<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mensos Janji Prioritaskan Kesejahteraan Anak</title><description>Target pemerintah Kabinet Indonesi Bersatu II garis kemiskinan 13,32 persen bisa menjadi paling sedikit 10 persen.</description><link>https://news.okezone.com/read/2010/09/21/337/374353/mensos-janji-prioritaskan-kesejahteraan-anak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2010/09/21/337/374353/mensos-janji-prioritaskan-kesejahteraan-anak"/><item><title>Mensos Janji Prioritaskan Kesejahteraan Anak</title><link>https://news.okezone.com/read/2010/09/21/337/374353/mensos-janji-prioritaskan-kesejahteraan-anak</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2010/09/21/337/374353/mensos-janji-prioritaskan-kesejahteraan-anak</guid><pubDate>Selasa 21 September 2010 15:13 WIB</pubDate><dc:creator>K. Yudha Wirakusuma</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/09/21/337/374353/U0uQkv3dvO.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Dok. Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/09/21/337/374353/U0uQkv3dvO.jpg</image><title>Ilustrasi (Dok. Okezone)</title></images><description>PALU- Saat berkunjung ke Palu Sulawesi Tengah, Menteri Sosial Salim Segaff Al Jufri berkesempatan mengunjungi sebuah panti asuhan. Dalam kesempatan tersebut, dia berjanji akan memprioritaskan hak-hak anak dan menambah bantuan.Salim dan rombongan Kementerian Sosial mendatangi Panti Asuhan Putera Muhammadiyah di Jalan Kalora 212 Nunu, Palu Barat, Sulteng, siang tadi. Dalam kunjungan yang berlangsung sekiranya 30 menit, ia menyempatkan diri untuk berkomunikasi dengan anak- anak yatim piatu yang tinggal di tempat tersebut.Beberapa anak yatim piatu yang berdialog dengan Salim, mengungkapkan cita-citanya kelak saat dewasa. Salah satunya yaitu Iman yang mengungkapkan bahwa ia ingin menjadi anggota Tentara Nasional Indonesia.&quot;Saya ingin jadi tentara, ingin membuat Indonesia aman,&quot; ucapnya saat ditanya Menteri Sosial Salim Syegaf Al-Djufri, selasa,(22/9/2010).Sontak Salim mengatakan bahwa walaupun miskin setiap orang tetap harus punya cita-cita dan harga diri. &quot;Itu tidak akan terwujud tanpa kerja keras bapak ibu saudara-saudara. Insya Allah kita kerjasama, dan mudah-mudahan anak-anak tidak mewarisi kemiskinan orang tuanya,&amp;rdquo; katanya.Kerjasama yang dimaksud menteri sosial adalah pemberian bantuan bagi 160 ribu anak di seluruh Indonesia. &amp;ldquo;Per hari mereka mendapat Rp3.000. Kita menambah jatah Rp500 saja tak cukup. Jadi tak ada uang yang ditahan, itu untuk mereka yang berhak,&quot; jelas Salim.Ia mengakui, angka tersebut sangat kecil dibandingkan wilayah DKI Jakarta yang bisa memberikan Rp15 ribu per hari.Salim mengakui, seretnya bantuan disebabkan anggaran pembangunan yang sulit. Mensos pun berjanji akan mencarikan bantuan dalam bentuk pakaian dan penambahan nutrisi bagi anak-anak.&quot;Yang terpenting mengutamakan hak-hak anak dalam segala aspek kehidupan. Ke depannya anak-anak nanti mandiri saat besar, tak mewarisi kemiskinan orang tuanya. Target pemerintah Kabinet Indonesi Bersatu II garis kemiskinan 13,32 persen bisa menjadi paling sedikit 10 persen,&quot;ungkap Salim.</description><content:encoded>PALU- Saat berkunjung ke Palu Sulawesi Tengah, Menteri Sosial Salim Segaff Al Jufri berkesempatan mengunjungi sebuah panti asuhan. Dalam kesempatan tersebut, dia berjanji akan memprioritaskan hak-hak anak dan menambah bantuan.Salim dan rombongan Kementerian Sosial mendatangi Panti Asuhan Putera Muhammadiyah di Jalan Kalora 212 Nunu, Palu Barat, Sulteng, siang tadi. Dalam kunjungan yang berlangsung sekiranya 30 menit, ia menyempatkan diri untuk berkomunikasi dengan anak- anak yatim piatu yang tinggal di tempat tersebut.Beberapa anak yatim piatu yang berdialog dengan Salim, mengungkapkan cita-citanya kelak saat dewasa. Salah satunya yaitu Iman yang mengungkapkan bahwa ia ingin menjadi anggota Tentara Nasional Indonesia.&quot;Saya ingin jadi tentara, ingin membuat Indonesia aman,&quot; ucapnya saat ditanya Menteri Sosial Salim Syegaf Al-Djufri, selasa,(22/9/2010).Sontak Salim mengatakan bahwa walaupun miskin setiap orang tetap harus punya cita-cita dan harga diri. &quot;Itu tidak akan terwujud tanpa kerja keras bapak ibu saudara-saudara. Insya Allah kita kerjasama, dan mudah-mudahan anak-anak tidak mewarisi kemiskinan orang tuanya,&amp;rdquo; katanya.Kerjasama yang dimaksud menteri sosial adalah pemberian bantuan bagi 160 ribu anak di seluruh Indonesia. &amp;ldquo;Per hari mereka mendapat Rp3.000. Kita menambah jatah Rp500 saja tak cukup. Jadi tak ada uang yang ditahan, itu untuk mereka yang berhak,&quot; jelas Salim.Ia mengakui, angka tersebut sangat kecil dibandingkan wilayah DKI Jakarta yang bisa memberikan Rp15 ribu per hari.Salim mengakui, seretnya bantuan disebabkan anggaran pembangunan yang sulit. Mensos pun berjanji akan mencarikan bantuan dalam bentuk pakaian dan penambahan nutrisi bagi anak-anak.&quot;Yang terpenting mengutamakan hak-hak anak dalam segala aspek kehidupan. Ke depannya anak-anak nanti mandiri saat besar, tak mewarisi kemiskinan orang tuanya. Target pemerintah Kabinet Indonesi Bersatu II garis kemiskinan 13,32 persen bisa menjadi paling sedikit 10 persen,&quot;ungkap Salim.</content:encoded></item></channel></rss>
