<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Perampok ATM Padang Pernah Rampok Lima ATM</title><description>Perampok ATM di Padang ternyata pernah melakukan perampokan ATM di lima  lokasi berbeda sejak 2009 lalu.&amp;nbsp; </description><link>https://news.okezone.com/read/2010/09/28/337/376887/perampok-atm-padang-pernah-rampok-lima-atm</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2010/09/28/337/376887/perampok-atm-padang-pernah-rampok-lima-atm"/><item><title>Perampok ATM Padang Pernah Rampok Lima ATM</title><link>https://news.okezone.com/read/2010/09/28/337/376887/perampok-atm-padang-pernah-rampok-lima-atm</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2010/09/28/337/376887/perampok-atm-padang-pernah-rampok-lima-atm</guid><pubDate>Selasa 28 September 2010 15:56 WIB</pubDate><dc:creator>K. Yudha Wirakusuma</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/09/28/337/376887/xtgURzcLoK.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Salah satu pelaku perampokan di tiga ATM di Padang (Foto: Rus Akbar/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/09/28/337/376887/xtgURzcLoK.jpg</image><title>Salah satu pelaku perampokan di tiga ATM di Padang (Foto: Rus Akbar/Okezone)</title></images><description>JAKARTA- Perampok ATM di Padang ternyata pernah melakukan perampokan ATM di lima lokasi berbeda sejak 2009 lalu.&amp;nbsp; &quot;Seperti yang diduga sejak semula, fakta-fakta pengungkapan ini para&amp;nbsp;penyidik berhasil mengembangkan (Pelaku) ternyata sudah pernah&amp;nbsp;melakukan perampokan di lima tempat di lima lokasi berbeda,&quot; ujar Wakadivhumas Mabes Polri, Brigjen Pol I Ketut Untung Yoga, di Mabes Polri Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Selasa (28/9/2010).Yoga menambahkan, tempat kejadian perkara 2009 sampai saat ini berpindah-pindah.&quot;ATM BNI kerugian di Kampus Akper Padang Rp300 juta, pelaku&amp;nbsp;tujuh orang dan hanya berganti pasangan. Terakhir&amp;nbsp;mereka melakukan di Padang Pariaman. Pelaku kampus akademi perawat yaitu&amp;nbsp;Aceng, Eko, sake, Hanif, samsul, dan Ihsan Gabar termasuk&amp;nbsp;dalam kelompok terakhir,&quot; katanya.Yoga menambahkan bahwa aksi kedua di Kampus Universitas Andalas yaitu di ATM Bank BNI. &quot;Kerugian Rp500 juta dengan jumlah&amp;nbsp;pelaku delapan orang yaitu Leo, Pak De, Bento sesudah MD.&amp;nbsp;Sudirman, Iwan, Ihsan Gafar, Andi, dan Sulaiman di PT Telkom Padang Agustus 2010,&quot;tuturnya.Sebelumnya April 2010,lanjutnya, pelaku juga menggondol ATM di Telkom&amp;nbsp;Padang dan ATM yang diambil milik Bank Mandiri dengan kerugian Rp170&amp;nbsp;juta. Dilakukan enam orang di antaranya Ihsan Gafar, Chairil, Iwan&amp;nbsp;Gonggong, dan Rahmat.&quot;April 2010 merencanakan ATM Mandiri di Jalan Joni tapi gagal,&quot;katanyaSelanjutnya dilakukan di Universitas Bung&amp;nbsp;Hatta. Seperti diketahui ada 9 pelaku, empat&amp;nbsp;tewas yaitu tiga dalam pengejaran dan satu di rumah sakit. Sedangkan 2 lagi dalam pengejaran.&quot;pada minggu 28 September salah satu tersangka menyerahkan diri ke&amp;nbsp;Polresta. Salah satu di antara mereka berprofesi sebagai sopir angkot. Dari&amp;nbsp;beberapa peristiwa khusus terkait dengan Padang Pariaman,&quot;tukasnya.</description><content:encoded>JAKARTA- Perampok ATM di Padang ternyata pernah melakukan perampokan ATM di lima lokasi berbeda sejak 2009 lalu.&amp;nbsp; &quot;Seperti yang diduga sejak semula, fakta-fakta pengungkapan ini para&amp;nbsp;penyidik berhasil mengembangkan (Pelaku) ternyata sudah pernah&amp;nbsp;melakukan perampokan di lima tempat di lima lokasi berbeda,&quot; ujar Wakadivhumas Mabes Polri, Brigjen Pol I Ketut Untung Yoga, di Mabes Polri Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Selasa (28/9/2010).Yoga menambahkan, tempat kejadian perkara 2009 sampai saat ini berpindah-pindah.&quot;ATM BNI kerugian di Kampus Akper Padang Rp300 juta, pelaku&amp;nbsp;tujuh orang dan hanya berganti pasangan. Terakhir&amp;nbsp;mereka melakukan di Padang Pariaman. Pelaku kampus akademi perawat yaitu&amp;nbsp;Aceng, Eko, sake, Hanif, samsul, dan Ihsan Gabar termasuk&amp;nbsp;dalam kelompok terakhir,&quot; katanya.Yoga menambahkan bahwa aksi kedua di Kampus Universitas Andalas yaitu di ATM Bank BNI. &quot;Kerugian Rp500 juta dengan jumlah&amp;nbsp;pelaku delapan orang yaitu Leo, Pak De, Bento sesudah MD.&amp;nbsp;Sudirman, Iwan, Ihsan Gafar, Andi, dan Sulaiman di PT Telkom Padang Agustus 2010,&quot;tuturnya.Sebelumnya April 2010,lanjutnya, pelaku juga menggondol ATM di Telkom&amp;nbsp;Padang dan ATM yang diambil milik Bank Mandiri dengan kerugian Rp170&amp;nbsp;juta. Dilakukan enam orang di antaranya Ihsan Gafar, Chairil, Iwan&amp;nbsp;Gonggong, dan Rahmat.&quot;April 2010 merencanakan ATM Mandiri di Jalan Joni tapi gagal,&quot;katanyaSelanjutnya dilakukan di Universitas Bung&amp;nbsp;Hatta. Seperti diketahui ada 9 pelaku, empat&amp;nbsp;tewas yaitu tiga dalam pengejaran dan satu di rumah sakit. Sedangkan 2 lagi dalam pengejaran.&quot;pada minggu 28 September salah satu tersangka menyerahkan diri ke&amp;nbsp;Polresta. Salah satu di antara mereka berprofesi sebagai sopir angkot. Dari&amp;nbsp;beberapa peristiwa khusus terkait dengan Padang Pariaman,&quot;tukasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
