<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Fadli Sadama Tak Sembunyi Selama di Malaysia</title><description> Fadli Sadama merupakan tersangka ke-29 perampokan Bank CIMB Niaga di Medan Sumatera Utara pada Agustus lalu.</description><link>https://news.okezone.com/read/2010/12/05/337/400229/fadli-sadama-tak-sembunyi-selama-di-malaysia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2010/12/05/337/400229/fadli-sadama-tak-sembunyi-selama-di-malaysia"/><item><title>Fadli Sadama Tak Sembunyi Selama di Malaysia</title><link>https://news.okezone.com/read/2010/12/05/337/400229/fadli-sadama-tak-sembunyi-selama-di-malaysia</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2010/12/05/337/400229/fadli-sadama-tak-sembunyi-selama-di-malaysia</guid><pubDate>Minggu 05 Desember 2010 02:48 WIB</pubDate><dc:creator>Isfari Hikmat</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/12/05/337/400229/YnYstWim5k.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jumpa pers setibanya Fadli Sadama di Bandara Soetta (Foto: Koran SI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/12/05/337/400229/YnYstWim5k.jpg</image><title>Jumpa pers setibanya Fadli Sadama di Bandara Soetta (Foto: Koran SI)</title></images><description>JAKARTA - Fadli Sadama merupakan tersangka ke-29 pelaku perampokan Bank CIMB Niaga di Medan Sumatera Utara pada Agustus lalu. Kabid Penum Mabes Polri Kombes Boy Rafli Amar menjelaskan 11 di antaranya sudah ditembak mati dan 17 lainnya sedang menjalani proses hukum. Pria berperawakan tenang ini selama di Malayasia tidak bersembunyi layaknya burunan teroris lainnya. Fadli mengira identitasnya sebagai pelaku intelektual aksi perampokan tidak akan terungkap. Dia bergaul normal seperti biasa, meski menyandang status dua residivis aksi perampokan di Aceh dan Lippo Bank Medan yang hasil rampokannya diketahui untuk meledakkan JW Marriot pada 2003 lalu.Fadli selama di Malaysia berhasil menjalin komunikasi dengan jaringan teroris di ASEAN, seperti Thailand, Malaysia, dan Filipina. Pihak kepolisian pun masih menyelidiki perannya dalam jaringan Al Qaeda di ASEAN. Fadli merupakan kurir pendanaan aksi teror termasuk pengadaan logistik senjata. &amp;ldquo;Soal itu masih kami selidiki,&amp;rdquo; ungkap Boy saat membawa Fadli di Bandara Internasional Soekarno Hatta, Sabtu (4/12/2010). Mabes Polri menyatakan masih mengejar sejumlah pelaku baik yang buron maupun tersangka baru lainnya. Mereka juga ada yang mantan tahanan teroris namun kembali melakukan aksi terornya.</description><content:encoded>JAKARTA - Fadli Sadama merupakan tersangka ke-29 pelaku perampokan Bank CIMB Niaga di Medan Sumatera Utara pada Agustus lalu. Kabid Penum Mabes Polri Kombes Boy Rafli Amar menjelaskan 11 di antaranya sudah ditembak mati dan 17 lainnya sedang menjalani proses hukum. Pria berperawakan tenang ini selama di Malayasia tidak bersembunyi layaknya burunan teroris lainnya. Fadli mengira identitasnya sebagai pelaku intelektual aksi perampokan tidak akan terungkap. Dia bergaul normal seperti biasa, meski menyandang status dua residivis aksi perampokan di Aceh dan Lippo Bank Medan yang hasil rampokannya diketahui untuk meledakkan JW Marriot pada 2003 lalu.Fadli selama di Malaysia berhasil menjalin komunikasi dengan jaringan teroris di ASEAN, seperti Thailand, Malaysia, dan Filipina. Pihak kepolisian pun masih menyelidiki perannya dalam jaringan Al Qaeda di ASEAN. Fadli merupakan kurir pendanaan aksi teror termasuk pengadaan logistik senjata. &amp;ldquo;Soal itu masih kami selidiki,&amp;rdquo; ungkap Boy saat membawa Fadli di Bandara Internasional Soekarno Hatta, Sabtu (4/12/2010). Mabes Polri menyatakan masih mengejar sejumlah pelaku baik yang buron maupun tersangka baru lainnya. Mereka juga ada yang mantan tahanan teroris namun kembali melakukan aksi terornya.</content:encoded></item></channel></rss>
