<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Timur Pradopo Mirip Jenderal Naga Bonar</title><description>Presidium Komite Aksi Pemuda Antikorupsi Hari Purwanto mengatakan, sosok Timur, Pradopo tak ubahnya seperti Jenderal Naga Bonar.</description><link>https://news.okezone.com/read/2010/10/15/339/382759/timur-pradopo-mirip-jenderal-naga-bonar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2010/10/15/339/382759/timur-pradopo-mirip-jenderal-naga-bonar"/><item><title>Timur Pradopo Mirip Jenderal Naga Bonar</title><link>https://news.okezone.com/read/2010/10/15/339/382759/timur-pradopo-mirip-jenderal-naga-bonar</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2010/10/15/339/382759/timur-pradopo-mirip-jenderal-naga-bonar</guid><pubDate>Jum'at 15 Oktober 2010 10:29 WIB</pubDate><dc:creator>K. Yudha Wirakusuma</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/10/15/339/382759/LLxJxkprw2.jpg" expression="full" type="image/jpeg">(Foto: Heru Haryono/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/10/15/339/382759/LLxJxkprw2.jpg</image><title>(Foto: Heru Haryono/Okezone)</title></images><description>JAKARTA- Komjen Pol Timur Pradopo telah menjalani uji kepatutan dan kelayakan di Komisi III DPR tadi malam. Para wakil rakyat pun akhirnya setuju pria asal Jombang itu menjadi Kapolri, meski dengan sejumlah catatan.Presidium Komite Aksi Pemuda Antikorupsi Hari Purwanto mengatakan, sosok Timur, Pradopo tak ubahnya seperti Jenderal Naga Bonar. &amp;ldquo;Jenderal Naga Bonar berani, tapi nalar kurang,&amp;rdquo; ucapnya saat di hubungi okezone, Jumat (15/10/2010).Kalau mau membuktikan dirinya berkualitas, lanjutnya, Timur harus mampu mengungkap kasus rekening gendut perwira Polri dan tidak menghilangkan niat membongkar kasus suap. &quot;Kalau tidak mampu lebih baik mundur,&quot;singkatnya.Mantan aktivis 98 ini menambahkan, persoalan kenapa hanya satu calon Kapolri yang diajukan, memang menjadi hak proregratif presiden. Namun seharusnya tidak mengesampingkan sistem kepangkatan di kepolisian.&amp;ldquo;Makin jauh api dari panggang, dan Timur cenderung dikatrol pemerintah. Menjadi bintang tiga cepat betul. Hal ini akan berimbas pada regenerasi di Polri yang kacau,&amp;rdquo; katanya.Selain bermasalah dalam hal jenjang kepangkatan, Timur juga belum menuntaskan berbagai kasus saat menjabat Kapolda Metro Jaya, seperti kasus Ciketing, bentrok Ampera, pelemparan bom molotov ke kantor Majalah Tempo, serta penganiayaan aktivis ICW.&amp;ldquo;Artinya kerangka pertemuan dipimpinan DPR dalam rangka mempermudah langkah Timur tadi malam. Jadi tadi malam hanya dagelan politik,&amp;rdquo; tutupnya.</description><content:encoded>JAKARTA- Komjen Pol Timur Pradopo telah menjalani uji kepatutan dan kelayakan di Komisi III DPR tadi malam. Para wakil rakyat pun akhirnya setuju pria asal Jombang itu menjadi Kapolri, meski dengan sejumlah catatan.Presidium Komite Aksi Pemuda Antikorupsi Hari Purwanto mengatakan, sosok Timur, Pradopo tak ubahnya seperti Jenderal Naga Bonar. &amp;ldquo;Jenderal Naga Bonar berani, tapi nalar kurang,&amp;rdquo; ucapnya saat di hubungi okezone, Jumat (15/10/2010).Kalau mau membuktikan dirinya berkualitas, lanjutnya, Timur harus mampu mengungkap kasus rekening gendut perwira Polri dan tidak menghilangkan niat membongkar kasus suap. &quot;Kalau tidak mampu lebih baik mundur,&quot;singkatnya.Mantan aktivis 98 ini menambahkan, persoalan kenapa hanya satu calon Kapolri yang diajukan, memang menjadi hak proregratif presiden. Namun seharusnya tidak mengesampingkan sistem kepangkatan di kepolisian.&amp;ldquo;Makin jauh api dari panggang, dan Timur cenderung dikatrol pemerintah. Menjadi bintang tiga cepat betul. Hal ini akan berimbas pada regenerasi di Polri yang kacau,&amp;rdquo; katanya.Selain bermasalah dalam hal jenjang kepangkatan, Timur juga belum menuntaskan berbagai kasus saat menjabat Kapolda Metro Jaya, seperti kasus Ciketing, bentrok Ampera, pelemparan bom molotov ke kantor Majalah Tempo, serta penganiayaan aktivis ICW.&amp;ldquo;Artinya kerangka pertemuan dipimpinan DPR dalam rangka mempermudah langkah Timur tadi malam. Jadi tadi malam hanya dagelan politik,&amp;rdquo; tutupnya.</content:encoded></item></channel></rss>
