<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Diterjang Angin, Satu Rumah Warga Roboh</title><description>Sebuah rumah di Desa Desa Sambiroto, Kecamatan Kapas, Bojonegoro rubuh  akibat diterjang angin dan hujan.&amp;nbsp; </description><link>https://news.okezone.com/read/2010/09/27/340/376592/diterjang-angin-satu-rumah-warga-roboh</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2010/09/27/340/376592/diterjang-angin-satu-rumah-warga-roboh"/><item><title>Diterjang Angin, Satu Rumah Warga Roboh</title><link>https://news.okezone.com/read/2010/09/27/340/376592/diterjang-angin-satu-rumah-warga-roboh</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2010/09/27/340/376592/diterjang-angin-satu-rumah-warga-roboh</guid><pubDate>Senin 27 September 2010 21:41 WIB</pubDate><dc:creator>Nanang Fahrudin</dc:creator><media:content url="https://e.okezone.com/error.png" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://e.okezone.com/error.png</image><title></title></images><description>BOJONEGORO&amp;ndash; Sebuah rumah di Desa Desa Sambiroto, Kecamatan Kapas, Bojonegoro rubuh akibat diterjang angin dan hujan.&amp;nbsp; Kejadian itu terjadi pada Minggu malam, kemarin. Hujan yang disertai angin menyapu sebagian wilayah Bojonegoro. Tiba-tiba, angin datang dan rumah Suyono yang berukuran 3 x 7 meter roboh. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Sebab, saat terjangan angin kencang Suyono sekeluarga berada di luar rumah.&amp;ldquo;Kondisi rumah juga sudah lapuk dimakan usia. Rumah itu terbuat dari bambu,&amp;rdquo; kata Kepala Seksi Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi Pemkab Bojonegoro, Sutardjo, Senin (27/9/2010).Akibat kejadian itu, Suyono bersama keluarganya terpaksa mengungsi di rumah kerabatnya. Menurut Sutardjo, warga sekitar sudah bergotong royong memperbaiki warga bersama aparat TNI. Pihaknya akan tetap memberikan santunan kepada korban dengan mengajukannya kepada Bupati sebagai Kepala Daerah. &amp;ldquo;Kita akan beri bantuan,&amp;rdquo; tegasnya.Dia menjelaskan, sesuai ramalan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), menyebutkan cuaca ekstrem bakal terjadi hingga bulan November mendatang. Sehingga, akan tetap ada hujan deras, angin kencang dan disertai dengan petir. &amp;ldquo;Kami mengimbau warga waspada. Jika, terjadi hujan disertai angin dan petir segera keluar rumah untuk menyelamatkan diri,&amp;rdquo; jelasnnya.Dalam peraturan bupati (Perbup) besaran santunan yang akan diberikan kepada korban bencana alam tergantung dengan kerusakan yang dialami warga. Biasanya, untuk rumah yang roboh total bakal diberikan santunan Rp1,5 juta, rusak berat Rp1juta, dan rusak ringan sebanyak Rp500 ribu.</description><content:encoded>BOJONEGORO&amp;ndash; Sebuah rumah di Desa Desa Sambiroto, Kecamatan Kapas, Bojonegoro rubuh akibat diterjang angin dan hujan.&amp;nbsp; Kejadian itu terjadi pada Minggu malam, kemarin. Hujan yang disertai angin menyapu sebagian wilayah Bojonegoro. Tiba-tiba, angin datang dan rumah Suyono yang berukuran 3 x 7 meter roboh. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Sebab, saat terjangan angin kencang Suyono sekeluarga berada di luar rumah.&amp;ldquo;Kondisi rumah juga sudah lapuk dimakan usia. Rumah itu terbuat dari bambu,&amp;rdquo; kata Kepala Seksi Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi Pemkab Bojonegoro, Sutardjo, Senin (27/9/2010).Akibat kejadian itu, Suyono bersama keluarganya terpaksa mengungsi di rumah kerabatnya. Menurut Sutardjo, warga sekitar sudah bergotong royong memperbaiki warga bersama aparat TNI. Pihaknya akan tetap memberikan santunan kepada korban dengan mengajukannya kepada Bupati sebagai Kepala Daerah. &amp;ldquo;Kita akan beri bantuan,&amp;rdquo; tegasnya.Dia menjelaskan, sesuai ramalan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), menyebutkan cuaca ekstrem bakal terjadi hingga bulan November mendatang. Sehingga, akan tetap ada hujan deras, angin kencang dan disertai dengan petir. &amp;ldquo;Kami mengimbau warga waspada. Jika, terjadi hujan disertai angin dan petir segera keluar rumah untuk menyelamatkan diri,&amp;rdquo; jelasnnya.Dalam peraturan bupati (Perbup) besaran santunan yang akan diberikan kepada korban bencana alam tergantung dengan kerusakan yang dialami warga. Biasanya, untuk rumah yang roboh total bakal diberikan santunan Rp1,5 juta, rusak berat Rp1juta, dan rusak ringan sebanyak Rp500 ribu.</content:encoded></item></channel></rss>
