<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Merapi Meletus, Ratusan Siswa SD Kocar-Kacir</title><description>Gunung Merapi tiba-tiba meletus dan mengeluarkan lahar panas disertai  awan panas. Ratusan siswa sekolah dasar pun lari tunggang langgang.</description><link>https://news.okezone.com/read/2010/11/08/340/390873/merapi-meletus-ratusan-siswa-sd-kocar-kacir</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2010/11/08/340/390873/merapi-meletus-ratusan-siswa-sd-kocar-kacir"/><item><title>Merapi Meletus, Ratusan Siswa SD Kocar-Kacir</title><link>https://news.okezone.com/read/2010/11/08/340/390873/merapi-meletus-ratusan-siswa-sd-kocar-kacir</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2010/11/08/340/390873/merapi-meletus-ratusan-siswa-sd-kocar-kacir</guid><pubDate>Senin 08 November 2010 10:51 WIB</pubDate><dc:creator>Saladin Ayyubi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/11/08/340/390873/sK43TpT98G.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Saladin Ayubi (Global TV)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/11/08/340/390873/sK43TpT98G.jpg</image><title>Foto: Saladin Ayubi (Global TV)</title></images><description>BANYUMAS - Gunung Merapi tiba-tiba meletus dan mengeluarkan lahar panas disertai awan panas. Ratusan siswa sekolah dasar pun lari tunggang langgang.
&amp;nbsp;
Sebagian siswa bahkan ada yang terjatuh. Sementara  puluhan relawan segera mengangkat para siswa yang pingsan  dan terluka untuk mendapat pertolongan pertama. Eit.. jangan salah paham dulu, adegan tersebut hanyalah simulasi yang dilakukan siswa di Banyumas, Jawa Tengah.
&amp;nbsp;
Dalam simulasi tersebut juga digambarkan seorang tokoh masyarakat sebagai juru kunci Gunung Merapi yaitu Mbah Marijan yang ditemukan ikut menjadi korban Merapi. Para korban Merapi selanjutnya dibawa ke posko bencana untuk mendapat penanganan.
&amp;nbsp;
Aparat kepolisian di lokasi kejadian juga terlihat ikut memberi peringatan kepada para siswa agar tidak mendekat ke lokasi meletusnya Gunung Merapi. Simulasi yang dilakukan ratusan Siswa Sekolah Dasar Al Irsyad II Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah ini dilakukan agar para siswa ikut merasakan saudara-saudara mereka yang sedang mendapat cobaan.
&amp;nbsp;
Selain itu, kegiatan juga dilakukan dalam rangka menggalang dana bagi korban merapi. Hampir semua siswa ini menyisihkan uang mereka untuk diinfaqkan kepada korban merapi. Di sisi lain, pihak sekolah juga ingin memberikan gambaran agar siswa peduli dengan sesamanya.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Kami berharap simulasi membuat siswa sigap dalam menghadapi bencana. Selain itu, siswa juga diharapkan dapat merasakan bagaimana keadaan saudaranya di sekitar lereng Merapi,&amp;rdquo; jelas Totok Yulianto, Kepala Sekolah SD Al Iryad II, Purwokerto, Senin (8/11/2010).
&amp;nbsp;
Acara simulasi dan penggalangan dana ini kemudian diakhiri dengan pembacaan doa. Dalam doanya, mereka memohon agar bencana Gunung Merapi segera berakhir dan korban meninggal akibat merapi menjadi syahid.</description><content:encoded>BANYUMAS - Gunung Merapi tiba-tiba meletus dan mengeluarkan lahar panas disertai awan panas. Ratusan siswa sekolah dasar pun lari tunggang langgang.
&amp;nbsp;
Sebagian siswa bahkan ada yang terjatuh. Sementara  puluhan relawan segera mengangkat para siswa yang pingsan  dan terluka untuk mendapat pertolongan pertama. Eit.. jangan salah paham dulu, adegan tersebut hanyalah simulasi yang dilakukan siswa di Banyumas, Jawa Tengah.
&amp;nbsp;
Dalam simulasi tersebut juga digambarkan seorang tokoh masyarakat sebagai juru kunci Gunung Merapi yaitu Mbah Marijan yang ditemukan ikut menjadi korban Merapi. Para korban Merapi selanjutnya dibawa ke posko bencana untuk mendapat penanganan.
&amp;nbsp;
Aparat kepolisian di lokasi kejadian juga terlihat ikut memberi peringatan kepada para siswa agar tidak mendekat ke lokasi meletusnya Gunung Merapi. Simulasi yang dilakukan ratusan Siswa Sekolah Dasar Al Irsyad II Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah ini dilakukan agar para siswa ikut merasakan saudara-saudara mereka yang sedang mendapat cobaan.
&amp;nbsp;
Selain itu, kegiatan juga dilakukan dalam rangka menggalang dana bagi korban merapi. Hampir semua siswa ini menyisihkan uang mereka untuk diinfaqkan kepada korban merapi. Di sisi lain, pihak sekolah juga ingin memberikan gambaran agar siswa peduli dengan sesamanya.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Kami berharap simulasi membuat siswa sigap dalam menghadapi bencana. Selain itu, siswa juga diharapkan dapat merasakan bagaimana keadaan saudaranya di sekitar lereng Merapi,&amp;rdquo; jelas Totok Yulianto, Kepala Sekolah SD Al Iryad II, Purwokerto, Senin (8/11/2010).
&amp;nbsp;
Acara simulasi dan penggalangan dana ini kemudian diakhiri dengan pembacaan doa. Dalam doanya, mereka memohon agar bencana Gunung Merapi segera berakhir dan korban meninggal akibat merapi menjadi syahid.</content:encoded></item></channel></rss>
