<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Badrul Kamal Calon Walikota Depok Terkaya</title><description>Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok menerima laporan harta  kekayaan calon walikota dan wakil walikota Depok dari Komisi  Pemberantasan Korupsi (KPK).</description><link>https://news.okezone.com/read/2010/09/07/338/370768/badrul-kamal-calon-walikota-depok-terkaya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2010/09/07/338/370768/badrul-kamal-calon-walikota-depok-terkaya"/><item><title>Badrul Kamal Calon Walikota Depok Terkaya</title><link>https://news.okezone.com/read/2010/09/07/338/370768/badrul-kamal-calon-walikota-depok-terkaya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2010/09/07/338/370768/badrul-kamal-calon-walikota-depok-terkaya</guid><pubDate>Selasa 07 September 2010 07:07 WIB</pubDate><dc:creator>Marieska Harya Virdhani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/09/06/338/370768/bosIGaTT6F.jpg" expression="full" type="image/jpeg">wordpress (ilustrasi)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/09/06/338/370768/bosIGaTT6F.jpg</image><title>wordpress (ilustrasi)</title></images><description>DEPOK &amp;ndash; Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok menerima laporan harta kekayaan calon walikota dan wakil walikota Depok dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
&amp;nbsp;
Laporan harta kekayaan tersebut merupakan salah satu syarat setiap pasangan calon untuk maju dalam Pemilukada Depok 16 Oktober 2010.
&amp;nbsp;
Dalam laporan tersebut disebutkan pasangan Gagah Sunu Sumantri&amp;ndash;Derry Drajat memiliki total kekayaan mencapai  Rp2,395 milyar. Pasangan Yuyun Wirasaputra&amp;ndash; Pradi Supriyatna memiliki total kekayaan mencapai Rp8,851 milyar. Pasangan Nurmahmudi Ismail&amp;ndash;Idris Abdul Somad memiliki total kekayaan mencapai Rp4,546 milyar.
&amp;nbsp;
Sementara pasangan terkaya adalah mantan walikota Depok Badrul Kamal yang berpasangan dengan seorang pengusaha Supriyanto dengan total kekayaan mencapai Rp11,158 milyar.
&amp;nbsp;
Laporan tersebut berdasarkan surat KPK bernomor B-2187/12/08/2010 tertanggal 30 Agustus 2010. Ketua KPU Kota Depok Muhammad Hassan mengatakan, laporan tersebut dapat menjadi asas keterbukaan terhadap publik secara transparan.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Kami umumkan ditempel di tiap&amp;ndash;tiap kelurahan, biar terbuka, karena mereka nantinya kan akan menjadi pejabat publik jadi masyarakat berhak tahu kekayaan setiap calon baik sebelum maupun setelah menjabat,&amp;rdquo; ujarnya kepada wartawan, Senin (06/09/10).
&amp;nbsp;
Hassan menambahkan, harta kekayaan tersebut tidak termasuk dengan laporan dana kampanye. Sebab, kata Hassan, nantinya dana kampanye akan diaudit oleh akuntan publik setelah massa kampanye.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Ini hanya sebagai salah satu syarat jadi tidak termasuk dana kampanye, tidak disebutkan darimana asal harta kekayaannya, hanya harta bergerak dan tak bergerak,&amp;rdquo; tandasnya.</description><content:encoded>DEPOK &amp;ndash; Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok menerima laporan harta kekayaan calon walikota dan wakil walikota Depok dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
&amp;nbsp;
Laporan harta kekayaan tersebut merupakan salah satu syarat setiap pasangan calon untuk maju dalam Pemilukada Depok 16 Oktober 2010.
&amp;nbsp;
Dalam laporan tersebut disebutkan pasangan Gagah Sunu Sumantri&amp;ndash;Derry Drajat memiliki total kekayaan mencapai  Rp2,395 milyar. Pasangan Yuyun Wirasaputra&amp;ndash; Pradi Supriyatna memiliki total kekayaan mencapai Rp8,851 milyar. Pasangan Nurmahmudi Ismail&amp;ndash;Idris Abdul Somad memiliki total kekayaan mencapai Rp4,546 milyar.
&amp;nbsp;
Sementara pasangan terkaya adalah mantan walikota Depok Badrul Kamal yang berpasangan dengan seorang pengusaha Supriyanto dengan total kekayaan mencapai Rp11,158 milyar.
&amp;nbsp;
Laporan tersebut berdasarkan surat KPK bernomor B-2187/12/08/2010 tertanggal 30 Agustus 2010. Ketua KPU Kota Depok Muhammad Hassan mengatakan, laporan tersebut dapat menjadi asas keterbukaan terhadap publik secara transparan.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Kami umumkan ditempel di tiap&amp;ndash;tiap kelurahan, biar terbuka, karena mereka nantinya kan akan menjadi pejabat publik jadi masyarakat berhak tahu kekayaan setiap calon baik sebelum maupun setelah menjabat,&amp;rdquo; ujarnya kepada wartawan, Senin (06/09/10).
&amp;nbsp;
Hassan menambahkan, harta kekayaan tersebut tidak termasuk dengan laporan dana kampanye. Sebab, kata Hassan, nantinya dana kampanye akan diaudit oleh akuntan publik setelah massa kampanye.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Ini hanya sebagai salah satu syarat jadi tidak termasuk dana kampanye, tidak disebutkan darimana asal harta kekayaannya, hanya harta bergerak dan tak bergerak,&amp;rdquo; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
