<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Cerobong Pabrik Kertas Rubuh Tewaskan 1 Pekerja</title><description>Sutrisno (28) kontraktor PT Truba Jurong Enggineering tewas setelah  tubuhnya tertimpa peyangga cerobong milik PT Riau Andalan Pulp and Paper  (RAPP) yang terletak di Kerinci, Pelalawan, Riau.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2010/09/24/340/375710/cerobong-pabrik-kertas-rubuh-tewaskan-1-pekerja</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2010/09/24/340/375710/cerobong-pabrik-kertas-rubuh-tewaskan-1-pekerja"/><item><title>Cerobong Pabrik Kertas Rubuh Tewaskan 1 Pekerja</title><link>https://news.okezone.com/read/2010/09/24/340/375710/cerobong-pabrik-kertas-rubuh-tewaskan-1-pekerja</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2010/09/24/340/375710/cerobong-pabrik-kertas-rubuh-tewaskan-1-pekerja</guid><pubDate>Jum'at 24 September 2010 17:39 WIB</pubDate><dc:creator>Banda Haruddin Tanjung</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/09/24/340/375710/owr0G0HNxo.jpg" expression="full" type="image/jpeg">ilustrasi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/09/24/340/375710/owr0G0HNxo.jpg</image><title>ilustrasi</title></images><description>PEKANBARU- Sutrisno (28) kontraktor PT Truba Jurong Enggineering tewas setelah tubuhnya tertimpa peyangga cerobong milik PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) yang terletak di Kerinci, Pelalawan, Riau.&amp;nbsp; &amp;ldquo;Sutrisno meninggal karena tertimpa scafolding atau penyangga cerobong. Saat ini korban meninggal telah dirujuk ke RSUD Selasih, Pelalawan&amp;rdquo; kata Humas PT RAPP Salomo Sitohang, Jumat (24/9/2010).&amp;nbsp; Sementara itu saat ini seluruh korban yang tertimpa reruntuhan sudah diavakusi ke berbagai RS sakit. Untuk korban luka berat yakni berjumlah 3 orang di larikan ke RS Evarina sedangkan korban luka ringan di rawat di klinik RAPP.&amp;ldquo;Pembersihan cerobong ini merupakan rutinitas yang dilakukan segala berkala. Semua biaya perawatan kemungkinan akan ditanggung pihak Truba sebagai kontraktor,&amp;rdquo; imbuhnya.Ditanya apakah scaffolding masih layak atau tidak menurut Salomo pihak managemen RAPP akan melakukan penyelidikan bersama polisi,&amp;rdquo; Namun yang kita utamakan saat ini merawat korban luka,&amp;rdquo; imbuhnya.Seperti diketahu siang tadi 19 pekerja sedang membersihakan cerobong di areal PT RAPP. Belum tahu penyebabnya, tiba-tiba tangga penyangga runtuh dan menimpa pekerja. Hingga kini polisi masih melakukan penyelidikan.</description><content:encoded>PEKANBARU- Sutrisno (28) kontraktor PT Truba Jurong Enggineering tewas setelah tubuhnya tertimpa peyangga cerobong milik PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) yang terletak di Kerinci, Pelalawan, Riau.&amp;nbsp; &amp;ldquo;Sutrisno meninggal karena tertimpa scafolding atau penyangga cerobong. Saat ini korban meninggal telah dirujuk ke RSUD Selasih, Pelalawan&amp;rdquo; kata Humas PT RAPP Salomo Sitohang, Jumat (24/9/2010).&amp;nbsp; Sementara itu saat ini seluruh korban yang tertimpa reruntuhan sudah diavakusi ke berbagai RS sakit. Untuk korban luka berat yakni berjumlah 3 orang di larikan ke RS Evarina sedangkan korban luka ringan di rawat di klinik RAPP.&amp;ldquo;Pembersihan cerobong ini merupakan rutinitas yang dilakukan segala berkala. Semua biaya perawatan kemungkinan akan ditanggung pihak Truba sebagai kontraktor,&amp;rdquo; imbuhnya.Ditanya apakah scaffolding masih layak atau tidak menurut Salomo pihak managemen RAPP akan melakukan penyelidikan bersama polisi,&amp;rdquo; Namun yang kita utamakan saat ini merawat korban luka,&amp;rdquo; imbuhnya.Seperti diketahu siang tadi 19 pekerja sedang membersihakan cerobong di areal PT RAPP. Belum tahu penyebabnya, tiba-tiba tangga penyangga runtuh dan menimpa pekerja. Hingga kini polisi masih melakukan penyelidikan.</content:encoded></item></channel></rss>
