<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>DPR: Skandal Itu Tak Seheboh Pemberitaan</title><description>Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso ikut angkat bicara soal skandal seks  wakil rakyat seperti ditulis tabloid mingguan Cek &amp;amp; Ricek. Menurut  Priyo  skandal itu tidak sedahsyat seperti disangka orang.</description><link>https://news.okezone.com/read/2010/11/03/339/389300/dpr-skandal-itu-tak-seheboh-pemberitaan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2010/11/03/339/389300/dpr-skandal-itu-tak-seheboh-pemberitaan"/><item><title>DPR: Skandal Itu Tak Seheboh Pemberitaan</title><link>https://news.okezone.com/read/2010/11/03/339/389300/dpr-skandal-itu-tak-seheboh-pemberitaan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2010/11/03/339/389300/dpr-skandal-itu-tak-seheboh-pemberitaan</guid><pubDate>Rabu 03 November 2010 12:20 WIB</pubDate><dc:creator>Insaf Albert Tarigan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/11/03/339/389300/V2YuWp6rut.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sampul depan tabloid C&amp;R (Foto: Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/11/03/339/389300/V2YuWp6rut.jpg</image><title>Sampul depan tabloid C&amp;R (Foto: Dok Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso ikut angkat bicara soal skandal seks wakil rakyat seperti ditulis tabloid mingguan Cek &amp;amp; Ricek. Menurut Priyo  skandal itu tidak sedahsyat seperti disangka orang.Sebagaimana diketahui, sepanjang 2010 Badan Kehormatan DPR menerima 44 pengaduan masyarakat, salah satu di antaranya adalah tuduhan perkosaan yang diduga dilakukan oleh N dari Fraksi Partai Demokrat.&quot;Ini adalah peristiwa manusiawi belaka. Ketua DPR juga manusia, bisa salah dan alpa tapi repotnya kami sebagai pejabat publik tak bebas nilai untuk melakukan hal-hal di luar kepatutan umum oleh sebagaian warga masyarakat,&quot; katanya kepada wartawan di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (3/11/2010).Priyo berharap, skandal seks yang diduga melibatkan anggota DPR tidak di-blow up besar-besaran oleh media. Namun, dia menyadari harapan itu sia-sia karena pers tetap mengangkat kasus yang mencoreng martabat DPR secara kelembagaan itu.&quot;Saya sendiri sudah mulai sebagai pimpinan ngapain saya ribut-ributkan pekerjaan yang tak saya lakukan,&quot; katanya.Lebih lanjut Priyo mengatakan, pada dasarnya skandal seks adalah wilayah privat anggota DPR. Tetapi, sebagai pejabat publik mereka memiliki batasan sesuai dengan norma kepatutan yang dianut masyarakat.&quot;Kalau sahih (bersalah) silakan diproses, tetapi ya sudah tentu tidak semua konotasinya Dewan ini jelek, bisa jadi ini masalah intern rumah tangga,&quot; katanya.Priyo menambahkan, pihaknya sepenuhnya menyerahkan penanganan kasus tersebut kepada Badan Kehormatan DPR yang memiliki wewenang untuk menyelidiki dan memberi sanksi terhadap anggota yang terbukti bersalah.</description><content:encoded>JAKARTA - Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso ikut angkat bicara soal skandal seks wakil rakyat seperti ditulis tabloid mingguan Cek &amp;amp; Ricek. Menurut Priyo  skandal itu tidak sedahsyat seperti disangka orang.Sebagaimana diketahui, sepanjang 2010 Badan Kehormatan DPR menerima 44 pengaduan masyarakat, salah satu di antaranya adalah tuduhan perkosaan yang diduga dilakukan oleh N dari Fraksi Partai Demokrat.&quot;Ini adalah peristiwa manusiawi belaka. Ketua DPR juga manusia, bisa salah dan alpa tapi repotnya kami sebagai pejabat publik tak bebas nilai untuk melakukan hal-hal di luar kepatutan umum oleh sebagaian warga masyarakat,&quot; katanya kepada wartawan di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (3/11/2010).Priyo berharap, skandal seks yang diduga melibatkan anggota DPR tidak di-blow up besar-besaran oleh media. Namun, dia menyadari harapan itu sia-sia karena pers tetap mengangkat kasus yang mencoreng martabat DPR secara kelembagaan itu.&quot;Saya sendiri sudah mulai sebagai pimpinan ngapain saya ribut-ributkan pekerjaan yang tak saya lakukan,&quot; katanya.Lebih lanjut Priyo mengatakan, pada dasarnya skandal seks adalah wilayah privat anggota DPR. Tetapi, sebagai pejabat publik mereka memiliki batasan sesuai dengan norma kepatutan yang dianut masyarakat.&quot;Kalau sahih (bersalah) silakan diproses, tetapi ya sudah tentu tidak semua konotasinya Dewan ini jelek, bisa jadi ini masalah intern rumah tangga,&quot; katanya.Priyo menambahkan, pihaknya sepenuhnya menyerahkan penanganan kasus tersebut kepada Badan Kehormatan DPR yang memiliki wewenang untuk menyelidiki dan memberi sanksi terhadap anggota yang terbukti bersalah.</content:encoded></item></channel></rss>
