09/01/337/368965/taufiq-kiemas-presiden-belum-isyaratkan-perang"/><item><title>Taufiq Kiemas: Presiden Belum Isyaratkan Perang</title><link>https://news.okezone.com/read/2010/09/01/337/368965/taufiq-kiemas-presiden-belum-isyaratkan-perang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2010/09/01/337/368965/taufiq-kiemas-presiden-belum-isyaratkan-perang</guid><pubDate>Rabu 01 September 2010 13:03 WIB</pubDate><dc:creator>Misbahol Munir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/09/01/337/368965/Q14A7fmhdT.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/09/01/337/368965/Q14A7fmhdT.jpg</image><title></title></images><description>JAKARTA - Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Taufiq Kiemas menilai rencana pidato Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Markas Besar TNI di Cilangkap belum menunjukan isyarat adanya rencana perang dengan Malaysia. &quot;Jadi jika ada pernyataan perang harusnya disampaikan di Gedung DPR dan bukan di markas TNI,&quot;ucapnya kepada wartawan di Gedung Nusantara, Rabu, (1/9/2010). Sebaliknya Taufiq menjelaskan untuk masalah perbatasan Indonesia dan Malaysia harus diselesaikan secara diplomasi.&quot;Diplomasi dan pernyataan tegas harus dijalankan keduanya. Karena dalam pernyataan tegas pasti ada ruang untuk diplomasi,&quot;pungkasnya. Seperti diketahui hubungan Indonesia Malaysia memanas menyusul ditangkapnya tiga petugas Kemetrian Kelautan dan Perikanan oleh polisi Diraja Malaysia beberapa waktu lalu. Kejadian ini menimbulkan amarah warga Indonesia sehingga membuat gerakan anti Malaysia. </description><content:encoded>JAKARTA - Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Taufiq Kiemas menilai rencana pidato Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Markas Besar TNI di Cilangkap belum menunjukan isyarat adanya rencana perang dengan Malaysia. &quot;Jadi jika ada pernyataan perang harusnya disampaikan di Gedung DPR dan bukan di markas TNI,&quot;ucapnya kepada wartawan di Gedung Nusantara, Rabu, (1/9/2010). Sebaliknya Taufiq menjelaskan untuk masalah perbatasan Indonesia dan Malaysia harus diselesaikan secara diplomasi.&quot;Diplomasi dan pernyataan tegas harus dijalankan keduanya. Karena dalam pernyataan tegas pasti ada ruang untuk diplomasi,&quot;pungkasnya. Seperti diketahui hubungan Indonesia Malaysia memanas menyusul ditangkapnya tiga petugas Kemetrian Kelautan dan Perikanan oleh polisi Diraja Malaysia beberapa waktu lalu. Kejadian ini menimbulkan amarah warga Indonesia sehingga membuat gerakan anti Malaysia. </content:encoded></item></channel></rss>
