<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Satgas: Kemenkum HAM Tak Bisa Cuci Tangan</title><description>Meski insiden &amp;ldquo;kaburnya&amp;rdquo; Gayus H Tambunan terjadi di rumah tahanan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, namun Kementerian Hukum dan HAM tidak bisa lepas tangan begitu saja. </description><link>https://news.okezone.com/read/2010/11/12/339/392481/satgas-kemenkum-ham-tak-bisa-cuci-tangan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2010/11/12/339/392481/satgas-kemenkum-ham-tak-bisa-cuci-tangan"/><item><title>Satgas: Kemenkum HAM Tak Bisa Cuci Tangan</title><link>https://news.okezone.com/read/2010/11/12/339/392481/satgas-kemenkum-ham-tak-bisa-cuci-tangan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2010/11/12/339/392481/satgas-kemenkum-ham-tak-bisa-cuci-tangan</guid><pubDate>Jum'at 12 November 2010 00:33 WIB</pubDate><dc:creator>Amir Tejo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/11/12/339/392481/Mnr4XuTpGh.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gayus H Tambunan (Foto: Dok. Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/11/12/339/392481/Mnr4XuTpGh.jpg</image><title>Gayus H Tambunan (Foto: Dok. Okezone)</title></images><description>SURABAYA- Meski insiden &amp;ldquo;kaburnya&amp;rdquo; Gayus H Tambunan terjadi di rumah tahanan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, namun Kementerian Hukum dan HAM tidak bisa lepas tangan begitu saja.Anggota Satgas Mafia Hukum Mas Ahmad Santosa menyatakan Kemenkum HAM juga harus ikut bertanggungjawab dalam kasus ini karena Rutan Mako Brimob merupakan cabang Rutan Salemba yang berada dalam pengawasan Kantor wilayah Hukum dan HAM.&quot;Makanya kami sudah empat kali bertemu dengan kepolisian serta Menteri Hukum dan HAM di Jakarta membahas masalah ini,&quot; katanya di Surabaya, Jumat (11/11/2010).Saat ini, Satuan Tugas Mafia Hukum telah membentuk tim pencari fakta terkait dugaan foto terdakwa mafia pajak dan korupsi Gayus Tambunan yang berada di Bali. Tim ini bertugas mencari fakta di lapangan untuk mengungkap modus operandi dan mengungkap praktek mafia hukum.Terkait dengan foto yang diduga adalah Gayus Tambunan, Ota tidak mau berspekulasi. Sebab foto tersebut secara hukum masih harus dibuktikan dengan ilmu forensik. &quot;Memang foto itu sekilas mirip dengan wajah Gayus. Tapi secara hukum masih harus dibuktikan dengan ilmu forensik,&quot; katanya.</description><content:encoded>SURABAYA- Meski insiden &amp;ldquo;kaburnya&amp;rdquo; Gayus H Tambunan terjadi di rumah tahanan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, namun Kementerian Hukum dan HAM tidak bisa lepas tangan begitu saja.Anggota Satgas Mafia Hukum Mas Ahmad Santosa menyatakan Kemenkum HAM juga harus ikut bertanggungjawab dalam kasus ini karena Rutan Mako Brimob merupakan cabang Rutan Salemba yang berada dalam pengawasan Kantor wilayah Hukum dan HAM.&quot;Makanya kami sudah empat kali bertemu dengan kepolisian serta Menteri Hukum dan HAM di Jakarta membahas masalah ini,&quot; katanya di Surabaya, Jumat (11/11/2010).Saat ini, Satuan Tugas Mafia Hukum telah membentuk tim pencari fakta terkait dugaan foto terdakwa mafia pajak dan korupsi Gayus Tambunan yang berada di Bali. Tim ini bertugas mencari fakta di lapangan untuk mengungkap modus operandi dan mengungkap praktek mafia hukum.Terkait dengan foto yang diduga adalah Gayus Tambunan, Ota tidak mau berspekulasi. Sebab foto tersebut secara hukum masih harus dibuktikan dengan ilmu forensik. &quot;Memang foto itu sekilas mirip dengan wajah Gayus. Tapi secara hukum masih harus dibuktikan dengan ilmu forensik,&quot; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
