<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Baasyir: Abu Tholut Kawan Saya   </title><description>Mantan amir Majelis Mujahidin Indonesia (MMI) KH Abu Bakar Baasyir  mengaku lebih dari sekadar mengenal Abu Tholut yang ditangkap di Kudus,  Jawa Tengah pada Jumat 10 Desember lalu.</description><link>https://news.okezone.com/read/2010/12/13/337/402767/baasyir-abu-tholut-kawan-saya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2010/12/13/337/402767/baasyir-abu-tholut-kawan-saya"/><item><title>Baasyir: Abu Tholut Kawan Saya   </title><link>https://news.okezone.com/read/2010/12/13/337/402767/baasyir-abu-tholut-kawan-saya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2010/12/13/337/402767/baasyir-abu-tholut-kawan-saya</guid><pubDate>Senin 13 Desember 2010 12:38 WIB</pubDate><dc:creator>Fahmi Firdaus </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/12/13/337/402767/PNZ3jWYYyl.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Koran SI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/12/13/337/402767/PNZ3jWYYyl.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Koran SI)</title></images><description>JAKARTA - Mantan amir Majelis Mujahidin Indonesia (MMI) KH Abu Bakar Baasyir mengaku lebih dari sekadar mengenal Abu Tholut yang ditangkap di Kudus, Jawa Tengah pada Jumat 10 Desember lalu.
&amp;nbsp;
&quot;(Dia) kawan saya,&amp;rdquo; katanya saat keluar dari Gedung Bareskrim Mabes Polri, Senin (13/12/2010).
&amp;nbsp;
Beberapa waktu lalu, Baasyir mengakui Abu Tholut pernah bergabung di Jamaah Ansharut Tauhid JAT, tapi kemudian keluar, karena mempunyai pemikiran yang berbeda. Di JAT terdapat peraturan, perjuangan tanpa penggunaan senjata. &quot;Nah, mungkin dia memiliki pemikiran seperti itu, makanya agak jauh dengan JAT,&quot; ujar Baasyir.
&amp;nbsp;
Abu Tholut ditangkap pada Jumat kemarin. Dia ditangkap tanpa perlawanan di rumah istrinya di Desa Dae, Kecamatan Dae, Kudus, Jawa Tengah oleh 25 personel Densus 88 Antiteror.
&amp;nbsp;
Bersama Abu Tholut, polisi menyita satu pucuk pistol FN, delapan peluru, dan magazine yang dibungkus dalam plastik.
&amp;nbsp;
Abu Tholut dikenal sebagai salah satu gembong teroris di Indonesia. Bahkan, dia dikabarkan lebih hebat dari Noordin M Top dan Dulmatin dalam membuat bom. Abu Tholut juga diduga kuat terlibat dalam aksi perampokan Bank CIMB Niaga di Medan beberapa waktu lalu. (kyw)</description><content:encoded>JAKARTA - Mantan amir Majelis Mujahidin Indonesia (MMI) KH Abu Bakar Baasyir mengaku lebih dari sekadar mengenal Abu Tholut yang ditangkap di Kudus, Jawa Tengah pada Jumat 10 Desember lalu.
&amp;nbsp;
&quot;(Dia) kawan saya,&amp;rdquo; katanya saat keluar dari Gedung Bareskrim Mabes Polri, Senin (13/12/2010).
&amp;nbsp;
Beberapa waktu lalu, Baasyir mengakui Abu Tholut pernah bergabung di Jamaah Ansharut Tauhid JAT, tapi kemudian keluar, karena mempunyai pemikiran yang berbeda. Di JAT terdapat peraturan, perjuangan tanpa penggunaan senjata. &quot;Nah, mungkin dia memiliki pemikiran seperti itu, makanya agak jauh dengan JAT,&quot; ujar Baasyir.
&amp;nbsp;
Abu Tholut ditangkap pada Jumat kemarin. Dia ditangkap tanpa perlawanan di rumah istrinya di Desa Dae, Kecamatan Dae, Kudus, Jawa Tengah oleh 25 personel Densus 88 Antiteror.
&amp;nbsp;
Bersama Abu Tholut, polisi menyita satu pucuk pistol FN, delapan peluru, dan magazine yang dibungkus dalam plastik.
&amp;nbsp;
Abu Tholut dikenal sebagai salah satu gembong teroris di Indonesia. Bahkan, dia dikabarkan lebih hebat dari Noordin M Top dan Dulmatin dalam membuat bom. Abu Tholut juga diduga kuat terlibat dalam aksi perampokan Bank CIMB Niaga di Medan beberapa waktu lalu. (kyw)</content:encoded></item></channel></rss>
