<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Muhammadiyah Sulsel Nobar Film Sang Pencerah</title><description>Pengurus Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Selatan menggelar acara nonton bareng (nobar) film Sang Pencerah bagi kadernya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2010/09/17/340/372912/muhammadiyah-sulsel-nobar-film-sang-pencerah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2010/09/17/340/372912/muhammadiyah-sulsel-nobar-film-sang-pencerah"/><item><title>Muhammadiyah Sulsel Nobar Film Sang Pencerah</title><link>https://news.okezone.com/read/2010/09/17/340/372912/muhammadiyah-sulsel-nobar-film-sang-pencerah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2010/09/17/340/372912/muhammadiyah-sulsel-nobar-film-sang-pencerah</guid><pubDate>Jum'at 17 September 2010 04:00 WIB</pubDate><dc:creator>Andi Aisyah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/09/16/340/372912/q10Vt2Q82z.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/09/16/340/372912/q10Vt2Q82z.jpg</image><title></title></images><description>MAKASSAR - Nonton bareng ini untuk membangunkan kembali semangat perjuangan Muhammadiyah yang dikisahkan dalam film besutan sutradara Hanung Bramantyo. Kepala kantor PW Muhammadiyah Sulsel Aidir Fikra Siagian mengatakan, parade nobar itu bertujuan memperkenalkan lebih dalam sejarah perjuangan Muhammadiyah.Dia mengaku selama ini mengetahui sejarah Muhammadiyah dari literatur buku.&quot;Setidaknya jika dinonton akan berbeda efeknya. Akan timbul semangat baru yang lebih baik lagi, &quot;ujarnya kepada wartawan, Kamis, (16/9/2010).Sementara itu Wakil Ketua PW Muhammadiyah Sulsel, Dahlan Yusuf berpesan agar kader muda Muhammadiyah meneladani figur Ahmad Dahlan yang gigih memperjuangkan muhammadiyah di masa-masa awal itu.&quot;Film ini sangat bermanfaaat bagi kader-kader Muhammadiyah untuk bercermin pada pendiri Muhammadiyah Ahmad Dahlan. Mereka dapat menjadikan itu sebagai bahan pelajaran hidup, &quot; tuturnya.</description><content:encoded>MAKASSAR - Nonton bareng ini untuk membangunkan kembali semangat perjuangan Muhammadiyah yang dikisahkan dalam film besutan sutradara Hanung Bramantyo. Kepala kantor PW Muhammadiyah Sulsel Aidir Fikra Siagian mengatakan, parade nobar itu bertujuan memperkenalkan lebih dalam sejarah perjuangan Muhammadiyah.Dia mengaku selama ini mengetahui sejarah Muhammadiyah dari literatur buku.&quot;Setidaknya jika dinonton akan berbeda efeknya. Akan timbul semangat baru yang lebih baik lagi, &quot;ujarnya kepada wartawan, Kamis, (16/9/2010).Sementara itu Wakil Ketua PW Muhammadiyah Sulsel, Dahlan Yusuf berpesan agar kader muda Muhammadiyah meneladani figur Ahmad Dahlan yang gigih memperjuangkan muhammadiyah di masa-masa awal itu.&quot;Film ini sangat bermanfaaat bagi kader-kader Muhammadiyah untuk bercermin pada pendiri Muhammadiyah Ahmad Dahlan. Mereka dapat menjadikan itu sebagai bahan pelajaran hidup, &quot; tuturnya.</content:encoded></item></channel></rss>
