<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ibas: Alat Tempur Tak Mendukung, RI Belum Siap Perang</title><description>Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Edhie Baskoro Yudhoyono menilai dari segi finansial dan peralatan perang, Indonesia belum mampu untuk berperang.</description><link>https://news.okezone.com/read/2010/09/05/337/370289/ibas-alat-tempur-tak-mendukung-ri-belum-siap-perang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2010/09/05/337/370289/ibas-alat-tempur-tak-mendukung-ri-belum-siap-perang"/><item><title>Ibas: Alat Tempur Tak Mendukung, RI Belum Siap Perang</title><link>https://news.okezone.com/read/2010/09/05/337/370289/ibas-alat-tempur-tak-mendukung-ri-belum-siap-perang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2010/09/05/337/370289/ibas-alat-tempur-tak-mendukung-ri-belum-siap-perang</guid><pubDate>Minggu 05 September 2010 15:04 WIB</pubDate><dc:creator>Bramantyo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/09/05/337/370289/vFwuNlaQCy.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/09/05/337/370289/vFwuNlaQCy.jpg</image><title></title></images><description>SOLO - Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Edhie Baskoro Yudhoyono menilai wacana sejumlah pihak untuk menyelesaikan ketegangan hubungan Indonesia-Malaysia dengan perang harus dipikirkan kembali. Karena dari segi finansial dan peralatan perang, Indonesia belum mampu untuk berperang.&quot;Keputusan untuk perang harus dipikirkan. Dari segi finansial Indonesia belum mampu untuk berperang dan persenjataan yang dimiliki TNI kita juga tidak mendukung,&quot; ujar pria yang akrab disapa Ibas ini di sela-sela temu kader Partai Demokrat di Solo, Jawa Tengah, Minggu (5/9/2010).Untuk itu, Sekjen Partai Demokrat itu mendukung sepenuhnya langkah Presiden Susilo Bambang Yuhoyono (SBY) yang menempuh jalur diplomatik untuk menyelesaikan masalah dengan negara tetangga serumpun itu.&quot;Saya mendukung sepenuhnya langkah Presiden mengambil jalur diplomatik dengan menyelesaikan ketegangan Indonesia dengan Malaysia. Indonesia lebih mengedepankan perdamaian dan kerja sama yang mendalam dengan negara-negara tetangga,&quot; pungkasnya.(bul)</description><content:encoded>SOLO - Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Edhie Baskoro Yudhoyono menilai wacana sejumlah pihak untuk menyelesaikan ketegangan hubungan Indonesia-Malaysia dengan perang harus dipikirkan kembali. Karena dari segi finansial dan peralatan perang, Indonesia belum mampu untuk berperang.&quot;Keputusan untuk perang harus dipikirkan. Dari segi finansial Indonesia belum mampu untuk berperang dan persenjataan yang dimiliki TNI kita juga tidak mendukung,&quot; ujar pria yang akrab disapa Ibas ini di sela-sela temu kader Partai Demokrat di Solo, Jawa Tengah, Minggu (5/9/2010).Untuk itu, Sekjen Partai Demokrat itu mendukung sepenuhnya langkah Presiden Susilo Bambang Yuhoyono (SBY) yang menempuh jalur diplomatik untuk menyelesaikan masalah dengan negara tetangga serumpun itu.&quot;Saya mendukung sepenuhnya langkah Presiden mengambil jalur diplomatik dengan menyelesaikan ketegangan Indonesia dengan Malaysia. Indonesia lebih mengedepankan perdamaian dan kerja sama yang mendalam dengan negara-negara tetangga,&quot; pungkasnya.(bul)</content:encoded></item></channel></rss>
