<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Peluru Bersarang di Kepala Korban</title><description>Sebutir peluru senapan angin yang dimuntahkan secara tidak sengaja oleh Rz (11), bocah SD teman anak Gubernur Jabar Ahmad Heryawan, sempat bersarang di kepala korban Raihan (11).</description><link>https://news.okezone.com/read/2010/09/04/340/370099/peluru-bersarang-di-kepala-korban</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2010/09/04/340/370099/peluru-bersarang-di-kepala-korban"/><item><title>Peluru Bersarang di Kepala Korban</title><link>https://news.okezone.com/read/2010/09/04/340/370099/peluru-bersarang-di-kepala-korban</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2010/09/04/340/370099/peluru-bersarang-di-kepala-korban</guid><pubDate>Sabtu 04 September 2010 13:03 WIB</pubDate><dc:creator>Gin Gin Tigin Ginulur</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/09/04/340/370099/Jalm7A1qwt.jpg" expression="full" type="image/jpeg">ilustrasi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/09/04/340/370099/Jalm7A1qwt.jpg</image><title>ilustrasi</title></images><description>BANDUNG -Sebutir peluru senapan angin yang dimuntahkan secara tidak sengaja oleh Rz (11), bocah SD teman anak Gubernur Jabar Ahmad Heryawan, sempat bersarang di kepala korban Raihan (11). Setelah menjalani operasi di ruang Yoseph, peluru sudah berhasil diangkat dan&amp;nbsp; kondisi korban sudah membaik.&quot;Anak saya menderita luka di bagian kepala belakang. Peluru sempat bersarang di kepalanya,&quot; kata ayah korban, Oki Riyanto (39), saat ditemui wartawan di RS Borromeus, Sabtu (4/9/2010) siang.Oki sendiri mengaku tidak tahu kronologi kejadian yang membuat anak ketiganya terluka. Ia mendapat kabar dari pihak rumah dinas gubernur di Gedung Pakuan sekitar pukul 16.00 WIB sore kemarin.&quot;Tahunya anak saya sudah ada di salah satu rumah sakit internasional di Bandung kemarin sore,&quot; kata Oki.Oki kemudian mendatangi rumah sakit tersebut. Kemudian, ia melihat kondisi anaknya. Dengan berbagai pertimbangan, ia kemudian mengusulkan anaknya dibawa ke RS Borromeus.&quot;Setelah dipertimbangkan, sebaiknya saya membawa anak saya ke Borromeus,&quot; kata Oki.Raihan Ahmad (11), tertembak senapan angin oleh Rz, teman bermainnya, di rumah dinas Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan di Gedung Pakuan, Jumat (3/9/2010) sore. Saat kejadian, ia tengah berada di kamar anak gubernur yang sudah kuliah bersama dua teman lainnya. Sementara anak gubernur tidak ada di rumah karena sedang mengikuti les.</description><content:encoded>BANDUNG -Sebutir peluru senapan angin yang dimuntahkan secara tidak sengaja oleh Rz (11), bocah SD teman anak Gubernur Jabar Ahmad Heryawan, sempat bersarang di kepala korban Raihan (11). Setelah menjalani operasi di ruang Yoseph, peluru sudah berhasil diangkat dan&amp;nbsp; kondisi korban sudah membaik.&quot;Anak saya menderita luka di bagian kepala belakang. Peluru sempat bersarang di kepalanya,&quot; kata ayah korban, Oki Riyanto (39), saat ditemui wartawan di RS Borromeus, Sabtu (4/9/2010) siang.Oki sendiri mengaku tidak tahu kronologi kejadian yang membuat anak ketiganya terluka. Ia mendapat kabar dari pihak rumah dinas gubernur di Gedung Pakuan sekitar pukul 16.00 WIB sore kemarin.&quot;Tahunya anak saya sudah ada di salah satu rumah sakit internasional di Bandung kemarin sore,&quot; kata Oki.Oki kemudian mendatangi rumah sakit tersebut. Kemudian, ia melihat kondisi anaknya. Dengan berbagai pertimbangan, ia kemudian mengusulkan anaknya dibawa ke RS Borromeus.&quot;Setelah dipertimbangkan, sebaiknya saya membawa anak saya ke Borromeus,&quot; kata Oki.Raihan Ahmad (11), tertembak senapan angin oleh Rz, teman bermainnya, di rumah dinas Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan di Gedung Pakuan, Jumat (3/9/2010) sore. Saat kejadian, ia tengah berada di kamar anak gubernur yang sudah kuliah bersama dua teman lainnya. Sementara anak gubernur tidak ada di rumah karena sedang mengikuti les.</content:encoded></item></channel></rss>
