<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>TNI: Pasukan di Perbatasan Hanya Pergantian Biasa</title><description>Kepala Penerangan Daerah Militer XII Tanjungpura, Letnan Kolonel Arm, Totok Suhartono mengatakan pengiriman pasukan ke perbatasan tidak ada hubungannya dengan ketegangan Indonesia dengan Malaysia belakangan ini. </description><link>https://news.okezone.com/read/2010/09/04/339/370074/tni-pasukan-di-perbatasan-hanya-pergantian-biasa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2010/09/04/339/370074/tni-pasukan-di-perbatasan-hanya-pergantian-biasa"/><item><title>TNI: Pasukan di Perbatasan Hanya Pergantian Biasa</title><link>https://news.okezone.com/read/2010/09/04/339/370074/tni-pasukan-di-perbatasan-hanya-pergantian-biasa</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2010/09/04/339/370074/tni-pasukan-di-perbatasan-hanya-pergantian-biasa</guid><pubDate>Sabtu 04 September 2010 12:01 WIB</pubDate><dc:creator>Aceng Mukaram</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/09/04/339/370074/036tHF6sER.jpg" expression="full" type="image/jpeg">ilustrasi (alutsista.blogspot.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/09/04/339/370074/036tHF6sER.jpg</image><title>ilustrasi (alutsista.blogspot.com)</title></images><description>JAKARTA - Kepala Penerangan Daerah Militer XII Tanjungpura, Letnan Kolonel Arm, Totok Suhartono mengatakan pengiriman pasukan ke perbatasan tidak ada hubungannya dengan ketegangan Indonesia dengan Malaysia belakangan ini. &quot;Pengiriman pasukan ini untuk menggantikan Bataliyon 642 Sintang yang sebelumnya sudah bertugas di sana dan sekarang digantikan dengan Bataliyon 641 Singkawang,&quot; kata Totok Suhartono, Sabtu, (4/9/2010) Totok mengatakan, pengiriman pasukan tersebut dilakukan pada awal bulan September lalu. Namun ia tidak menjelaskan berapa lama pasukan tersebut akan ditempatkan. &quot;Pasukan harus siap ditempatkan dimana saja, kapan saja dan taat kepada perintah,&quot; tegasnya lagi. Sedangkan mengenai situasi di perbatasan Indonesia-Malaysia, ia mengaku sejauh ini masih dalam kondisi aman. &quot;Tidak ada pembakaran bendera. Adem ayem saja,&quot;pungkasnya lagi.&amp;nbsp; &amp;nbsp; Seperti diketahui hubungan Indonesia-Malaysia kembali memanas menyusul ditangkapnya tiga petugas Kementrian Kelautan dan Perikanan oleh polisi Diraja Malaysia. Penangkapan tersebut selanjutnya menimbulkan sikap anti-Malaysia di sejumlah daerah. Sikap anti-Malaysia ini dilakukan oleh masyarakat Indonesia dengan menggelar sejumlah aksi mulai aksi demosntrasi, aksi pembakaran bendera Malasysia sampai pada aksi pelemparan kotoran ke Dubes Malaysia. </description><content:encoded>JAKARTA - Kepala Penerangan Daerah Militer XII Tanjungpura, Letnan Kolonel Arm, Totok Suhartono mengatakan pengiriman pasukan ke perbatasan tidak ada hubungannya dengan ketegangan Indonesia dengan Malaysia belakangan ini. &quot;Pengiriman pasukan ini untuk menggantikan Bataliyon 642 Sintang yang sebelumnya sudah bertugas di sana dan sekarang digantikan dengan Bataliyon 641 Singkawang,&quot; kata Totok Suhartono, Sabtu, (4/9/2010) Totok mengatakan, pengiriman pasukan tersebut dilakukan pada awal bulan September lalu. Namun ia tidak menjelaskan berapa lama pasukan tersebut akan ditempatkan. &quot;Pasukan harus siap ditempatkan dimana saja, kapan saja dan taat kepada perintah,&quot; tegasnya lagi. Sedangkan mengenai situasi di perbatasan Indonesia-Malaysia, ia mengaku sejauh ini masih dalam kondisi aman. &quot;Tidak ada pembakaran bendera. Adem ayem saja,&quot;pungkasnya lagi.&amp;nbsp; &amp;nbsp; Seperti diketahui hubungan Indonesia-Malaysia kembali memanas menyusul ditangkapnya tiga petugas Kementrian Kelautan dan Perikanan oleh polisi Diraja Malaysia. Penangkapan tersebut selanjutnya menimbulkan sikap anti-Malaysia di sejumlah daerah. Sikap anti-Malaysia ini dilakukan oleh masyarakat Indonesia dengan menggelar sejumlah aksi mulai aksi demosntrasi, aksi pembakaran bendera Malasysia sampai pada aksi pelemparan kotoran ke Dubes Malaysia. </content:encoded></item></channel></rss>
