<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Masa Tanggap Darurat Merapi Diperpanjang</title><description>Masa tanggap  darurat bencana erupsi Gunung  Merapi untuk Kabupaten  Sleman  akan diperpanjang hingga 5 Desember  mendatang atau selama 12  hari.</description><link>https://news.okezone.com/read/2010/11/24/340/396336/masa-tanggap-darurat-merapi-diperpanjang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2010/11/24/340/396336/masa-tanggap-darurat-merapi-diperpanjang"/><item><title>Masa Tanggap Darurat Merapi Diperpanjang</title><link>https://news.okezone.com/read/2010/11/24/340/396336/masa-tanggap-darurat-merapi-diperpanjang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2010/11/24/340/396336/masa-tanggap-darurat-merapi-diperpanjang</guid><pubDate>Rabu 24 November 2010 06:45 WIB</pubDate><dc:creator>Priyo Setyawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/11/24/340/396336/m5cwT0mt6B.jpg" expression="full" type="image/jpeg">okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/11/24/340/396336/m5cwT0mt6B.jpg</image><title>okezone</title></images><description>SLEMAN &amp;ndash; Masa tanggap  darurat bencana erupsi Gunung  Merapi untuk Kabupaten Sleman  akan diperpanjang hingga 5 Desember  mendatang atau selama 12 hari.
&amp;nbsp;
Sebelumnya, Menteri Sosial Salim Segaf Al Jufri menginformasikan  masa tanggap darurat merapi akan  berakhir pada hari ini, Rabu (24/11/2010).
&amp;nbsp;
Perpanjangan masa tanggap darurat ini dikarenakan status Gunung  Merapi yang masih awas. Ditambah  masih banyak warga yang  menjadi pengungsi dan membutuhkan  bantuan logistik. Dengan  demikian, jika tanggap darurat  ditutup, mereka tidak dapat lagi  menerima jatah logistik.
&amp;nbsp;
Hingga  Rabu kemarin, masih ada 30 ribu orang  lebih pengungsi yang menempati  sejumlah di posko pengungsian. &amp;ldquo;Itulah alasan mengapa masa  tanggap darurat bencana Merapi  ini diperpanjang hingga 5 Desember,&amp;rdquo;  kata Komandan Tanggap Darurat  Kabupaten Sleman Widi  Sutikno.
&amp;nbsp;
Selain itu, masalah perekonomian  warga lereng Merapi menjadi  pertimbangan mengapa masa  tanggap darurat diperpanjang.  Sebab, sampai sekarang belum ada  ganti rugi ternak bagi warga, termasuk  masih banyak lahan pertanian  seperti kebun salak di Kecamatan  Pakem dan Turi yang  belum dibersihkan dari abu dan  material Merapi.
&amp;nbsp;
Melihat kondisi ini, warga  belum dapat beraktivitas seperti  hari-hari normal. Sehingga, ini menjadi kendala bagi warga untuk  mencukupi kebutuhan ekonomi  keluarganya.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Proses penggantian  ternak dan santunan bagi korban  belum terealisasi. Bantuan untuk  perkebunan salak milik warga  yang rusak juga masih dalam proses,&amp;rdquo;  ucapnya.</description><content:encoded>SLEMAN &amp;ndash; Masa tanggap  darurat bencana erupsi Gunung  Merapi untuk Kabupaten Sleman  akan diperpanjang hingga 5 Desember  mendatang atau selama 12 hari.
&amp;nbsp;
Sebelumnya, Menteri Sosial Salim Segaf Al Jufri menginformasikan  masa tanggap darurat merapi akan  berakhir pada hari ini, Rabu (24/11/2010).
&amp;nbsp;
Perpanjangan masa tanggap darurat ini dikarenakan status Gunung  Merapi yang masih awas. Ditambah  masih banyak warga yang  menjadi pengungsi dan membutuhkan  bantuan logistik. Dengan  demikian, jika tanggap darurat  ditutup, mereka tidak dapat lagi  menerima jatah logistik.
&amp;nbsp;
Hingga  Rabu kemarin, masih ada 30 ribu orang  lebih pengungsi yang menempati  sejumlah di posko pengungsian. &amp;ldquo;Itulah alasan mengapa masa  tanggap darurat bencana Merapi  ini diperpanjang hingga 5 Desember,&amp;rdquo;  kata Komandan Tanggap Darurat  Kabupaten Sleman Widi  Sutikno.
&amp;nbsp;
Selain itu, masalah perekonomian  warga lereng Merapi menjadi  pertimbangan mengapa masa  tanggap darurat diperpanjang.  Sebab, sampai sekarang belum ada  ganti rugi ternak bagi warga, termasuk  masih banyak lahan pertanian  seperti kebun salak di Kecamatan  Pakem dan Turi yang  belum dibersihkan dari abu dan  material Merapi.
&amp;nbsp;
Melihat kondisi ini, warga  belum dapat beraktivitas seperti  hari-hari normal. Sehingga, ini menjadi kendala bagi warga untuk  mencukupi kebutuhan ekonomi  keluarganya.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Proses penggantian  ternak dan santunan bagi korban  belum terealisasi. Bantuan untuk  perkebunan salak milik warga  yang rusak juga masih dalam proses,&amp;rdquo;  ucapnya.</content:encoded></item></channel></rss>
