<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Insiden Bocah Tertembak, Polisi Periksa 4 Saksi</title><description>Polisi memeriksa 4 saksi terkait kasus penembakan bocah oleh teman bermainnya di rumah Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan, Jumat 3 September lalu. Keempat saksi tersebut di antaranya cleaning service, supir, dan Kasubag Rumah dinas (rumdin) gubernur.</description><link>https://news.okezone.com/read/2010/09/04/340/370120/insiden-bocah-tertembak-polisi-periksa-4-saksi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2010/09/04/340/370120/insiden-bocah-tertembak-polisi-periksa-4-saksi"/><item><title>Insiden Bocah Tertembak, Polisi Periksa 4 Saksi</title><link>https://news.okezone.com/read/2010/09/04/340/370120/insiden-bocah-tertembak-polisi-periksa-4-saksi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2010/09/04/340/370120/insiden-bocah-tertembak-polisi-periksa-4-saksi</guid><pubDate>Sabtu 04 September 2010 14:45 WIB</pubDate><dc:creator>Gin Gin Tigin Ginulur</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/09/04/340/370120/4DKxF6RCqH.jpg" expression="full" type="image/jpeg">ilustrasi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/09/04/340/370120/4DKxF6RCqH.jpg</image><title>ilustrasi</title></images><description>BANDUNG - Polisi memeriksa 4 saksi terkait kasus penembakan bocah oleh teman bermainnya di rumah Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan, Jumat 3 September lalu. Keempat saksi tersebut di antaranya cleaning service, supir, dan Kasubag Rumah dinas (rumdin) gubernur.&quot;Dari kemarin kita sudah memeriksa 4 saksi. Sampai sekarang masih berlanjut. Yang diperiksa di antaranya cleaning service, supir, dan kabag rumah tangga,&quot; kata Kasatreskrim Polrestabes Bandung AKBP Tubagus Ade Hidayat saat dihubungi wartawan, Sabtu (4/9/2010).Rencananya, kata Tubagus, hari ini anak-anak yang terlibat dalam kejadian tersebut juga akan diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi. Lantaran masih di bawah umur pemeriksaan menurutnya dilakukan secara tertutup.&quot;Untuk 4 saksi, mereka diperiksa di Unit I Satreskrim Mapolrestabes Bandung. Kalau anak-anak, pemeriksaan berlangsung tertutup,&quot; kata Tubagus.Pemeriksaan anak-anak tersebut tidak termasuk anak gubernur, lantaran yang bersangkutan tidak ada di tempat. &quot;Anak gubernur kan tidak ikut, jadi tidak diperiksa,&quot; kata Tubagus.Seperti diketahui, Raihan Ahmad (11), tertembak senapan angin oleh Rz, teman bermainnya, di rumah dinas Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan di Gedung Pakuan, Jumat (3/9/2010) sore. Saat kejadian, ia tengah berada di kamar anak gubernur yang sudah kuliah bersama dua teman lainnya. Sementara anak gubernur tidak ada di rumah karena sedang mengikuti les.</description><content:encoded>BANDUNG - Polisi memeriksa 4 saksi terkait kasus penembakan bocah oleh teman bermainnya di rumah Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan, Jumat 3 September lalu. Keempat saksi tersebut di antaranya cleaning service, supir, dan Kasubag Rumah dinas (rumdin) gubernur.&quot;Dari kemarin kita sudah memeriksa 4 saksi. Sampai sekarang masih berlanjut. Yang diperiksa di antaranya cleaning service, supir, dan kabag rumah tangga,&quot; kata Kasatreskrim Polrestabes Bandung AKBP Tubagus Ade Hidayat saat dihubungi wartawan, Sabtu (4/9/2010).Rencananya, kata Tubagus, hari ini anak-anak yang terlibat dalam kejadian tersebut juga akan diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi. Lantaran masih di bawah umur pemeriksaan menurutnya dilakukan secara tertutup.&quot;Untuk 4 saksi, mereka diperiksa di Unit I Satreskrim Mapolrestabes Bandung. Kalau anak-anak, pemeriksaan berlangsung tertutup,&quot; kata Tubagus.Pemeriksaan anak-anak tersebut tidak termasuk anak gubernur, lantaran yang bersangkutan tidak ada di tempat. &quot;Anak gubernur kan tidak ikut, jadi tidak diperiksa,&quot; kata Tubagus.Seperti diketahui, Raihan Ahmad (11), tertembak senapan angin oleh Rz, teman bermainnya, di rumah dinas Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan di Gedung Pakuan, Jumat (3/9/2010) sore. Saat kejadian, ia tengah berada di kamar anak gubernur yang sudah kuliah bersama dua teman lainnya. Sementara anak gubernur tidak ada di rumah karena sedang mengikuti les.</content:encoded></item></channel></rss>
