<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kena Percikan Petasan, Rumah Warga Terbakar</title><description>Diduga dipicu percikan api dari petasan, sebuah rumah di Jalan Sukun 10, Perumnas Kamal, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, Terbakar, Jumat (3/9/2010). Akibatnya seluruh isi rumah hangus terbakar.</description><link>https://news.okezone.com/read/2010/09/04/340/369989/kena-percikan-petasan-rumah-warga-terbakar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2010/09/04/340/369989/kena-percikan-petasan-rumah-warga-terbakar"/><item><title>Kena Percikan Petasan, Rumah Warga Terbakar</title><link>https://news.okezone.com/read/2010/09/04/340/369989/kena-percikan-petasan-rumah-warga-terbakar</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2010/09/04/340/369989/kena-percikan-petasan-rumah-warga-terbakar</guid><pubDate>Sabtu 04 September 2010 02:14 WIB</pubDate><dc:creator>Subairi (Koran Sindo)</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/09/03/340/369989/oQu7C0I9rE.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/09/03/340/369989/oQu7C0I9rE.jpg</image><title>Ilustrasi</title></images><description>BANGKALAN - Diduga dipicu percikan api dari petasan, sebuah rumah di Jalan Sukun 10, Perumnas Kamal, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, Terbakar, Jumat (3/9/2010). Akibatnya seluruh isi rumah hangus terbakar.Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, karena pemilik rumah, Abdul Azis (37), sedang berada di lantai dasar. Menurut Ghonimatus Sakdiyah (34), istri korban, sebelum kebakaran terjadi, ada sejumlah anak kecil yang sedang bermain petasan.Diduga kuat satu di antara beberapa petasan masuk ke salah satu kamar yang terletak di lantai dua. &amp;ldquo;Yang jelas, sebelum terbakar ada suara ledakan yang kemungkinan adalah mercon,&amp;rdquo; ujarnya.Sakdiyah menjelaskan, dirinya baru tahu kalau ada kebakaran setelah salat Dzuhur. Itu dirasa setelah ada bau yang menyengat, dia langsung mencari tahu dan ternyata lantai dua terbakar. Selanjutnya, dia bersama seluruh keluarga yang ada di lantai dasar berhamburan ke luar rumah.Selang beberapa jam kemudian, dua kamar yang ada di lantai dua ludes terbakar. Beruntung api tidak sampai menjalar ke lantai dasar, karena bisa dikendalikan oleh warga setempat dengan melakukan pemadaman ala kadarnya.Petugas pemadam kebarakan terlambat datang ke lokasi kejadian, sehingga mereka hanya melakukan pembasahan di lokasi supaya tidak merembet ke rumah yang lain. &amp;ldquo;Meski demikian, kerugian ditaksir mencapai puluhan juta,&amp;rdquo; urainya.Kapolsek Kamal, AKP Eddy, menyatakan masih belum mengetahui secara pasti penyebab kasus kebakaran itu karena masih diselidiki. Dalam waktu dekat, dia akan memanggil pemilik rumah untuk dimintai keterangan lebih lanjut.&amp;ldquo;Yang pasti, api sudah berhasil dikuasai dan petugas masih melakukan olah TKP. Jadi, belum bisa diketahui secara pasti apa penyebabnya,&amp;rdquo; tegasnya.</description><content:encoded>BANGKALAN - Diduga dipicu percikan api dari petasan, sebuah rumah di Jalan Sukun 10, Perumnas Kamal, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, Terbakar, Jumat (3/9/2010). Akibatnya seluruh isi rumah hangus terbakar.Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, karena pemilik rumah, Abdul Azis (37), sedang berada di lantai dasar. Menurut Ghonimatus Sakdiyah (34), istri korban, sebelum kebakaran terjadi, ada sejumlah anak kecil yang sedang bermain petasan.Diduga kuat satu di antara beberapa petasan masuk ke salah satu kamar yang terletak di lantai dua. &amp;ldquo;Yang jelas, sebelum terbakar ada suara ledakan yang kemungkinan adalah mercon,&amp;rdquo; ujarnya.Sakdiyah menjelaskan, dirinya baru tahu kalau ada kebakaran setelah salat Dzuhur. Itu dirasa setelah ada bau yang menyengat, dia langsung mencari tahu dan ternyata lantai dua terbakar. Selanjutnya, dia bersama seluruh keluarga yang ada di lantai dasar berhamburan ke luar rumah.Selang beberapa jam kemudian, dua kamar yang ada di lantai dua ludes terbakar. Beruntung api tidak sampai menjalar ke lantai dasar, karena bisa dikendalikan oleh warga setempat dengan melakukan pemadaman ala kadarnya.Petugas pemadam kebarakan terlambat datang ke lokasi kejadian, sehingga mereka hanya melakukan pembasahan di lokasi supaya tidak merembet ke rumah yang lain. &amp;ldquo;Meski demikian, kerugian ditaksir mencapai puluhan juta,&amp;rdquo; urainya.Kapolsek Kamal, AKP Eddy, menyatakan masih belum mengetahui secara pasti penyebab kasus kebakaran itu karena masih diselidiki. Dalam waktu dekat, dia akan memanggil pemilik rumah untuk dimintai keterangan lebih lanjut.&amp;ldquo;Yang pasti, api sudah berhasil dikuasai dan petugas masih melakukan olah TKP. Jadi, belum bisa diketahui secara pasti apa penyebabnya,&amp;rdquo; tegasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
