<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dipepet Rampok, Nasabah Ngacir ke Kantor Polisi</title><description>Heri dan Alim, dua orang nasabah BNI melarikan diri ke Markas Polda Bali karena merasa dibuntuti sejumlah pengendara motor yang diduga perampok. </description><link>https://news.okezone.com/read/2010/09/03/340/369972/dipepet-rampok-nasabah-ngacir-ke-kantor-polisi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2010/09/03/340/369972/dipepet-rampok-nasabah-ngacir-ke-kantor-polisi"/><item><title>Dipepet Rampok, Nasabah Ngacir ke Kantor Polisi</title><link>https://news.okezone.com/read/2010/09/03/340/369972/dipepet-rampok-nasabah-ngacir-ke-kantor-polisi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2010/09/03/340/369972/dipepet-rampok-nasabah-ngacir-ke-kantor-polisi</guid><pubDate>Jum'at 03 September 2010 23:05 WIB</pubDate><dc:creator>Rohmat</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/09/03/340/369972/poUUauez3r.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/09/03/340/369972/poUUauez3r.jpg</image><title>Ilustrasi</title></images><description>DENPASAR - Heri dan Alim, dua orang nasabah BNI melarikan diri ke Markas Polda Bali karena merasa dibuntuti sejumlah pengendara motor yang diduga perampok. Keduanya nekat menjalankan kendaraannya meski ban belakangnya kempes, langsung masuk ke areal Polda Bali di Jalan WR Supratman, Denpasar, Jumat sore (3/9/2010).&amp;nbsp;&quot;Kami curiga ada sepeda motor terus mengikuti dari belakang, terus terang kami takut dirampok, terpaksa masuk ke sini agar aman,&quot; terang Alim, warga di Jalan Bedahulu, Denpasar.Diceritakan Alim, awalnya mengambil uang sebesar Rp100 juta di Bank BNI Jalan Gajah Mada, Denpasar, pukul 13.30 Wita. Setelah itu keduanya kembali mengambil uang di Bank Mandiri di Jalan Veteran Denpasar sebesar Rp185 juta.Saat pulang sekitar pukul 15.15 Wita, sesampainya di jalan Patimura, arus lalu lintas&amp;nbsp; di jalur satu arah itu tengah macet, sehingga mobil yang mereka kendarai melaju perlahan. Namun belakangan ia mengetahui jika ban mobilnya&amp;nbsp; kempes.Seketika itu Alim mulai curiga setelah melihat di belakangnya beberapa pengendara sepeda motor memakai helm cerobong dengan jaket hitam terus memepet mobilnya. &quot;Firasat saya memang sudah tidak enak, walaupun ban bocor, kami langsung lari ke Polda Bali. Terus terang saya takut, soalnya baru ambil uang dari bank cukup banyak, &quot; ujarnya kepada wartawan. Belakangan diketahui, kecurigaan korban terbukti sebab setelah diteliti ternyata ban mobil belakang sebelah kiri sudah menancap paku khusus. &quot;Apa yang dilakukan keduanya sudah tepat untuk menghindari bahaya. Melihat bukti yang ada memang mengarah ada pelaku yang berusaha melakukan tindak pidana dengan modus coblos ban,&quot; Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Gde Sugianyar secara terpisah.</description><content:encoded>DENPASAR - Heri dan Alim, dua orang nasabah BNI melarikan diri ke Markas Polda Bali karena merasa dibuntuti sejumlah pengendara motor yang diduga perampok. Keduanya nekat menjalankan kendaraannya meski ban belakangnya kempes, langsung masuk ke areal Polda Bali di Jalan WR Supratman, Denpasar, Jumat sore (3/9/2010).&amp;nbsp;&quot;Kami curiga ada sepeda motor terus mengikuti dari belakang, terus terang kami takut dirampok, terpaksa masuk ke sini agar aman,&quot; terang Alim, warga di Jalan Bedahulu, Denpasar.Diceritakan Alim, awalnya mengambil uang sebesar Rp100 juta di Bank BNI Jalan Gajah Mada, Denpasar, pukul 13.30 Wita. Setelah itu keduanya kembali mengambil uang di Bank Mandiri di Jalan Veteran Denpasar sebesar Rp185 juta.Saat pulang sekitar pukul 15.15 Wita, sesampainya di jalan Patimura, arus lalu lintas&amp;nbsp; di jalur satu arah itu tengah macet, sehingga mobil yang mereka kendarai melaju perlahan. Namun belakangan ia mengetahui jika ban mobilnya&amp;nbsp; kempes.Seketika itu Alim mulai curiga setelah melihat di belakangnya beberapa pengendara sepeda motor memakai helm cerobong dengan jaket hitam terus memepet mobilnya. &quot;Firasat saya memang sudah tidak enak, walaupun ban bocor, kami langsung lari ke Polda Bali. Terus terang saya takut, soalnya baru ambil uang dari bank cukup banyak, &quot; ujarnya kepada wartawan. Belakangan diketahui, kecurigaan korban terbukti sebab setelah diteliti ternyata ban mobil belakang sebelah kiri sudah menancap paku khusus. &quot;Apa yang dilakukan keduanya sudah tepat untuk menghindari bahaya. Melihat bukti yang ada memang mengarah ada pelaku yang berusaha melakukan tindak pidana dengan modus coblos ban,&quot; Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Gde Sugianyar secara terpisah.</content:encoded></item></channel></rss>
