<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ganjar Tolak Interpelasi karena Berujung Reshuffle</title><description>Usulan hak interpelasi atas kebijakan luar negeri Indonesia terhadap Malaysia disinyalir memiliki bunga-bunga politik, yang berujung pada reshuffle menteri.</description><link>https://news.okezone.com/read/2010/09/02/337/369263/ganjar-tolak-interpelasi-karena-berujung-reshuffle</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2010/09/02/337/369263/ganjar-tolak-interpelasi-karena-berujung-reshuffle"/><item><title>Ganjar Tolak Interpelasi karena Berujung Reshuffle</title><link>https://news.okezone.com/read/2010/09/02/337/369263/ganjar-tolak-interpelasi-karena-berujung-reshuffle</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2010/09/02/337/369263/ganjar-tolak-interpelasi-karena-berujung-reshuffle</guid><pubDate>Kamis 02 September 2010 10:29 WIB</pubDate><dc:creator>Lusi Catur Mahgriefie</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/09/02/337/369263/RtPGWN6iDG.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ganjar Pranowo</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/09/02/337/369263/RtPGWN6iDG.jpg</image><title>Ganjar Pranowo</title></images><description>JAKARTA- Usulan hak interpelasi atas kebijakan luar negeri Indonesia terhadap Malaysia disinyalir memiliki bunga-bunga politik, yang berujung pada reshuffle menteri.Demikian dikatakan politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Ganjar Pranowo saat dihubungi okezone, Kamis (2/9/2010).&amp;ldquo;Saya awalnya setuju (hak interpelasi) tapi akhirnya tidak, karena saya dengar ada bunga-bunga politik yang berujung ke reshuffle,&amp;rdquo; ucap Ganjar.Anggota Komisi II DPR itu mengaku kecewa dan trauma interpelasi nantinya menjadi seperti kasus Century, di mana ujungnya adalah menggulirkan Sri Mulyani dari posisi Menteri Keuangan.&amp;ldquo;Kami pernah kecewa dengan Century. Tiba-tiba semua berbalik. Seolah-olah (Pansus) Century agendanya untuk membuang Sri Mulyani sebagai Menkeu. Padahal itu konflik Sri Mulyani dengan Ical,&amp;rdquo; tandasnya.Jika benar-benar ingin interpelasi, tegasnya, harus mengundang Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dengan Menteri Luar Negeri.&amp;ldquo;Jangan hanya Menlu saja,&amp;rdquo; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA- Usulan hak interpelasi atas kebijakan luar negeri Indonesia terhadap Malaysia disinyalir memiliki bunga-bunga politik, yang berujung pada reshuffle menteri.Demikian dikatakan politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Ganjar Pranowo saat dihubungi okezone, Kamis (2/9/2010).&amp;ldquo;Saya awalnya setuju (hak interpelasi) tapi akhirnya tidak, karena saya dengar ada bunga-bunga politik yang berujung ke reshuffle,&amp;rdquo; ucap Ganjar.Anggota Komisi II DPR itu mengaku kecewa dan trauma interpelasi nantinya menjadi seperti kasus Century, di mana ujungnya adalah menggulirkan Sri Mulyani dari posisi Menteri Keuangan.&amp;ldquo;Kami pernah kecewa dengan Century. Tiba-tiba semua berbalik. Seolah-olah (Pansus) Century agendanya untuk membuang Sri Mulyani sebagai Menkeu. Padahal itu konflik Sri Mulyani dengan Ical,&amp;rdquo; tandasnya.Jika benar-benar ingin interpelasi, tegasnya, harus mengundang Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dengan Menteri Luar Negeri.&amp;ldquo;Jangan hanya Menlu saja,&amp;rdquo; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
