<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gayus Berulah, Pengacara Menyerah</title><description>Tim kuasa hukum Gayus Halomoan Tambunan mengaku menyerah mendampingi kliennya dalam perkara dugaan penyuapan di Rutan Mako Brimob, Depok.</description><link>https://news.okezone.com/read/2010/11/13/339/392986/gayus-berulah-pengacara-menyerah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2010/11/13/339/392986/gayus-berulah-pengacara-menyerah"/><item><title>Gayus Berulah, Pengacara Menyerah</title><link>https://news.okezone.com/read/2010/11/13/339/392986/gayus-berulah-pengacara-menyerah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2010/11/13/339/392986/gayus-berulah-pengacara-menyerah</guid><pubDate>Sabtu 13 November 2010 16:38 WIB</pubDate><dc:creator>Siti Ruqoyah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/11/13/339/392986/Cbo1IYxF34.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gayus Tambunan saat menjalani sidang di PN Jakarta Selatan</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/11/13/339/392986/Cbo1IYxF34.jpg</image><title>Gayus Tambunan saat menjalani sidang di PN Jakarta Selatan</title></images><description>JAKARTA - Tim kuasa hukum Gayus Halomoan Tambunan mengaku menyerah mendampingi kliennya dalam perkara dugaan penyuapan petugas rumah tahanan Mako Brimob Polri di Depok. Saat ini Gayus masih menjalani proses persidangan sebagai terdakwa perkara mafia pajak. &quot;Kami hanya menangani kasus mafia pajaknya saja,&quot; kata salah satu pengacara Gayus, Pia Akbar Nasution saat dihubungi okezone, Sabtu (13/11/2010).Pia menolak menjelaskan alasan tim kuasa hukum tidak mendampingi Gayus yang disebut menyuap Kepala Rutan Mako Brimob Kompol Iwan Siswanto sebesar Rp368 juta.  &quot;Mungkin saja dia akan mencari kuasa hukum lain untuk membela kasusnya yang sekarang terjadi,&quot; sambungnya. Kasus pelesiran Gayus terkuak ketika jurnalis foto mengabadikan gambar pria mirip Gayus tengah menonton turnamen tenis di Hotel Westin, Nusa Dua, Bali pekan lalu. Polri kemudian memeriksa Iwan Siswanto dan delapan personel lainnya. Dari hasil pemeriksaan sementara, diketahui Gayus keluar dari rutan bukan untuk berobat sebagaimana surat permohonan izin keluar rutan yang dibuat. Diketahui pula keluarnya Gayus diduga menyuap petugas rutan untuk keluar dari tahanan. Mabes Polri sendiri telah memecat Iwan Siswanto dari posisi Karutan Mako Brimob. Baik Iwan dan delapan personel polisi lainnya masih menjalani proses pemeriksaan. </description><content:encoded>JAKARTA - Tim kuasa hukum Gayus Halomoan Tambunan mengaku menyerah mendampingi kliennya dalam perkara dugaan penyuapan petugas rumah tahanan Mako Brimob Polri di Depok. Saat ini Gayus masih menjalani proses persidangan sebagai terdakwa perkara mafia pajak. &quot;Kami hanya menangani kasus mafia pajaknya saja,&quot; kata salah satu pengacara Gayus, Pia Akbar Nasution saat dihubungi okezone, Sabtu (13/11/2010).Pia menolak menjelaskan alasan tim kuasa hukum tidak mendampingi Gayus yang disebut menyuap Kepala Rutan Mako Brimob Kompol Iwan Siswanto sebesar Rp368 juta.  &quot;Mungkin saja dia akan mencari kuasa hukum lain untuk membela kasusnya yang sekarang terjadi,&quot; sambungnya. Kasus pelesiran Gayus terkuak ketika jurnalis foto mengabadikan gambar pria mirip Gayus tengah menonton turnamen tenis di Hotel Westin, Nusa Dua, Bali pekan lalu. Polri kemudian memeriksa Iwan Siswanto dan delapan personel lainnya. Dari hasil pemeriksaan sementara, diketahui Gayus keluar dari rutan bukan untuk berobat sebagaimana surat permohonan izin keluar rutan yang dibuat. Diketahui pula keluarnya Gayus diduga menyuap petugas rutan untuk keluar dari tahanan. Mabes Polri sendiri telah memecat Iwan Siswanto dari posisi Karutan Mako Brimob. Baik Iwan dan delapan personel polisi lainnya masih menjalani proses pemeriksaan. </content:encoded></item></channel></rss>
